• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 4 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mencintai Ilmu Agama

14/01/2025
in Nasihat
Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

Ilustrasi, foto: cahayaislam.id

83
SHARES
635
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ILMU agama merupakan ruh dan cahaya dari segala ilmu. Tanpanya, ilmu yang lain terasa mati dan gelap.

Ada seorang sahabat Nabi yang begitu mencintai ilmu Islam. Belum sepuluh tahun sudah menghafal Al-Qur’an. Siap melayani Rasulullah demi bisa belajar langsung dari beliau. Dan begitu gencar mengumpulkan hadis pasca wafatnya Nabi.

Dia adalah Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Orang umumnya memanggil beliau dengan Ibnu Abbas.

Usianya masih tergolong kanak-kanak saat Nabi masih hidup. Usianya dengan Nabi terpaut 49 tahun, jauh di bawah usia Nabi. Ia lahir di Mekah pada tahun 619 masehi. Dengan kata lain, Ibnu Abbas berinteraksi dengan Nabi hanya beberapa tahun saja.

Namun begitu, Allah menganugerahkan kecerdasan dan kesolehan yang luar biasa pada kakek buyut dari pendiri Kekhalifahan Abbasiyah ini.

Saat masih anak-anak, ia selalu melayani Nabi, hal-hal yang bisa ia lakukan. Seperti menyediakan air di ember ketika Nabi ke toilet, dan lainnya.

Hubungannya memang begitu dekat. Selain sebagai sepupu, salah seorang istri Nabi, Maemunah radhiyallahu ‘anha, juga merupakan bibinya.

Sejak kecil, Nabi sudah melihat sosok Ibnu Abbas sebagai pencinta ilmu. Tidak heran jika Nabi pernah mendoakannya, “Allahumma faqqihhu fiddin, wa’allimhut ta’wil.” Ya Allah anugerahkanlah kepadanya kepahaman tentang agama dan ajarkanlah ia ilmu tafsir.

Doa itu dipanjatkan Nabi sembari tangan Nabi memegang dada Ibnu Abbas.

Ketika Nabi wafat, usianya baru sekitar 13 tahun. Tergolong usia yang masih anak-anak.

Namun begitu, kecintaannya dengan ilmu mendorongnya untuk mengumpulkan hadis-hadis Nabi yang bertebaran di hafalan para sahabat Nabi yang banyak.

Tak ada cara lain untuk mengumpulkan itu, kecuali dengan mendatangi satu per satu. Ada yang ketika didatangi sedang tidur siang, dan lain-lain.

Ketika yang didatangi sedang tidur siang, Ibnu Abbas menggelar kain di depan pintu rumah orang itu. Hal itu dilakukan agar ia bisa menunggu dengan nyaman. Padahal, bisa saja ia mengetuk pintu rumah dan tentu saja tuan rumah akan senang menyambut sepupu Nabi.

Tapi, hal itu tidak ia lakukan. Ada seorang sahabat yang terkejut ketika mendapati Ibnu Abbas di depan pintu rumahnya.

“Sejak kapan kamu duduk di sini?” kata seorang sahabat yang rata-rata usianya jauh lebih tua dari Ibnu Abbas.

“Sudah dari tadi,” begitu kira-kira jawabnya.

“Kenapa kamu repot-repot seperti ini, kalau saja kamu mengetuk pintu atau mengirim surat undangan agar saya datang, tentu dengan senang hati saya akan datang,” ucap sahabat Nabi.

“Tidak apa-apa. Ilmu yang harus didatangi, bukan yang mendatangi,” jawab Ibnu Abbas.

Meski masih belasan tahun, Ibnu Abbas begitu dihormati Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Bahkan, ketika menjadi Khalifah, Umar mengangkat Ibnu Abbas sebagai penasihat khalifah.

Suatu kali, Umar pernah mengajak Ibnu Abbas menghadiri pertemuan para sahabat Nabi yang sudah senior. Melihat Umar membawa anak remaja, mereka terheran-heran.

“Kenapa kamu membawa anak kecil? Kami juga punya anak kecil seusia dia, tapi tidak kami ajak kesini,” begitulah reaksi seorang sahabat senior.

Umar tersenyum. Kemudian ia ‘mengetes’ pemahaman para sahabat yang ada di ruangan itu tentang tafsir dari Surah An-Nashr.

“Surah itu tentang kemenangan fathul Mekah dan meminta kita untuk bertasbih dan beristigfar,” ucap salah seorang dari mereka. Yang lain pun menjawab hal yang tak jauh berbeda dari yang pertama.

Kemudian Umar bin Khaththab mempersilakan Ibnu Abbas menyampaikan tafsirannya. Ibnu Abbas mengatakan, “Surah itu mengabarkan kepada Rasulullah bahwa ajalnya sudah dekat. Karena itu, Allah memerintahkan Nabi untuk memperbanyak tasbih, tahmid, dan istigfar. Karena Allah Maha Penerima Taubat.”

Saat itu juga Umar mengatakan, “Nah, aku lebih sependapat dengan tafsirannya.”

Ibnu Abbas wafat pada usia 68 tahun, dimakamkan di Thaif. Begitu banyak murid dan warisan ilmu beliau. Salah satunya Kitab Tafsir beliau ‘Tanwir al-Miqbas min Tafsir Ibni Abbas’. Beliau juga meriwayatkan sekitar 1.600 hadis Nabi.

**

Bukan hanya kecerdasan yang membuat orang banyak ilmu. Tapi, kegigihan dan keuletan mencari ilmulah yang paling utama.

Bersemangatlah untuk mengejar ilmu, bukan bersantai menunggu ilmu yang akan mendatangi. [Mh]

 

 

 

Tags: Mencintai Ilmu Agama
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kemnaker RI Imbau Masyarakat Harus Berhati-Hati pada Lowongan Pekerjaan

Next Post

Aisyiyah Jatiasih Tekan Stunting dengan Edukasi ASI di Posyandu

Next Post
Aisyiyah Jatiasih Tekan Stunting dengan Edukasi ASI di Posyandu

Aisyiyah Jatiasih Tekan Stunting dengan Edukasi ASI di Posyandu

Jangan Biarkan Anak Tidak Mampu Bersaing

Jangan Biarkan Anak Tidak Mampu Bersaing

Kebiasaan Positif Dapat Mempertahankan Keharmonisan Pernikahan

Kebiasaan Positif Dapat Mempertahankan Keharmonisan Pernikahan

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    379 shares
    Share 152 Tweet 95
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8572 shares
    Share 3429 Tweet 2143
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4390 shares
    Share 1756 Tweet 1098
  • Siswa SD JISc Raih Nilai Terbaik TKA, Bukti Semangat Belajar dan Prestasi Gemilang

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • TK Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Islami untuk Membentuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    2060 shares
    Share 824 Tweet 515
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3391 shares
    Share 1356 Tweet 848
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11399 shares
    Share 4560 Tweet 2850
  • Bachtiar Nasir Soroti Penurunan Minat Nyantri di Pesantren, Sebut Krisis Kepercayaan Jadi Tantangan Paling Serius

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga