PARA siswa SMA JIBBS dan JIGSc yang merayakan Idul Adha dengan suasana hangat, sederhana, dan sarat kebersamaan di lingkungan sekolah.
Melalui pesan bertajuk “What Eid Adha Feels Like in Boarding School”, para siswa menggambarkan pengalaman Iduladha yang mungkin jauh dari rumah, namun tetap menghadirkan rasa kedekatan dan kenyamanan.
“Far from home, but never truly alone~ Between the takbir, laughter, and shared moments, this place slowly feels like home too. menjadi ungkapan yang merepresentasikan kehidupan para siswa di boarding school.
Di tengah gema takbir dan rangkaian ibadah Iduladha, para siswa menjalani hari raya bersama guru dan teman-teman yang telah menjadi keluarga kedua.
Meski tidak dapat berkumpul bersama keluarga di rumah, suasana di asrama dan sekolah perlahan menghadirkan rasa hangat yang membuat mereka tidak merasa sendiri.
Baca juga: Siswa Jakarta Islamic Boarding School JIBS Belajar Bahasa Arab di Islamic University of Madinah
Suasana Hangat dalam Kebersamaan, JIBBS dan JIGSc Rayakan Idul Adha
Bagi siswa boarding, Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah dan membangun kenangan berharga.
Kebersamaan dalam salat Id, berbagi cerita, hingga menikmati momen sederhana bersama menghadirkan pengalaman yang membentuk kedewasaan dan rasa syukur.
Jakarta Islamic Boarding School melalui SMA JIBBS dan JIGSc berada di bawah naungan Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc), sekolah Islam internasional terpadu yang mengedepankan pendidikan akademik, karakter, serta nilai-nilai keislaman.
Lihat postingan ini di Instagram
Mengusung slogan “The First Integrated International Islamic School”, JISc/JIBBS/JIGSc menggunakan kurikulum Edexcel dari Inggris serta berstatus Official Edexcel Exam Centre.
Sekolah ini juga mencatat prestasi dengan meraih nilai tertinggi di Indonesia untuk Edexcel International GCSE English.
Tidak hanya berfokus pada akademik, sekolah ini turut membangun karakter dan kompetensi global melalui pengembangan 21st century skills melalui 21 aktivitas, program nilai Islam dan Al-Qur’an, pembiasaan active English speaking, serta penguatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
Konsep small classes dengan maksimal 16 siswa per kelas dan lingkungan belajar bertajuk “A School Like Home” menjadi bagian dari pendekatan pendidikan yang diterapkan.
Pendekatan ini mendukung siswa untuk berkembang secara optimal baik dalam aspek akademik maupun kehidupan sosial di lingkungan boarding.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Prestasi lulusan JISc/JIBBS/JIGSc juga tercermin dari tingginya tingkat penerimaan di perguruan tinggi negeri, mencapai 98 persen untuk jenjang secondary, dengan alumni melanjutkan studi ke berbagai kampus ternama seperti UI, ITB, UGM, ITS, Universitas Brawijaya, hingga IPB.
Selain itu, sejumlah lulusan juga melanjutkan pendidikan ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Turki, Australia, Malaysia, China, Jepang, hingga Belanda.
Sekolah ini juga menghadirkan berbagai program internasional seperti Immersion Program ke Malaysia dan Singapura untuk jenjang primary serta Cross Cultural Country Program ke Australia, Selandia Baru, Belanda, Korea, Prancis, Turki, hingga Madinah yang dipadukan dengan program umrah untuk jenjang secondary.
Melalui suasana Iduladha yang hangat di lingkungan boarding, SMA JIBBS dan JIGSc menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang bertumbuh yang menghadirkan rasa kekeluargaan.
Di tengah jarak dari rumah, kebersamaan dan kepedulian menjadikan boarding school sebagai rumah kedua bagi para siswa. [Din]





