• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 23 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fashion

Asal Usul Baju Koko

09/03/2026
in Fashion
Asal Usul Baju Koko

Foto: Pinterest

96
SHARES
737
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ASAL usul baju koko berawal dari pakaian tradisional Tionghoa yang dikenal sebagai tui-khim. Tui-khim adalah kemeja berlengan panjang dengan potongan sederhana dan kerah tegak (sering disebut kerah Shanghai).

Pada masa lalu, pakaian ini sering dikenakan oleh laki-laki Tionghoa yang tinggal di Indonesia. Ketika gelombang migrasi etnis Tionghoa datang ke Nusantara, mereka membawa serta budaya dan pakaian khasnya.

Pakaian tui-khim lambat laun mengalami penyesuaian dengan budaya lokal. Beberapa elemen seperti motif bordir khas Tionghoa mulai digantikan dengan desain yang lebih minimalis sesuai dengan preferensi masyarakat muslim.

Baca juga: Tampilan Lebih Modis, Lima Baju yang Cocok untuk Celana Kargo

Asal Usul Baju Koko

Nama baju koko sendiri diyakini berasal dari istilah engkoh atau koko, sebutan untuk kakak laki-laki dalam dialek Hokkian.

Karena sering dikenakan oleh laki-laki Muslim Tionghoa, masyarakat lokal kemudian menyebutnya baju koko.

Seiring berjalannya waktu, baju koko mulai dikaitkan erat dengan budaya Islam di Indonesia. Modelnya yang simpel, berlengan panjang, dan nyaman, menjadikannya sering digunakan untuk acara keagamaan.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Randy 詹藍迪 (@chinese_server)

Baju muslim awalnya menyerupai model baju Surjan yang merupakan baju tradisional Jawa. Artinya adalah nglungsur wontern jaja atau meluncur melalui dada. Oleh karena itu, baju Surjan ini memiliki panjang yang sama di bagian depan dan belakang.

Kemudian, ada pengaruh Tionghoa dari baju yang dipakai oleh engko-engko Tionghoa, saat mereka mendarat di Indonesia.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Untuk diketahui, kedatangan warga Tionghoa ke Indonesia pertama kali yakni awal abad ke-5 Masehi, sekitar tahun 414.  Warga Tionghoa yang melakukan perjalanan ke India terdampar di Jawa, kemudian mulai berdagang.

Sementara itu, warga Tionghoa sendiri mulai meninggalkan baju model thui khim tersebut, setelah mendapat persamaan derajat dengan orang Eropa.

Usai peristiwa tersebut, warga Tionghoa lebih suka memakai baju modern ala barat. Sejak berdirinya Perhimpunan Tionghoa di Hindia Belanda pada tahun 1911, baju thui khim mulai ditinggalkan. Para laki-laki Tiongkok sudah diperbolehkan menggunakan pakaian Belanda. [Din]

Tags: Asal Usul Baju Koko
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Tahnik Lengkap sesuai Sunnah Rasulullah

Next Post

Ketika Sosok Ibu Berseberangan dengan Nilai Islam

Next Post
Orang Biasa yang Istimewa di Sisi Allah

Ketika Sosok Ibu Berseberangan dengan Nilai Islam

Tujuan Ibadah Puasa: Meneguhkan Pengabdian kepada Allah

Tujuan Ibadah Puasa: Meneguhkan Pengabdian kepada Allah

Memantaskan Diri Bertemu Syahrut Tarbiyah

Keberhasilan Ramadan Versi Ninin Kholida

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8478 shares
    Share 3391 Tweet 2120
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2149 shares
    Share 860 Tweet 537
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4337 shares
    Share 1735 Tweet 1084
  • Rahasia Membuat Gyoza Ayam yang Lezat dan Juicy ala Rumahan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3823 shares
    Share 1529 Tweet 956
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11358 shares
    Share 4543 Tweet 2840
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Nasihat untuk Muslimah yang Haid di Hari Arafah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2271 shares
    Share 908 Tweet 568
  • Resep Daging Mercon Bolosego yang Cocok untuk Santapan Keluarga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga