MA’ASYIRAL muslimin rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan takwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Takwa dalam arti menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Semoga dengan takwa, Allah berikan kita jalan keluar dari setiap masalah dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Rasulullah SAW bersabda:
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki selain fitnah wanita.”_ HR. Bukhari Muslim
Hadits ini bukan untuk menyudutkan kaum wanita, tapi peringatan keras bagi laki-laki. Karena laki-laki adalah pemimpin, jika ia roboh oleh fitnah, maka hancur pula keluarga dan umat.
Tiga fitnah terbesar bagi laki-laki yang disebut Al-Qur’an dan Hadits:
- Fitnah Wanita
Ini adalah fitnah paling berat. Allah SWT berfirman:
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاء
“Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita. (QS. Ali Imran: 14)
Fitnah wanita bisa menjatuhkan ulama, menghancurkan raja, melalaikan ahli ibadah. Lihat Nabi Yusuf AS, beliau lebih memilih penjara daripada menuruti ajakan maksiat. Kunci selamatnya: tundukkan pandangan, jangan berduaan, dan perbanyak puasa bagi yang belum mampu menikah.
- Fitnah Harta
Rasulullah SAW bersabda: *إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً، وَفِتْنَةُ أُمَّتِي الْمَالُ
“Sesungguhnya setiap umat memiliki fitnah, dan fitnah umatku adalah harta.” HR. Tirmidzi
Laki-laki diuji: dari mana hartanya didapat, dan ke mana dibelanjakan. Demi harta, orang rela korupsi, riba, menipu, bahkan memutus silaturahmi.
Padahal Rasulullah ingatkan: “Dua serigala lapar yang dilepas di kandang kambing tidak lebih merusak daripada ambisi seseorang terhadap harta dan kedudukan terhadap agamanya (HR. Tirmidzi)
Obatnya: qana’ah, zakat, sedekah, dan yakin rezeki sudah dijamin Allah.
- Fitnah Kedudukan & Kekuasaan
Jabatan adalah amanah, tapi bisa jadi fitnah yang membinasakan. Firaun binasa karena kekuasaan. Qarun binasa karena harta. Bal’am bin Ba’ura binasa karena ilmu yang dipakai untuk dunia.
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kalian akan berambisi terhadap kepemimpinan, dan ia akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)
Laki-laki diuji: apakah saat memimpin ia adil atau zalim. Apakah jabatannya dipakai untuk melayani atau menindas.
Ma’asyiral muslimin,
Tiga fitnah ini yang merobohkan banyak laki-laki hebat. Bentengnya cuma satu: takwa dan selalu merasa diawasi Allah. وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى، فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ
Jamaah yang dirahmati Allah,
Agar selamat dari tiga fitnah tadi, Rasulullah ajarkan doa:
*اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النِّسَاءِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَالِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْجَاهِ
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah wanita, fitnah harta, dan fitnah kedudukan.
Perbanyak juga doa: يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.
Mari kita jadi laki-laki yang kuat bukan karena harta atau jabatan, tapi kuat menahan diri dari fitnah. Karena laki-laki sejati adalah yang takut kepada Allah saat sendirian.
إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. [DW]





