PERKEMBANGAN otak anak memerlukan berbagai nutrisi penting yang mendukung kemampuan belajar, ingatan, dan daya tahan tubuh. Selain DHA dan AA yang sudah dikenal luas, Sialic Acid (SA) merupakan salah satu nutrisi esensial yang berperan signifikan bagi pertumbuhan anak usia 4–6 tahun.
Nama Sialic Acid berasal dari bahasa Yunani Sialos, yang berarti ludah, karena zat ini terdapat di berbagai cairan tubuh, termasuk ludah, serum, cairan cerebrospinal, urin, cairan amnion, dan air susu ibu (ASI).
Sialic Acid ditemukan dalam konsentrasi tinggi di otak dan ginjal, serta tersebar di jaringan tubuh lainnya.
Dikutip dari buku Aneka Makanan Minuman untuk Mencerdaskan Otak Bayi karya Anidya Kedasih, nutrisi ini berfungsi sebagai mediator penting dalam distribusi gangliosida dan struktur otak, yang memengaruhi proses belajar dan memori.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa Sialic Acid dapat meningkatkan performa dalam berbagai tantangan kognitif, sehingga berperan penting dalam kemampuan kognitif anak.
Selain mendukung perkembangan otak, Sialic Acid juga memiliki fungsi imunologi.
Zat ini dapat memoderasi aliran lendir untuk melawan patogen seperti bakteri dan virus.
Penelitian menunjukkan Sialic Acid memiliki kemampuan anti-influenza yang lebih tinggi dibandingkan beberapa obat antivirus konvensional.
Peran Sialic Acid dalam Perkembangan Otak Anak Usia 4–6 Tahun
Selain itu, SA dapat mengurangi risiko pembentukan batu ginjal, memblokir pelepasan histamin, serta mengurangi keparahan reaksi alergi dan gejala asma.
Untuk mendukung pertumbuhan optimal, anak-anak memerlukan nutrisi lengkap yang mencakup Tyrosine dan Tryptophan, DHA, AA, Sialic Acid, dan sphingomyelin.
Baca juga: Pengaruh Stimulasi, Nutrisi, dan Perkembangan Otak pada Balita
Kombinasi nutrisi ini tidak hanya membantu perkembangan fisik, tetapi juga mendukung fungsi mental, daya ingat, dan sistem imun.
Orang tua dianjurkan memastikan asupan nutrisi tersebut terpenuhi setiap hari melalui makanan, susu, atau suplemen yang sesuai agar anak dapat tumbuh cerdas, sehat, dan kuat.
Dengan memahami peran Sialic Acid dan nutrisi penting lainnya, orang tua dapat memberikan dukungan yang tepat bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak usia dini, sehingga potensi kognitifnya dapat berkembang secara optimal.[Sdz]





