• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 2 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Ungkap Tren Kenaikan Pendaftaran Sertifikasi Halal

02/09/2026
in Info
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Ungkap Tren Kenaikan Pendaftaran Sertifikasi Halal

Foto: ChanelMuslim.com/Diana

66
SHARES
505
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PENERAPAN Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 semakin dekat. Kondisi tersebut mulai mendorong peningkatan jumlah pelaku usaha yang mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Direktur Utama LPPOM, Ir. Muti Arintawati, M.Si., mengatakan tren peningkatan pendaftaran sertifikasi halal mulai terlihat, terutama menjelang batas waktu kewajiban halal pada Oktober 2026.

“Tren kenaikan jumlah pelaku usaha yang mendaftar untuk sertifikasi halal itu memang nampak. Kalau kita bandingkan dengan 2024, kira-kira polanya mirip. Menjelang Oktober itu memang ada peningkatan,” ujar Muti.

Menurutnya, peningkatan kebutuhan sertifikasi halal pada 2026 bahkan berpotensi lebih besar dibandingkan 2024. Pasalnya, jenis produk yang masuk dalam cakupan batas waktu kewajiban halal tahun ini lebih beragam.

“Apalagi tahun ini jenis produk yang kena batas waktu itu lebih banyak. Kalau di 2024 hanya makanan dan minuman, tahun ini banyak sekali. Ada barang gunaan, kemudian ada kosmetik dan sebagainya,” jelasnya.

Namun demikian, Muti menilai jumlah pelaku usaha yang telah mengurus sertifikasi halal masih belum sebanding dengan jumlah pelaku usaha yang ada di Indonesia.

Muti mengatakan LPPOM tidak hanya menunggu pelaku usaha datang dan mendaftarkan produknya untuk memperoleh sertifikasi halal. Lembaga tersebut juga secara aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pelaku usaha maupun masyarakat.

Menurutnya, masih terdapat pekerjaan besar untuk meningkatkan pemahaman mengenai kewajiban dan pentingnya sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku usaha yang belum melakukan proses sertifikasi.

“Kami secara proaktif juga melakukan berbagai kegiatan untuk memberikan pemahaman, edukasi, dan sosialisasi kepada pelaku usaha maupun kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Wajib Halal Oktober 2026 Kian Dekat, BPJPH Tegaskan Restoran dan Produk Makanan-Minuman Harus Bersertifikat Halal

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Ungkap Tren Kenaikan Pendaftaran Sertifikasi Halal

Berbagai seminar, webinar, dan kegiatan edukasi terus dilakukan untuk membantu pelaku usaha memahami regulasi yang berlaku sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Wajib Halal Oktober 2026.

Hal tersebut juga menjadi salah satu tujuan digelarnya Influencer & Media Gathering LPPOM bertajuk #CekHalalSebelumMakan di Vertu Harmoni Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan informasi kegiatan, gathering tersebut mengangkat tema “Mengenal Regulasi, Kondisi Terkini, dan Peran Masyarakat dalam Mendukung Pelaksanaan Jaminan Produk Halal Restoran.” Acara berlangsung pukul 10.00–13.00 WIB.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. H. Mamat S. Burhanudin, Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH; Prof. Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, MA., Ketua MUI Bidang Fatwa; serta Ir. Muti Arintawati, M.Si., Direktur Utama LPPOM.

Bagi Muti, edukasi mengenai halal tidak boleh hanya ditujukan kepada pelaku usaha. Konsumen, khususnya konsumen Muslim, juga memiliki peran penting dalam mendorong terciptanya ekosistem produk halal.

“Bagi kami yang penting tidak hanya sekadar pelaku usaha tahu, tetapi penting sekali konsumen Muslim di Indonesia itu tahu tentang pelaku usaha yang ada, tahu tentang haknya sebagai seorang konsumen Muslim,” katanya.

Ia berharap konsumen dapat menjadi salah satu pendorong agar pelaku usaha segera melakukan sertifikasi terhadap produknya. Lebih dari itu, konsumen juga diharapkan ikut mengawasi keberlanjutan penerapan standar halal setelah sebuah usaha memperoleh sertifikat.

Menurut Muti, sertifikasi halal tidak seharusnya berhenti pada diterimanya sertifikat. Pelaku usaha harus terus menjaga proses produksi agar tetap sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

“Harapan kami tentunya akhirnya konsumen ini bisa menjadi pendorong kepada pelaku usaha untuk segera mensertifikasi produknya dan ikut menjaga para pelaku usaha ini untuk kehalalan produknya,” tuturnya.

Pesan tersebut sejalan dengan tema kegiatan #CekHalalSebelumMakan yang mengajak masyarakat lebih aktif memastikan status kehalalan sebelum mengonsumsi makanan, khususnya ketika berkunjung ke restoran.

Untuk mendukung percepatan sertifikasi halal, Muti memastikan LPPOM memiliki sumber daya pemeriksa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami punya sumber daya yang cukup, yang tersebar di 34 provinsi. Insya Allah kami siap di manapun perusahaan berada,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pemeriksaan juga memiliki batas waktu yang telah diatur dalam ketentuan BPJPH. Untuk perusahaan, khususnya yang berada di dalam negeri, pemeriksaan memiliki tenggat waktu tertentu dan dapat memperoleh tambahan waktu apabila proses pemeriksaan belum selesai.

“Ini kita bekerja sebenarnya, tapi insya Allah kalau LPPOM siap dan kemudian kalau ada pelaku usaha, termasuk teman-teman yang ada di ruangan ini hari ini yang mungkin menjadi corong juga karena banyak pelaku usaha ingin tahu, kami punya tim yang siap untuk memberikan informasi secara lengkap,” kata Muti.

Muti melihat momentum Wajib Halal Oktober 2026 bukan semata sebagai tenggat regulasi, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat ekosistem jaminan produk halal di Indonesia.

Pelaku usaha diharapkan tidak hanya mengejar sertifikat karena adanya batas waktu regulasi, tetapi juga memahami bahwa jaminan halal merupakan proses berkelanjutan. Sementara masyarakat dapat mengambil peran melalui kesadaran untuk memeriksa status halal produk dan restoran sebelum membeli atau mengonsumsinya.

Melalui kegiatan edukasi seperti Influencer & Media Gathering, LPPOM berupaya memperluas literasi halal sekaligus mengajak media dan masyarakat menjadi bagian dari penguatan jaminan produk halal.

Dengan semakin dekatnya Oktober 2026, kolaborasi antara regulator, lembaga pemeriksa halal, pelaku usaha, media, dan konsumen menjadi semakin penting agar pelaksanaan kewajiban halal dapat berjalan secara optimal. [Din]

Tags: LPPOM Ungkap Tren Kenaikan Pendaftaran Sertifikasi Halal
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Remehkan Dua Rakaat Shalat Dhuha

Next Post

LPPOM Ungkap Cara Mudah Pelaku UMK Urus Sertifikasi Halal Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Next Post
LPPOM Ungkap Cara Mudah Pelaku UMK Urus Sertifikasi Halal Jelang Wajib Halal Oktober 2026

LPPOM Ungkap Cara Mudah Pelaku UMK Urus Sertifikasi Halal Jelang Wajib Halal Oktober 2026

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9232 shares
    Share 3693 Tweet 2308
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Tiga Trik Padu Padan Vest Rajut

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4179 shares
    Share 1672 Tweet 1045
  • El Nino Kuat Mengintai Indonesia Saatnya Bersiap dari Sekarang

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1976 shares
    Share 790 Tweet 494
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2452 shares
    Share 981 Tweet 613
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga