• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 18 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fashion

Asal Usul Baju Koko

09/03/2026
in Fashion
Asal Usul Baju Koko

Foto: Pinterest

100
SHARES
768
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ASAL usul baju koko berawal dari pakaian tradisional Tionghoa yang dikenal sebagai tui-khim. Tui-khim adalah kemeja berlengan panjang dengan potongan sederhana dan kerah tegak (sering disebut kerah Shanghai).

Pada masa lalu, pakaian ini sering dikenakan oleh laki-laki Tionghoa yang tinggal di Indonesia. Ketika gelombang migrasi etnis Tionghoa datang ke Nusantara, mereka membawa serta budaya dan pakaian khasnya.

Pakaian tui-khim lambat laun mengalami penyesuaian dengan budaya lokal. Beberapa elemen seperti motif bordir khas Tionghoa mulai digantikan dengan desain yang lebih minimalis sesuai dengan preferensi masyarakat muslim.

Baca juga: Tampilan Lebih Modis, Lima Baju yang Cocok untuk Celana Kargo

Asal Usul Baju Koko

Nama baju koko sendiri diyakini berasal dari istilah engkoh atau koko, sebutan untuk kakak laki-laki dalam dialek Hokkian.

Karena sering dikenakan oleh laki-laki Muslim Tionghoa, masyarakat lokal kemudian menyebutnya baju koko.

Seiring berjalannya waktu, baju koko mulai dikaitkan erat dengan budaya Islam di Indonesia. Modelnya yang simpel, berlengan panjang, dan nyaman, menjadikannya sering digunakan untuk acara keagamaan.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Randy 詹藍迪 (@chinese_server)

Baju muslim awalnya menyerupai model baju Surjan yang merupakan baju tradisional Jawa. Artinya adalah nglungsur wontern jaja atau meluncur melalui dada. Oleh karena itu, baju Surjan ini memiliki panjang yang sama di bagian depan dan belakang.

Kemudian, ada pengaruh Tionghoa dari baju yang dipakai oleh engko-engko Tionghoa, saat mereka mendarat di Indonesia.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Untuk diketahui, kedatangan warga Tionghoa ke Indonesia pertama kali yakni awal abad ke-5 Masehi, sekitar tahun 414.  Warga Tionghoa yang melakukan perjalanan ke India terdampar di Jawa, kemudian mulai berdagang.

Sementara itu, warga Tionghoa sendiri mulai meninggalkan baju model thui khim tersebut, setelah mendapat persamaan derajat dengan orang Eropa.

Usai peristiwa tersebut, warga Tionghoa lebih suka memakai baju modern ala barat. Sejak berdirinya Perhimpunan Tionghoa di Hindia Belanda pada tahun 1911, baju thui khim mulai ditinggalkan. Para laki-laki Tiongkok sudah diperbolehkan menggunakan pakaian Belanda. [Din]

Tags: Asal Usul Baju Koko
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Tahnik Lengkap sesuai Sunnah Rasulullah

Next Post

Ketika Sosok Ibu Berseberangan dengan Nilai Islam

Next Post
Orang Biasa yang Istimewa di Sisi Allah

Ketika Sosok Ibu Berseberangan dengan Nilai Islam

Tujuan Ibadah Puasa: Meneguhkan Pengabdian kepada Allah

Tujuan Ibadah Puasa: Meneguhkan Pengabdian kepada Allah

Memantaskan Diri Bertemu Syahrut Tarbiyah

Keberhasilan Ramadan Versi Ninin Kholida

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8907 shares
    Share 3563 Tweet 2227
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11594 shares
    Share 4638 Tweet 2899
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3480 shares
    Share 1392 Tweet 870
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1101 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4687 shares
    Share 1875 Tweet 1172
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4012 shares
    Share 1605 Tweet 1003
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2365 shares
    Share 946 Tweet 591
  • PC Salimah Jonggol Isi Materi MPLS di SMA Negeri 3 Jonggol, Tekankan Pentingnya Rasa Syukur

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Lightplus Lightperience Picnic 2026 Soroti Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Gen Z

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga