• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Malam Kumandang Takbir

09/04/2024
in Nasihat
Lebaran Politik Ala Indonesia
78
SHARES
602
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KUMANDANG takbir menggema di seantero jagat raya. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Semua yang selain Allah, kecil, termasuk ego kita.

Malam bahagia yang dituju akhirnya tiba. Kumandang asma Allah yang besar dan agung mengisi seluruh ruang jagat raya.

Malam takbiran merupakan malam kemenangan. Menang dari apa? Menang dari ego diri yang bisa berkolaborasi dengan jahatnya bisikan setan.

Menang karena akhirnya seluruh rangkaian tarbiyah Ramadan berlalu sukses. Meskipun perjalanannya melelahkan dan menyusahkan.

Inilah makna malam takbiran. Malam sempurnanya ketundukan kepada keagungan Allah subhanahu wata’ala. Dan seluruh rangkaian amaliyah Ramadan menjadi bukti dari ketundukan itu.

Seperti itu pula makna malam takbiran yang pernah dilalui keluarga Nabi Ibrahim alaihimussalam. Malam kemenangan perjuangan mereka dari godaan setan yang menyesatkan.

Jadi, jangan pernah membayangkan malam takbiran sebagai malam ‘kemerdekaan’. Atau, malam kebebasan. Bebas untuk bisa kembali pada rutinitas dosa di luar Ramadan.

Karena persepsi itulah yang ingin dibangun setan. Silakan bahagia. Silakan bergembira. Hal ini karena bulan yang mengekang sudah tidak berlaku lagi. Inilah malam kebebasan untuk kembali memanjakan nafsu.

Sebagian orang pun berpesta. Pesta karena tak ada lagi yang mengekang. Tak ada lagi yang membatasi. Dan tak ada lagi yang membuat fisik dan batin capek menahan diri.

Setan menggelorakan semangat kebebasan. “Ayo puaskan malam kebebasan ini! Hidupkan lagi dosa-dosa yang terkekang selama Ramadan!”

Ciri mereka yang mampu memaknai malam takbiran secara benar begitu jelas. Mereka tetap di rutinitas ibadah malam. Bahkan mereka memeriksa diri, jangan-jangan ibadah Ramadan berlalu tanpa bekas.

Tak ada pesta di situ. Justru muhasabah diri itu mengantarkan mereka untuk berempati dengan fakir miskin di sekitar tempat tinggal.

Mereka menangkap bahagia karena kasih sayang Allah. Karena Allah menjaga mereka tetap istiqamah selama Ramadan. Ungkapan sayang itulah tertular dalam empati mereka kepada fakir miskin.

Bahagia malam takbiran itu bukan karena kita punya kelengkapan untuk berpesta: pesta camilan, pesta busana, dan akhirnya pesta wisata dan poya-poya.

Bukan itu. Malam takbiran, sekali lagi, karena Allah tetap bersemayam dalam ruhani kita. Menerangi hati kita. Membekali kita hidayah untuk melalui hidup di sebelas bulan berikutnya.

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Walillahil Hamdu. [Mh]

 

 

Tags: Malam Kumandang Takbir
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

dr Ayu Widyaningrum, Pilih Tebar Kebahagian di Bulan Ramadhan bersama Hampir 1000 Anak Yatim daripada Jalani Hidup Sosialita

Next Post

Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada 10 April 2024

Next Post
Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada 10 April 2024

Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada 10 April 2024

Ramadanku Kali ini Berbeda

Ramadanku Kali ini Berbeda

Saling Menasehati Merupakan Perintah Dari Al Qur'an

Saling Menasehati Merupakan Perintah Dari Al Qur'an

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8550 shares
    Share 3420 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11388 shares
    Share 4555 Tweet 2847
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2284 shares
    Share 914 Tweet 571
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3847 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • Majza’ah bin Tsaur Al Sadusy, Sahabat Pemberani Penakluk Benteng Persia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga