• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Oase

Gotong Royong Kebiasaan yang Semakin ditinggalkan

16/11/2017
in Oase
89
SHARES
685
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Gotong royong menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu): masyarakat berhasil membangun sebuah masjid. rumah warga atau jembatan. Tradisi gotong-royong telah menjadi bagian dari praktik kehidupan masyarakat untuk menghadapi persoalan hidup sejak zaman dahulu. Tradisi gotong-royong pada hakikatnya merupakan warisan leluhur bangsa indonesia dengan variasi istilah dan penerapannya. Meskipun istilah dan penerapannya bervariasi, pada hakikatnya semua.

Gotong royong ini dilakukan karena seorang individu tidak mampu untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat seperti perbaikan sumur, perbaikan jalan, perbaikan irigasi, perbaikan rumah. 

[gambar1]

gambar : Poskota

Sekarang ini budaya gotong royong semakin memudar karena setiap pekerjaan yang dilakukan akan diminta upah atau imbalan. Penyebabnya kebutuhan masyarakat semakin tinggi. Ketika ada panggilan gotong royong sebagian anggota masyarakat lebih memilih untuk bekerja daripada gotong royong.

Untuk orang yang tidak memiliki uang atau masih taraf ekonomi rendah, ia akan mencari teman gotong-royong untuk menyelesaikan pekerjaannya.  Padahal, kegiatan gotong-royong ini harus tetap dilaksanakan pada kehidupan masyarakat agar tercipta kerja sama yang dapat mewujudkan kekompakan, serta perlunya usaha yang akan berguna pada masa yang akan datang sebagai warisan terhadap generasi penerus bangsa.

Harus diakui bahwa perubahan zaman juga membuat pola pikir masyarakat berubah. Saat ini kebanyakan apa-apa diukur dengan materi. Termasuk juga dalam kegiatan gotong royong. “Jika tidak ada bayaran ngapain keluar bekerja ? toh itu udah ada dananya” kalimat seperti itu sangat sering kita dengar jika ada kegiatan gotog royong pada saat ini, entah itu ada benarnya atau tidak semua diserahkan pada diri masing-masing. Alasan tidak ada waktu untuk keluar gotong royong juga sering diungkapkan oleh warga, meskipun itu pada hari libur sekalipun. Tidak jarang orang sampai harus membayar orang lain supaya bisa menggantikan kehadirannya, padahal sebenarnya dia ada di rumahnya. Jika tidak ada kegiatan seperti itu kapan lagi bisa berkumpul dengan tetangga? 

Gotong Royong memang sebuah tradisi yang baik. Sudah sepantasnya kita sebagai masyarakat Indonesia untuk membiasakan kebiasaan ini. (Ilham)

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cina Masih Jadi Negara Teratas yang Kirim Pelajar ke AS

Next Post

INDHEX 2017 Perkuat Daya Saing Produk Halal Indonesia

Next Post

INDHEX 2017 Perkuat Daya Saing Produk Halal Indonesia

Menteri Perdagangan: LPPOM MUI Harus Prioritaskan UKM untuk Sertifikasi Halal

Yuk Mengenal Kuliner Dunia di SIAL Interfood Expo

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9619 shares
    Share 3848 Tweet 2405
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1411 shares
    Share 564 Tweet 353
  • PUSPA Rayakan Satu Tahun Perjalanan: Satukan Perempuan dan Seni, Suarakan Kemanusiaan untuk Palestina

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Mengapa Mendoakan Kebaikan untuk Diri Sendiri Itu Penting?

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Jangan Tinggalkan Doa Ini di Setiap Penghujung Shalat

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tiga Pemuda Sindir Isu Sawit-Israel di Braga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4336 shares
    Share 1734 Tweet 1084
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11870 shares
    Share 4748 Tweet 2968
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga