• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Beberapa Alasan Penggunaan Gawai dapat Menghambat Kemampuan Bicara Anak

21/08/2026
in Healthy
Beberapa Alasan Penggunaan Gawai dapat Menghambat Kemampuan Bicara Anak

Foto: Pinterest

68
SHARES
522
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BEBERAPA alasan mengapa penggunaan gawai dapat menghambat kemampuan bicara anak. Dalam kehidupan sehari-hari, orang dewasa biasa menggunakan gawai untuk berbagai alasan.

Bisa untuk bekerja, membantu berbagai kegiatan atau sekadar mencari hiburan lewat gawai tersebut. Penggunaan gawai ini juga kerap kali digunakan orangtua menjadi cara efektif saat menghentikan anak yang sedang tantrum.

Atau hanya sekadar untuk membuat anak duduk tenang agar orangtua juga bisa melakukan aktivitasnya. Biasanya anak menonton video di YouTube.

Terlalu sering memberikan gawai ternyata menjadi salah satu pemicu terjadinya keterlambatan bicara (speech delay) pada anak.

Anak usia dini berada pada masa emas (golden age), di mana perkembangan otak mereka menyerap informasi layaknya spons. Pada fase ini, anak belajar bahasa bukan dari mesin, melainkan dari manusia.

Baca juga: Emotional Skill, Solusi Tangani Ancaman Ketahanan Keluarga di Zaman Digital

Beberapa Alasan Penggunaan Gawai dapat Menghambat Kemampuan Bicara Anak

Berikut beberapa alasan penggunaan gawai bisa menghambat kemampuan bicara anak:

Mengurangi waktu untuk berlatih bicara

Anak yang terlalu asyik menatap layar cenderung diam, terhipnotis oleh visual yang bergerak cepat, dan jarang mengeluarkan suara.

Akibatnya, organ pengucapan seperti lidah dan bibir menjadi kurang terlatih. Semakin lama waktu yang dihabiskan anak bersama gawai, semakin hilang pula kesempatan berharga mereka untuk berlatih merangkai kata-kata bersama keluarga di rumah.

Komunikasi hanya berjalan satu arah

Saat anak menonton video di handphone, mereka hanya menjadi penerima informasi yang pasif. Layar gawai tidak bisa merespons celotehan anak.

Padahal, untuk bisa berbicara, anak sangat membutuhkan komunikasi dua arah. Mereka belajar dengan cara meniru gerak bibir secara nyata, melihat ekspresi wajah, dan merespons suara langsung dari orang tua.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kehilangan interaksi nyata dan bermakna

Belajar berbicara bukan sekadar menghafal suara, tetapi memahami makna di balik kata tersebut. Saat orangtua mengajak anak berinteraksi sambil bermain bola atau makan bersama, anak belajar kosakata baru yang langsung terhubung dengan dunia nyatanya.

Interaksi langsung dan penuh kasih sayang ini jauh lebih efektif merangsang saraf bahasa anak dibandingkan tontonan digital apa pun.

Oleh karena itu, sebagai orangtua harus lebih bijak menggunakan gawai pada anak usia dini dan perbanyak mengajak mereka berinteraksi agar menghindari anak mengalami keterlambatan bicara atau speech delay. [Din]

Tags: Beberapa Alasan Penggunaan Gawai dapat Menghambat Kemampuan Bicara Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resensi Buku Jatuh Sekali, Bangkit Berkali-kali

Next Post

Ragu untuk Hijrah

Next Post
Dewasa Kita Palsu

Ragu untuk Hijrah

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Sementara

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Sementara

Belajar dari Kisah Qarun

Berhati-hati dengan Aset Negara

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9606 shares
    Share 3842 Tweet 2402
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1401 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2559 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Anis Byarwati Kunjungi Dua Titik Pengungsian di Jakarta Timur

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2490 shares
    Share 996 Tweet 623
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga