• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 26 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Tak Menangis Bukan Berarti Tak sedih

16/06/2025
in Parenting, Unggulan
Tak Menangis Bukan Berarti Tak sedih

foto:instagram @ajobendri

85
SHARES
653
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAK menangis bukan berarti tak sedih ditulis oleh Bendri Jaisyurrahman seorang konselor ketahanan keluarga.

Ini kisah lelaki. Saat ia berjuang sekuat tenaga menahan air mata agar tak tumpah dan menetes deras di hadapan anaknya.

Terutama saat harus berpisah dengan sang buah hati dalam waktu yang lama.

Ia harus memunggungi anak lelakinya. Menahan desakan air mata yang akan menetes demi menunjukkan ketegaran.

Agar sang anak yang hendak berjuang menuntut ilmu tak memiliki rasa bimbang.

Sang anak berusaha tegar meski ia pun merasakan yang sama. Sedih dalam perpisahan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Bendri Jaisyurrahman (@ajobendri)

Terbayang demikianlah perasaan ayahanda Ibrahim. Tatkala harus meninggalkan putra kesayangannya bersama sang istri tercinta.

Hatinya terluka tersayat. Tunduk atas perintah Allah. Bahwa ia harus tinggalkan anak dan istrinya untuk sementara waktu.

Ia melangkah berat dan tak berani memandang ke belakang. Ia berjuang menahan kelopak matanya yang mulai membasah.

Agar sang istri juga anaknya kokoh dalam perjuangan.

Andai ia tak mampu menahan tangisnya, akan melemahkan keluarganya yang sedang berjuang.

Tentu tak ada yang salah dengan tangisan. Lelaki tak diharamkan menangis.

Tak Menangis Bukan Berarti Tak sedih

Tapi menjadi tak tepat jika tangisan itu tampak jelas di hadapan putranya yang sedang berjuang.

Mengumpulkan sebanyak-banyaknya ilmu dan hikmah dalam pesantrian yang panjang.

Tahanlah tangisan itu. Dan tumpahkanlah dalam sujudmu yang panjang.

Tangisan yang semula dianggap kelemahan jiwa menjelma menjadi kekuatan doa yang mujarab.

Kelak tangisan di sepertiga malam itu akan jadi ‘tali’ koneksi yang menghubungkan jiwa yang terpisah.

Menghantarkan anak kepada ujung perjuangan meski raga tak bersama.

Inilah kisah sang lelaki. Yang menamakan dirinya sebagai ayah.

Baca juga: Wahai Ayah, Hadirlah Seutuhnya untuk Anak

Jika anak wanita baginya adalah cinta. Anak lelaki adalah harapan.

Berpisah dari anak wanita ibarat kehilangan cinta. Tapi berpisah dari anak lelaki bak kehilangan harapan.

Semakin anak bertambah usia ia siap-siap menerima kenyataan bahwa kebersamaan niscaya kan berkurang.

Tapi ia yakin bahwa jika di dunia tak bisa sering bersama, di surga ia kan puas membersamai ananda.

Jika surga yang jadi tujuan, perpisahan di dunia yang sementara tak harus dilalui berlama-lama dalam ratapan. Bersabarlah.[Sdz]

Tags: Tak Menangis Bukan Berarti Tak sedih
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Inilah Kenapa Israel Serang Iran

Next Post

Adik Asuh RISKA Ajak Nonton Bareng Film Gaza Hayya 3

Next Post
Adik Asuh RISKA Ajak Nonton Bareng Film Gaza Hayya 3

Adik Asuh RISKA Ajak Nonton Bareng Film Gaza Hayya 3

Cut Syifa Bersyukur bisa Main di Film Hayya 3: Gaza

Cut Syifa Bersyukur bisa Main di Film Hayya 3: Gaza

Tahap Perkembangan Bicara Anak

Tahap Perkembangan Bicara Anak

  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9182 shares
    Share 3673 Tweet 2296
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1953 shares
    Share 781 Tweet 488
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1363 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11714 shares
    Share 4686 Tweet 2929
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga