• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 28 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

28/06/2026
in Info
670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

Foto: istimewa

68
SHARES
525
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBANYAK 670 kader ‘Aisyiyah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jawa Tengah yang digelar di Wonder Park, Tawangmangu, Karanganyar, pada 27–28 Juni 2026.

Bertepatan dengan Milad ke-109 ‘Aisyiyah dan Hari Keluarga Nasional, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan masyarakat melalui dakwah yang membumi dan berbasis aksi nyata.

Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian melalui Penguatan Qaryah Thayyibah, Ketahanan Pangan, dan Pencegahan Stunting serta Kemiskinan Ekstrem,” jambore tidak hanya menjadi forum konsolidasi kader, tetapi juga ruang pembelajaran yang mengintegrasikan penguatan ideologi, pendidikan keluarga, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat desa.

Baca juga: PCA Batang Gelar Apel Milad ke-109 Aisyiyah, Momentum Perkuat Kebersamaan dan Dakwah Kemanusiaan

Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan harus diwujudkan melalui gerakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, konsep Qaryah Thayyibah menjadi pijakan dalam membangun desa yang religius, sehat, mandiri, dan berdaya, dengan keluarga sebagai pusat perubahan.

Pembukaan jambore dihadiri Ketua PWM Jawa Tengah Dr. Tafsir, M.Ag., Ketua BAZNAS Jawa Tengah K.H. Dr. Achmad Darodji, M.Si., serta Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., Apt. yang memberikan penguatan tentang pentingnya dakwah yang mampu menjawab tantangan zaman melalui pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan keluarga.

670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

Salah satu agenda penting dalam jambore adalah peluncuran 109 Mubalighah Penggerak Desa, yang diproyeksikan mendampingi masyarakat melalui lima program strategis, yakni Desa Cerdas Literasi Digital, Desa Peduli Kesejahteraan, Desa Kreatif dan Sehat, Riset dan Inovasi Desa, serta Fellowship Cahaya. Program tersebut diharapkan memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di era digital.

Dalam sesi kebangsaan, Menteri Koordinator Pangan Republik Indonesia, H. Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. menyapa peserta jambore dan menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi kesejahteraan keluarga. Pesan tersebut selaras dengan gerakan Aisyiyah yang mendorong keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri melalui pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BKOW Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin mengajak para mubalighah untuk menguatkan pendidikan karakter anak sejak dini. Ia mencontohkan tradisi pendidikan di Hadramaut yang membiasakan anak mempelajari Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali sebelum memasuki usia baligh sebagai bekal akhlak dan spiritualitas.

Menurut Nawal, pendidikan keluarga harus dimulai dari penanaman tauhid sebagaimana pesan dalam Surah Luqman, yaitu tidak menyekutukan Allah serta menumbuhkan kesadaran bahwa setiap manusia senantiasa berada dalam pengawasan-Nya. Nilai-nilai akhlak, tasawuf, dan kurikulum pengasuhan menjadi bekal penting bagi orang tua dalam membentuk generasi yang berkarakter.

Ia juga mengangkat keteladanan para sahabiyah, seperti Ummu Sulaim yang berhasil membangun keluarga pencinta Al-Qur’an, serta kisah Abu Thalhah yang mempersunting Ummu Sulaim dengan mahar keislaman. Keteladanan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan keluarga bertumpu pada keimanan, pendidikan, dan akhlak mulia.

Pembelajaran tidak berhenti di ruang seminar. Pada hari kedua, peserta diterjunkan langsung ke masyarakat untuk melakukan survei kondisi desa sekaligus melaksanakan bakti sosial. Hasil pengamatan lapangan kemudian dibahas dalam workshop sebagai bahan penyusunan rekomendasi program yang berorientasi pada penguatan Qaryah Thayyibah, ketahanan pangan keluarga, percepatan penurunan stunting, pelestarian kearifan lokal, dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai pentas seni yang mengangkat nilai budaya lokal serta muhasabah sebagai refleksi spiritual, sehingga keseimbangan antara penguatan intelektual, sosial, budaya, dan ruhani menjadi ciri khas jambore tahun ini.

Melalui Jambore Dakwah Kemanusiaan, Aisyiyah menegaskan bahwa dakwah tidak hanya hadir dalam mimbar pengajian, tetapi juga melalui pendidikan keluarga, pendampingan masyarakat, literasi digital, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan, dan aksi nyata yang mampu melahirkan desa-desa yang tangguh, berdaya, dan berkemajuan.[ind]

Tags: 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah JatengPerkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Memori Indah Kebersamaan dapat Menjadi Sumber Keharmonisan Keluarga

Next Post

Islam Membuka Sekolah Perempuan Sejak 15 Abad yang Lalu

Next Post
Islam Membuka Sekolah Perempuan Sejak 15 Abad yang Lalu

Islam Membuka Sekolah Perempuan Sejak 15 Abad yang Lalu

Memutus Bisikan Setan

Cara Menjelaskan Simbol Homoseks dan Setan ke Remaja

  • Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8749 shares
    Share 3500 Tweet 2187
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11514 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3937 shares
    Share 1575 Tweet 984
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Daftar Ulang SPMB Jabar 2026 Tahap 1 Dibuka, Peserta Jalur Prestasi dan Mutasi Wajib Catat Jadwalnya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga