MENYETRIKA pakaian terlihat seperti pekerjaan rumah tangga biasa. Namun, tanpa disadari, alat ini membutuhkan daya listrik cukup besar, terutama saat digunakan dalam waktu lama. Karena itu, cara menyetrika ternyata ikut menentukan seberapa banyak listrik yang terpakai.
Kabar baiknya, menghemat listrik saat menyetrika bukan berarti harus membiarkan pakaian kusut. Ada beberapa trik sederhana yang bisa membuat pekerjaan lebih cepat selesai sekaligus mengurangi waktu setrika menyala. Bahkan, beberapa cara berikut mungkin belum banyak diketahui.
Baca Juga: Tips Merawat Charger Ponsel agar Tidak Cepat Rusak
5 Cara Menyetrika Pakaian agar Hemat Listrik yang Jarang Orang Tahu
1. Setrika saat pakaian masih sedikit lembap
Jangan selalu menunggu pakaian benar-benar kering jika ingin menyetrikanya. Kain yang masih sedikit lembap biasanya lebih mudah dirapikan karena seratnya lebih lentur. Akibatnya, setrika tidak perlu terlalu lama berada di satu bagian pakaian.
Namun, jangan sampai pakaian terlalu basah. Air berlebihan justru membuat proses menyetrika lebih lama dan berisiko kurang aman jika menggunakan setrika listrik. Pilih kondisi pakaian yang hanya sedikit lembap. Teknik ini juga dapat membantu mengurangi waktu kerja setrika.
2. Kelompokkan pakaian berdasarkan kebutuhan suhu
Ini salah satu trik yang sering dilewatkan. Sebelum mencolokkan setrika, pisahkan pakaian berdasarkan jenis bahan dan suhu yang dibutuhkan.
Mulailah dari pakaian yang membutuhkan suhu rendah, kemudian lanjutkan ke bahan yang memerlukan suhu lebih tinggi. Dengan cara ini, Anda tidak perlu berulang kali menaikkan dan menurunkan pengaturan panas. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menjelaskan bahwa suhu setrika perlu disesuaikan dengan jenis bahan pakaian.
Selain menghemat listrik, cara ini juga mengurangi risiko pakaian rusak akibat suhu yang terlalu tinggi.
3. Jangan menyalakan setrika hanya untuk beberapa potong baju
Daripada setiap hari menyetrika dua atau tiga pakaian, lebih efisien mengumpulkan pakaian terlebih dahulu lalu menyelesaikannya dalam satu sesi. Setrika membutuhkan listrik untuk mencapai suhu kerja, sehingga menyalakannya berkali-kali untuk pekerjaan kecil membuat penggunaannya menjadi kurang efisien.
RRI juga menyarankan menggunakan setrika ketika pakaian yang akan disetrika sudah cukup banyak.
Tetapi bukan berarti pakaian harus ditumpuk selama berminggu-minggu. Cukup tentukan satu atau dua waktu dalam seminggu sesuai kebutuhan keluarga.
4. Manfaatkan sisa panas setrika
Trik ini cukup sederhana, tetapi jarang diperhatikan. Ketika sebagian besar pakaian sudah selesai disetrika, Anda bisa mematikan setrika dan memanfaatkan sisa panasnya untuk merapikan pakaian yang membutuhkan suhu lebih rendah.
Misalnya, setelah menyetrika pakaian berbahan lebih tebal, matikan setrika dan tunggu sebentar. Selama permukaannya masih cukup hangat, gunakan untuk pakaian yang membutuhkan panas lebih rendah. Cara ini membantu mengurangi waktu alat tetap terhubung dengan listrik. Cleanipedia juga merekomendasikan memanfaatkan sisa panas setrika untuk pakaian tertentu.
Tetap perhatikan label perawatan pakaian agar kain tidak rusak.
5. Bersihkan permukaan setrika secara rutin
Banyak orang mengira kebersihan setrika hanya berkaitan dengan penampilan alat. Padahal, permukaan setrika yang kotor atau memiliki kerak dapat membuat proses menyetrika menjadi kurang lancar. Setrika harus bergerak lebih lama di atas kain untuk mendapatkan hasil yang sama.
Membersihkan bagian bawah setrika secara berkala dapat membantu alat bekerja lebih optimal. Salah satu sumber edukasi mengenai penghematan energi juga menyarankan membersihkan bagian bawah setrika dari kerak yang dapat menghambat perpindahan panas.
Selain lima cara tersebut, kebiasaan mematikan dan mencabut setrika setelah selesai digunakan juga penting. PLN mengingatkan masyarakat untuk mematikan peralatan elektronik ketika tidak diperlukan dan mencabut kabel setelah digunakan.
Menghemat listrik saat menyetrika ternyata tidak selalu membutuhkan alat baru atau teknologi mahal. Justru, perubahan kecil dalam cara bekerja bisa memberikan perbedaan. Pilih waktu yang tepat, kelompokkan pakaian, sesuaikan suhu, manfaatkan sisa panas, dan rawat setrika dengan baik.
Dengan begitu, pakaian tetap rapi tanpa harus membuat setrika menyala lebih lama dari yang diperlukan. Tagihan listrik pun bisa lebih terkendali. [DW]





