MUHAMMADIYAH kembali menghadirkan inovasi dalam pendekatan dakwah dengan meluncurkan Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu).
Program yang digagas oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta ini menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan dakwah melalui kepedulian terhadap hewan peliharaan, khususnya kucing.
Peluncuran tersebut berlangsung bersamaan dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan kucing secara gratis dan mendapat sambutan positif dari para pecinta hewan.
Program KucingMu lahir dari kesadaran bahwa Islam mengajarkan kasih sayang kepada seluruh makhluk ciptaan Allah, tidak hanya kepada sesama manusia. Kepedulian terhadap hewan juga merupakan bagian dari akhlak mulia yang telah dicontohkan Rasulullah SAW. Karena itu, Muhammadiyah melihat komunitas pecinta kucing sebagai ruang dakwah baru yang dapat menjadi sarana menyebarkan nilai-nilai Islam secara lebih luas dan dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: 5 Tips Hemat Token Listrik
Muhammadiyah Luncurkan KucingMu, Dakwah Kini Hadir Lewat Kepedulian terhadap Hewan
Dalam peluncurannya, sekitar 60 ekor kucing mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan kondisi umum, konsultasi bersama dokter hewan, pemberian obat cacing, obat kutu, suplemen, hingga pengobatan noninvasif.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) DIY, dokter hewan, mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), mahasiswa Teknologi Veteriner UGM, serta kader kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dakwah dapat berjalan beriringan dengan pelayanan sosial dan edukasi kesehatan masyarakat.
Salah satu hal yang menarik perhatian publik adalah diterbitkannya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus untuk kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Program ini bertujuan mendata warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan sekaligus membangun gerakan peduli kesehatan hewan di lingkungan persyarikatan. Seekor kucing bernama Messi menjadi penerima pertama KTAM Kucing dan resmi tercatat sebagai anggota perdana Komunitas Kucing Muhammadiyah.
Ketua LDK PWM DIY, Ananto Isworo, berharap KucingMu dapat berkembang menjadi komunitas yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, komunitas ini bukan sekadar wadah bagi para pecinta kucing, tetapi juga menjadi media dakwah yang menghadirkan nilai kepedulian, kasih sayang, dan tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
Ia juga berharap KucingMu mampu menginspirasi lahirnya komunitas-komunitas positif lainnya di lingkungan Muhammadiyah.
Selain mempererat hubungan antarpecinta hewan, program ini juga mengangkat konsep One Health, yaitu pendekatan yang menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Menjaga kesehatan hewan peliharaan tidak hanya bermanfaat bagi hewan itu sendiri, tetapi juga membantu mencegah penularan penyakit dari hewan kepada manusia atau yang dikenal sebagai zoonosis. Dengan demikian, kepedulian terhadap hewan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Kehadiran KucingMu menunjukkan bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan memadukan nilai-nilai Islam, edukasi kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan, Muhammadiyah menghadirkan wajah dakwah yang inklusif dan menyentuh berbagai kalangan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat semangat merawat hewan peliharaan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa mencintai seluruh makhluk ciptaan Allah merupakan bagian dari ibadah dan wujud akhlak seorang Muslim. [DW]


