MENURUT Ustadz Dary Fahrinadi, S.Ag, dari Shafwah Holidays, menanti panggilan ke tanah suci dapat menjadi bagian dari ibadah yang bernilai di sisi Allah.
Kerinduan untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci Makkah dan Madinah merupakan dambaan hampir setiap muslim.
Namun, tidak semua orang yang memiliki keinginan kuat untuk berhaji atau berumroh dapat segera mewujudkannya.
Ada yang harus menunggu bertahun-tahun karena berbagai faktor, mulai dari kondisi finansial, kesempatan, hingga antrean keberangkatan.
Meski demikian, masa penantian tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai kegagalan atau tanda bahwa doa belum dikabulkan.
“Penantian itu sendiri bisa menjadi ibadah,” ujar Ustadz Dary melalui pesan singkat pada Selasa (9/6/2026).
Baca juga: Ustadz Dary Ungkap Setiap Ritual Haji dan Umroh Mengandung Pesan Tauhid yang Mendalam
Ustadz Dary Fahrinadi, Menanti Panggilan ke Tanah Suci Juga Bisa Menjadi Ibadah
Ia menjelaskan bahwa rasa rindu kepada Baitullah merupakan nikmat yang tidak diberikan kepada setiap orang.
Oleh karena itu, umat Islam yang memiliki keinginan kuat untuk berangkat ke Tanah Suci seharusnya bersyukur karena telah diberi hati yang selalu terpaut kepada rumah Allah.
“Kerinduan kepada Baitullah adalah nikmat. Tidak semua hati diberi rasa rindu itu. Maka jangan lelah berdoa,” katanya.
Menurut Ustadz Dary, selama menunggu kesempatan berangkat, seorang muslim dapat mengisi waktunya dengan berbagai amal kebaikan yang akan menjadi bekal berharga ketika kelak menjadi tamu Allah.
Ia menyarankan agar masa penantian digunakan untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak.
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain memperbaiki kualitas salat, menjaga kehalalan dalam kehidupan sehari-hari, memperbanyak sedekah, berbakti kepada kedua orang tua, serta menyelesaikan berbagai tanggung jawab yang masih menjadi kewajiban.
“Isi masa penantian dengan memperbaiki salat, menjaga halal dan haram, memperbanyak sedekah, membantu orang tua, dan melunasi tanggung jawab hidup,” jelasnya.
Menurutnya, persiapan menuju Tanah Suci tidak hanya berkaitan dengan kesiapan dana dan dokumen perjalanan, tetapi juga kesiapan hati dan spiritualitas.
Dengan terus memperbaiki diri, seseorang akan lebih siap menjalani ibadah dengan penuh kekhusyukan ketika kesempatan itu akhirnya datang.
Ustadz Dary juga mengingatkan agar umat Islam tidak berburuk sangka kepada Allah ketika keinginan untuk berhaji atau berumroh belum terwujud.
“Boleh jadi Allah tidak sedang menolak doa kita, tetapi sedang menyiapkan waktu terbaik untuk memanggil kita sebagai tamu-Nya,” tuturnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap doa memiliki waktu terbaik untuk dikabulkan. Tugas seorang hamba adalah terus berikhtiar, berdoa, dan menjaga harapan tanpa kehilangan keyakinan kepada rahmat Allah SWT.
Bagi masyarakat yang sedang merencanakan ibadah umroh, haji, maupun wisata halal lainnya, Shafwah Holidays dapat menjadi pilihan terpercaya.
Sebagai penyelenggara perjalanan yang telah meraih Akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Shafwah Holidays menghadirkan berbagai pilihan paket terbaik dengan jadwal keberangkatan yang pasti, pelayanan profesional, sistem pendaftaran yang mudah, serta dukungan pembayaran yang fleksibel untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah dalam mempersiapkan perjalanan ibadah yang aman dan terpercaya.
Dengan pengalaman dalam mendampingi ribuan jemaah, Shafwah Holidays berkomitmen membantu masyarakat mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci dengan layanan yang profesional dan amanah.
Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut mengenai program umroh, haji, dan wisata halal, calon jemaah dapat menghubungi Admin Muti di nomor 0812-9835-5467. [Din]





