BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan, 22-26 Januari 2026.
Informasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi BMKG sebagai bentuk ikhtiar memberikan peringatan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih aktif dan berpotensi menimbulkan gangguan cuaca signifikan.
Baca juga: Akibat Cuaca Buruk, Pendaki Remaja Gunung Agung Mengalami Hipotermia
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jabodetabek 22-26 Januari 2026
BMKG menyebutkan, wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi berpotensi mengalami curah hujan tinggi dalam durasi singkat. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya genangan, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas masyarakat dan transportasi, terutama di kawasan rawan banjir dan daerah dengan sistem drainase yang kurang optimal..
Masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah padat penduduk diimbau untuk lebih waspada.
Menyikapi peringatan dini ini, BMKG mengimbau masyarakat Jabodetabek untuk senantiasa memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan pemerintah daerah setempat..
Masyarakat juga diharapkan menghindari aktivitas luar ruang saat cuaca ekstrem, meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, serta melakukan langkah antisipasi sederhana seperti membersihkan saluran air dan menyiapkan kebutuhan darurat.
Dalam perspektif Islam, menjaga keselamatan jiwa dan lingkungan merupakan bagian dari amanah yang harus dijaga bersama, dengan mengedepankan ikhtiar maksimal, kehati-hatian, serta tawakal kepada Allah SWT.[ind]





