• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 10 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Direktur Solidaritas Palestina Memanggil Kecam Penistaan Zionis Israel di Mesjid Al Aqsa

26/11/2017
in Berita
78
SHARES
597
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Peringatan Hari Internasional untuk Solidaritas Palestina yang diperingati setiap 29 November 2017 di seluruh dunia, digelar di Ballroom Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Ahad (26/11/2017). Acara ini digelar oleh Sahabat Palestina Memanggil (SPM) bekerja sama dengan Qupro Indonesia.

Perhelatan akbar yang dimulai pukul 08.00-16.000 WIB ini, dimeriahkan oleh Opick Tombo Ati, Melly Goeslaw, Dik Doank, Neno Warisman, Gen Halilintar, dan tim nasyid Izzatul Islam. Di acara ini juga dilakukan pelepasan relawan kemanusiaan yang akan berangkat ke tempat pengungsian warga Palestina di 3 negara, Turki, Suriah, dan Lebanon, untuk meyerahkan bantuan langsung dari hasil donasi yang selama ini dikumpulkan oleh SPM. 

Direktur Utama SPM Salim Assoba mengatakan, peringatan yang rutin digelar setiap tahun ini sebagai bentuk kecaman terhadap penistaan yang dilakukan Yahudi Israel terhadap Palestina dan Masjid Al Aqsa.

"Mengecam dan mengutuk keras yahudisasi kota Al Quds dan penistaan yang dilakukan tentara zionis Israel terhadap Masjidil Aqsa," kata Salim, di Jakarta (23/11/2017)

Selain itu, aksi ini juga merupakan penolakan segala bentuk campur tangan Israel dalam pengelolaan Masjidil Aqsa, termasuk pembagian waktu dan tempat khusus untuk Yahudi, serta keputusan Pemerintah Zionis Israel yang melarang mengumandangnya adzan di masjid-masjid Palestina.

"Mengecam keras keputusan pemerintah zionis Israel yang melarang mengumandangkan adzan dari masjid-masjid Palestina dengan alasan mengganggu warga di sekitar adalah bentuk pelanggaran HAM yang menjamin setiap pemeluk agama menunaikan ritual agamanya sesuai keyakinannya," ujar Salim.

SPM, lanjut Salim, menyerukan kepada semua pihak khususnya Pemerintah Amerika Serikat dan masyarakat internasional untuk menghormati hasil rekonsiliasi nasional antara dua gerakan besar di Palestina, Fatah dan Hamas, yang disepakati pada tanggal 12 Oktober 2017 di Kairo lalu, dalam mengakhiri blokade Jalur Gaza yang sudah berlangsung sejak 11 tahun lamanya.

"Mengingatkan kepada negara-negara Arab dan Islam untuk tidak melakukan normalisasi hubungan dengan Israel karena akan menyengsarakan bangsanya sendiri dan sikap itu merupakan sikap yang tidak solider kepada bangsa Palestina yang kini masih dijajah oleh Zionis Israel," jelas Salim.

Lebih jauh, Salim mengemukakan, SPM mendukung dan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) yang telah menyatakan bahwa Masjidil Aqsa merupakan situs milik umat Islam dan bukan milik orang Yahudi. 

"Untuk itu kami menyerukan kepada pemerintah RI dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo untuk tidak menyerah terhadap lobi-lobi Yahudi yang meminta agar Indonesia tidak mendukung keputusan UNESCO tersebut," seru Salim.

SPM mengajak PBB dan seluruh masyarakat internasional untuk lebih memperhatikan para pengungsi Palestina dan pengungsi-pengungsi lainnya. (Ilham)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Presidium Alumni 212 Tetap akan Gelar Peringatan Setahun Aksi 212 di Monas

Next Post

Opick dan Melly Jadi Duta Kemanusiaan Untuk Palestina

Next Post

Opick dan Melly Jadi Duta Kemanusiaan Untuk Palestina

Masjid Sultan Khazret di Kazakhstan Jadi Obyek Wisata

Ibu Negara Turki: Hapus Kekerasan Terhadap Perempuan

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    174 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Jangan Terbawa Arus

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Resep Singkong Keju Goreng

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Wanita yang Mendapat Salam dari Rabbnya

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga