DOMPET Dhuafa mencatat telah menjangkau lebih dari 41,8 juta penerima manfaat sejak berdiri pada 1993 hingga tahun 2025. Capaian tersebut disampaikan dalam agenda Indonesia Humanitarian Summit 2025 & Philanthropy Report yang digelar pada Kamis (15/1/2026) sebagai ruang akuntabilitas publik terhadap kinerja filantropi nasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Indonesia tercatat sebesar 23,85 juta orang atau 8,47 persen dari total penduduk.
Angka ini mengalami penurunan dibandingkan September 2024 dan Maret 2024. Dari total penduduk miskin tersebut, Dompet Dhuafa telah menjangkau sekitar 2,82 juta jiwa atau 12 persen, sementara 88 persen lainnya belum menjadi penerima manfaat.
Sepanjang 2025, Dompet Dhuafa menyalurkan dana sebesar Rp422,94 miliar dari total penghimpunan Rp426,51 miliar, dengan tingkat serapan mencapai lebih dari 100 persen.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Indonesia Humanitarian Summit 2025, Dompet Dhuafa Catat 41 Juta Penerima Manfaat
Total layanan yang diberikan pada tahun ini mencapai 3,63 juta layanan, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2,82 juta jiwa.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini menyampaikan bahwa lembaga yang telah berusia 32 tahun tersebut berkomitmen untuk terus berperan dalam pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan.
Baca juga: Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Diskusi dalam Merespon Kemiskinan di Indonesia Humanitarian Summit 2024
Ia menyebutkan bahwa penyaluran dana pada 2025 mengalami peningkatan lebih dari 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan kenaikan jumlah penerima manfaat.
Anggota Pembina Dompet Dhuafa Rahmad Riyadi menegaskan bahwa forum Indonesia Humanitarian Summit menjadi wadah pertanggungjawaban publik sekaligus penguatan solidaritas sosial.
Menurutnya, Dompet Dhuafa berperan sebagai jembatan kebaikan masyarakat dalam mendorong terwujudnya keadilan sosial yang lebih merata.[Sdz]





