WAKTU umrah tentu saja aku belanja, minyak wangi dan aku cenderung untuk cari toko yang sepi, enggak tahu kenapa aku lebih suka belanja di beberapa toko agar semua merasakan rezekinya, tidak bertumpu di satu tempat saja.
Murah murah saja hanya 100 real atau 225 reals dapat 3. Tidak ada merek walau beberapa teman menganjurkan untuk beli ini dan itu.
As baunya segar dan bikin rasa agak enak, ya beres deh.
Baca juga: Anak-anak JIBBS dan JIGSc ke Turkye dan Umrah Ramadan
Waktu Umrah
Dan soal perang dll tentu saja enggak akan ganggu mood-ku. Di bandara menjelang pulang juga semua smooth saja dan aman-aman saja. Semoga aman terus karena ada 33 anak dan guru yang masih stay belajar di Madinah di UIM (University of Madinah).
Aku pulang duluan ngurusin THR yang harus tunai sebelum lebaran khan??
Jadi owner yaa memang harus begitu. Memikirkan kepentingan banyak orang dulu.
Juga musti ada bukber bersama kluarga dan guru-guru Primary Jisc serta karyawan yang lain. Total semua sekitar 200 plus 20 plus 50. Jadi 270. Hari ini rencananya, aku mau masak sup buntut tapi ditambahin daging sandung lamur pakai kentang dan wortel dan geprekan daun bawang, hmm nampaknya sedap yaa.
Plus pesan sate dan ..bla bla bla
Hmm bakwan jagung dan emping
Emang enak yaa ngomongin makanan di tengah puasa
Tak dapat dipungkiri.





