Baca Juga: 5 Tips Hemat Token Listrik
Bagaimana Cara Membuat Suami Istri Betah di Rumah?
- Menyambut dengan wajah ceria.
- Menyapa dengan lemah lembut.
- Memberikan perhatian.
- Menyiapkan waktu untuk bersamanya.
- Berbincang-bincang dan bersenda gurau bersama pasangan.
- Menghibur dan menggembirakan pasangan.
- Menjaga rumah yang bersih dan rapih.
- Melaksanakan kewajiban masing-masing.
- Tidak menuntut lebih dari kemampuan pasangan.
- Istri melayani kebutuhan suami dengan ikhlas dan dengan wajah yang ceria.
- Istri memberikan kesempatan kepada suami untuk istirahat.
- Suami dan istri pandai memberikan apresiasi dan saling menggembirakan pasangan.
- Bekerjasama dalam mendidik anak-anak.
Rasulullah SAW bersabda: “Ada 3 di antara kebahagiaan manusia dan ada 3 di antara kesengsarasn manusia. Adapun di antara kebahagiaan manusia adalah istri yang shalihah, rumah yang baik dan kendaraan yang baik. Sedangkan di antara kesengsaraan manusia adalah istri yang buruk, rumah yang buruk dan kendaraan yang buruk.”
Rumah seharusnya menjadi tempat paling nyaman bagi suami dan istri setelah menjalani berbagai aktivitas di luar. Sayangnya, tidak sedikit pasangan yang justru merasa lebih betah berada di luar rumah karena suasana di dalamnya kurang menyenangkan. Padahal, keharmonisan keluarga dibangun dari hal-hal sederhana yang dilakukan setiap hari.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Salah satu cara agar suami istri betah di rumah adalah dengan menciptakan komunikasi yang hangat. Luangkan waktu untuk saling bercerita tentang aktivitas sehari-hari tanpa menghakimi atau menyela. Perhatian kecil seperti mendengarkan pasangan saat berbicara dapat membuat hubungan terasa lebih dekat.
Selain itu, biasakan saling menghargai. Ucapan terima kasih atas hal-hal sederhana, seperti memasakkan makanan, bekerja mencari nafkah, atau mengurus rumah, dapat membuat pasangan merasa dihargai. Jangan ragu pula memberikan pujian yang tulus agar pasangan merasa keberadaannya berarti.
Menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah juga menjadi faktor penting. Rumah yang rapi, bersih, dan memiliki suasana yang tenang akan membuat siapa pun merasa nyaman untuk berlama-lama di dalamnya. Tidak perlu mewah, yang terpenting adalah tercipta suasana yang hangat dan penuh kasih sayang.
Dalam Islam, rumah tangga yang dipenuhi sakinah, mawaddah, dan rahmah lahir dari pasangan yang saling mengasihi dan bekerja sama dalam kebaikan. Ketika suami dan istri saling memahami, memaafkan kekurangan, serta menjadikan Allah sebagai tujuan utama dalam kehidupan rumah tangga, rumah akan menjadi tempat yang selalu dirindukan. [DW]
Sumber: Ustadzah DR. Aan Rohanah, Lc , M.Ag




