KUNAFEH atau kunafa merupakan salah satu hidangan penutup khas Timur Tengah yang populer di berbagai negara, seperti Turki, Palestina, Yordania, Lebanon, dan Arab Saudi.
Makanan ini biasanya dibuat dari adonan tipis seperti bihun yang disebut kataifi, dipadukan dengan keju lembut, mentega, serta siraman sirup manis. Rasanya yang gurih dan manis membuat kunafeh menjadi sajian favorit saat berbuka puasa maupun perayaan tertentu.
Meski dikenal sebagai makanan penutup yang tinggi kalori, kunafeh ternyata tetap memiliki beberapa manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Baca Juga: 3 Trik Membuka Kacang Pistachio
Mengenal Berbagai Manfaat Kunafeh bagi Kesehatan Tubuh
Berikut ini berbagai manfaat kunafeh bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui:
1. Menjadi Sumber Energi yang Cepat
Kunafeh mengandung karbohidrat yang berasal dari adonan kataifi dan gula dalam sirupnya. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Saat dikonsumsi, karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa yang digunakan sebagai bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.
Karena itu, kunafeh sering disajikan saat berbuka puasa untuk membantu mengembalikan energi yang hilang setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, porsinya tetap perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.
2. Mengandung Protein dari Keju
Salah satu bahan utama kunafeh adalah keju, seperti keju nabulsi, akkawi, atau mozzarella. Keju merupakan sumber protein yang berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
Protein juga membantu menjaga massa otot serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Kandungan protein pada kunafeh memang tidak setinggi makanan sumber protein utama, tetapi tetap memberikan kontribusi bagi kebutuhan harian tubuh.
3. Menyediakan Kalsium untuk Kesehatan Tulang
Keju yang digunakan dalam kunafeh mengandung kalsium, mineral penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi. Kalsium juga berperan dalam fungsi saraf, kontraksi otot, dan pembekuan darah.
Asupan kalsium yang cukup dapat membantu mengurangi risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis di kemudian hari. Oleh karena itu, kandungan keju dalam kunafeh memberikan nilai gizi tambahan selain cita rasanya yang lezat.
4. Mengandung Lemak yang Membantu Penyerapan Vitamin
Mentega atau ghee yang digunakan dalam pembuatan kunafeh mengandung lemak. Dalam jumlah yang sesuai, lemak dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K.
Lemak juga berfungsi sebagai sumber energi cadangan dan membantu menjaga kesehatan sel-sel tubuh. Meski demikian, konsumsi makanan tinggi lemak tetap perlu dibatasi agar tidak meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik.
5. Dapat Meningkatkan Suasana Hati
Makanan manis seperti kunafeh dapat merangsang pelepasan hormon serotonin dan dopamin yang berkaitan dengan perasaan senang dan nyaman. Tidak heran jika banyak orang merasa lebih bahagia setelah menikmati hidangan penutup favorit mereka.
Namun, manfaat ini sebaiknya diperoleh melalui konsumsi yang bijak. Terlalu banyak mengonsumsi gula justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Konsumsi Secukupnya adalah Kunci
Meskipun memiliki beberapa manfaat gizi, kunafeh tetap termasuk makanan penutup yang relatif tinggi gula, lemak, dan kalori.
Oleh karena itu, konsumsi dalam porsi sedang lebih dianjurkan, terutama bagi penderita diabetes, obesitas, atau mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Mengombinasikan kunafeh dengan pola makan sehat, aktivitas fisik yang cukup, serta konsumsi buah dan sayur setiap hari akan membantu tubuh memperoleh manfaatnya tanpa meningkatkan risiko masalah kesehatan. [DW]





