PAGI hari seharusnya menjadi waktu terbaik untuk mengisi energi sebelum memulai berbagai aktivitas. Namun, tidak sedikit orang justru merasa mengantuk, lemas, bahkan sulit berkonsentrasi sesaat setelah sarapan. Salah satu penyebab yang sering luput disadari adalah jenis makanan yang dikonsumsi saat pagi hari.
Dalam unggahan tersebut disampaikan bahwa salah satu sarapan yang dapat membuat tubuh terasa berat adalah sarapan yang berisi “bom karbohidrat”. Maksudnya bukan berarti karbohidrat harus dihindari sama sekali, melainkan jumlahnya yang terlalu dominan tanpa diimbangi zat gizi lain seperti protein dan serat.
Karbohidrat memang merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Akan tetapi, jika menu sarapan hanya berisi nasi putih dalam porsi besar, roti manis, mi instan, gorengan, atau makanan tinggi gula tanpa protein yang cukup, kadar gula darah dapat naik dengan cepat. Setelah itu, tubuh akan mengeluarkan insulin dalam jumlah besar sehingga gula darah kembali turun dalam waktu singkat. Kondisi inilah yang sering membuat seseorang merasa cepat lapar, mengantuk, dan kehilangan tenaga.
Baca Juga: Berbagai Kiat Mengajarkan Islam pada Anak Sejak Dini
Sarapan Tinggi Karbohidrat Berlebihan Bisa Membuat Tubuh Terasa Berat di Pagi Hari
Karena itu, banyak ahli gizi menyarankan agar sarapan tidak hanya berfokus pada karbohidrat. Tubuh juga membutuhkan protein yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga massa otot.
Disarankan untuk memperbanyak protein saat sarapan, misalnya melalui tahu, telur, dan daging. Ketiga bahan makanan ini mengandung protein berkualitas yang dapat membantu tubuh memperoleh energi secara lebih stabil sepanjang pagi.
Selain protein, sayuran juga sebaiknya menjadi bagian dari menu sarapan. Kandungan serat di dalam sayuran membantu memperlambat penyerapan gula sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Akibatnya, tubuh tidak mudah lemas dan rasa kenyang pun bertahan lebih lama.
Unggahan tersebut juga menyarankan mengonsumsi minuman rempah di pagi hari, seperti jahe, serai, dan pandan. Jahe dikenal memiliki sensasi hangat yang dapat membantu tubuh terasa lebih segar. Serai memiliki aroma yang menenangkan, sedangkan pandan memberikan cita rasa alami yang harum. Minuman rempah tanpa tambahan gula berlebihan bisa menjadi pelengkap sarapan yang menyenangkan.
Meski demikian, penting dipahami bahwa setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. Tidak semua orang cocok dengan pola makan yang sama. Seseorang yang memiliki diabetes, penyakit ginjal, atau kondisi medis tertentu sebaiknya menyesuaikan pola makannya berdasarkan anjuran dokter atau ahli gizi.
Karbohidrat sendiri tetap merupakan bagian penting dari pola makan seimbang. Yang perlu diperhatikan adalah jenis dan porsinya. Pilihlah karbohidrat kompleks seperti oatmeal, ubi, kentang rebus, atau nasi merah dalam jumlah yang sesuai. Kombinasikan dengan protein, sayuran, dan lemak sehat agar kebutuhan gizi lebih lengkap.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sarapan yang seimbang bukan hanya membuat tubuh terasa lebih ringan, tetapi juga membantu meningkatkan fokus, produktivitas, dan suasana hati selama beraktivitas. Dengan memilih menu yang tepat, pagi hari dapat menjadi awal yang baik untuk menjalani hari dengan tubuh yang lebih bertenaga dan pikiran yang lebih segar. [DW]
Sumber: Instagram dr. Zaidul Akbar




