MEMASUKI usia satu tahun, kucing telah memasuki fase dewasa. Pada tahap ini, kebutuhan nutrisinya berbeda dibandingkan saat masih kitten atau anak kucing.
Jika saat kecil kucing membutuhkan banyak kalori untuk pertumbuhan, kucing dewasa memerlukan pola makan yang lebih seimbang untuk menjaga berat badan, kesehatan organ, dan tingkat aktivitasnya.
Pemberian makanan yang tepat tidak hanya membantu menjaga kesehatan kucing, tetapi juga dapat mengurangi risiko obesitas, gangguan pencernaan, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
Baca Juga: Efek Gigitan Kutu Kucing pada Manusia
Tips Memberi Makan Kucing Usia 1 Tahun ke Atas agar Tetap Sehat dan Aktif
Lalu bagaimana pemberian makan kucing untuk usia 1 tahun ke atas? Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan.
1. Pilih Makanan Khusus Kucing Dewasa
Setelah berusia satu tahun, sebaiknya kucing mulai mengonsumsi makanan yang diformulasikan khusus untuk kucing dewasa. Makanan jenis ini umumnya memiliki komposisi protein, lemak, vitamin, dan mineral yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kucing yang sudah tidak berada dalam masa pertumbuhan cepat.
Menurut American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, nutrisi yang seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang pada kucing dewasa.
2. Perhatikan Kandungan Protein
Kucing merupakan hewan karnivora obligat yang membutuhkan protein hewani dalam jumlah cukup. Protein berperan dalam menjaga massa otot, kesehatan kulit, serta fungsi tubuh lainnya.
Saat memilih makanan, perhatikan daftar bahan pada kemasan. Produk yang mencantumkan daging, ikan, atau unggas sebagai bahan utama umumnya menjadi pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan protein kucing.
3. Berikan Porsi Sesuai Berat Badan
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemilik kucing adalah memberikan makanan secara berlebihan. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas yang berhubungan dengan diabetes, gangguan sendi, dan penyakit lainnya.
Ikuti panduan porsi yang tertera pada kemasan makanan atau konsultasikan dengan dokter hewan untuk mengetahui kebutuhan kalori harian kucing sesuai usia, berat badan, dan tingkat aktivitasnya.
4. Sediakan Air Bersih Setiap Saat
Selain makanan, kucing juga membutuhkan asupan cairan yang cukup. Air membantu menjaga fungsi ginjal, sistem pencernaan, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Pastikan mangkuk air selalu terisi air bersih dan diganti secara rutin. Beberapa kucing juga lebih tertarik minum dari air yang mengalir, sehingga penggunaan water fountain khusus kucing bisa menjadi pilihan.
5. Batasi Camilan Berlebihan
Camilan memang dapat digunakan sebagai hadiah saat melatih kucing atau mempererat hubungan dengan peliharaan. Namun, jumlahnya sebaiknya dibatasi agar tidak menambah kalori secara berlebihan.
Sebagian ahli menyarankan camilan tidak melebihi sekitar 10 persen dari total kebutuhan kalori harian kucing.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
6. Hindari Makanan yang Berbahaya
Tidak semua makanan manusia aman untuk kucing. Beberapa bahan seperti cokelat, bawang merah, bawang putih, anggur, kismis, alkohol, dan pemanis xylitol dapat membahayakan kesehatan kucing.
Karena itu, sebaiknya berikan makanan yang memang dirancang untuk kebutuhan hewan peliharaan.
Selain memilih makanan yang tepat, jadwal makan yang teratur juga penting. Kucing dewasa umumnya dapat diberi makan dua hingga tiga kali sehari dengan porsi yang sesuai.
Dengan nutrisi yang seimbang, cukup air minum, dan pengawasan berat badan secara berkala, kucing usia satu tahun ke atas dapat tumbuh menjadi hewan peliharaan yang sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik. [DW]





