• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 17 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jangan Sibuk Mencari Kesalahan Orang Lain, Perbaiki Diri Sebelum Terlambat

28/06/2026
in Khazanah
Jangan Sibuk Mencari Kesalahan Orang Lain, Perbaiki Diri Sebelum Terlambat

Sumber: Pixabay

74
SHARES
572
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DALAM kehidupan sehari-hari, sangat mudah menemukan kekurangan orang lain. Kesalahan kecil bisa menjadi bahan pembicaraan, kekeliruan seseorang dapat dengan cepat menyebar, bahkan tidak sedikit yang menjadikan celaan dan ejekan sebagai hiburan. Padahal, sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk menjaga lisan, menghormati sesama, dan lebih sibuk memperbaiki diri daripada menghakimi orang lain.

Jangan mudah mencela, menghina, mengolok-olok, apalagi sengaja mencari-cari kesalahan orang lain. Sebab, pada hakikatnya tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang memiliki kekurangan, termasuk diri kita sendiri.

Nasihat tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 11:

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi mereka yang diperolok lebih baik daripada mereka yang mengolok-olok. Dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-olok perempuan lain, boleh jadi perempuan yang diperolok lebih baik daripada perempuan yang mengolok-olok.” (QS. Al-Hujurat: 11)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa ukuran kemuliaan seseorang tidak bisa dilihat dari penampilan, status sosial, pendidikan, maupun kekayaannya. Bisa jadi orang yang tampak sederhana justru memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah karena ketakwaan dan keikhlasannya.

Baca Juga: Alasan di Balik Harus Penuhi Hati dengan Cinta dan Bukan dengan Kebencian

Jangan Sibuk Mencari Kesalahan Orang Lain, Perbaiki Diri Sebelum Terlambat

Sayangnya, di era media sosial saat ini, budaya menghakimi semakin mudah dilakukan. Seseorang dapat memberikan komentar kasar hanya karena melihat potongan video atau foto tanpa mengetahui keadaan yang sebenarnya. Bahkan, ada yang merasa puas ketika berhasil menemukan kesalahan orang lain untuk kemudian menyebarkannya kepada banyak orang.

Padahal, Rasulullah SAW mengajarkan agar seorang Muslim menjaga kehormatan saudaranya. Menutup aib sesama merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sebaliknya, membuka atau mencari-cari kesalahan orang lain hanya akan menumbuhkan kebencian dan merusak persaudaraan.

Kebiasaan mengolok-olok juga sering muncul karena merasa diri lebih baik. Padahal, kesombongan adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Bisa jadi hari ini kita merasa lebih taat, lebih berhasil, atau lebih berilmu daripada orang lain. Namun siapa yang dapat menjamin keadaan hati kita di masa depan? Demikian pula, seseorang yang saat ini masih banyak kekurangan bisa saja suatu hari menjadi hamba yang sangat dicintai Allah karena taubat dan amal salehnya.

Daripada menghabiskan waktu untuk menilai orang lain, akan lebih bermanfaat jika kita menggunakan waktu tersebut untuk mengevaluasi diri sendiri. Apakah shalat kita sudah khusyuk? Apakah lisan kita sudah terjaga? Apakah kita sudah berbakti kepada orang tua? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini jauh lebih penting daripada sibuk mengomentari kehidupan orang lain.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Melihat kebaikan orang lain juga akan membuat hati lebih lapang. Kita belajar menghargai setiap orang, mengambil pelajaran dari kelebihannya, dan mendoakan ketika melihat kekurangannya. Sikap seperti ini akan memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjauhkan diri dari penyakit hati seperti iri, dengki, dan sombong.

Sebaliknya, jika kita terus mencari kesalahan orang lain, hati akan dipenuhi prasangka buruk. Akibatnya, hubungan antarsesama menjadi renggang dan kehidupan terasa jauh dari ketenangan.

Mari menjadikan nasihat ini sebagai bahan muhasabah. Tidak ada manusia yang sempurna selain para nabi dan rasul yang dijaga Allah. Karena itu, berhentilah merasa paling benar atau paling suci. Sibukkan diri dengan memperbaiki akhlak, memperbanyak amal saleh, serta memohon kepada Allah agar diberi hati yang lembut dan lisan yang terjaga. [DW]

Tags: Jangan Sibuk Mencari Kesalahan Orang Lain Perbaiki Diri Sebelum Terlambat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Memori Indah Kebersamaan dapat Menjadi Sumber Keharmonisan Keluarga

Next Post

670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

Next Post
670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

Rasulullah Memiliki Kemampuan Memahami Budaya Masyarakatnya

Rasulullah Memiliki Kemampuan Memahami Budaya Masyarakatnya

Islam Membuka Sekolah Perempuan Sejak 15 Abad yang Lalu

Islam Membuka Sekolah Perempuan Sejak 15 Abad yang Lalu

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9549 shares
    Share 3820 Tweet 2387
  • Meski 96 Persen Muslim, Azerbaijan Larang Siswi dan Guru Berjilbab

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4869 shares
    Share 1948 Tweet 1217
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4315 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Suami Suka Bohong, Istri Harus Bagaimana?

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Cara Memilih Mukena Premium yang Nyaman untuk Ibadah di Rumah maupun Traveling

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kisah di Balik Makna Alhamdulillah ‘ala kulli haal

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11848 shares
    Share 4739 Tweet 2962
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga