ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Minggu, 17 November 2019 | 20 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
OASE

Gotong Royong Kebiasaan yang Semakin ditinggalkan

16 November 2017 19:22:24
Gotong Royong Kebiasaan yang Semakin ditinggalkan

ChanelMuslim.com - Gotong royong menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu): masyarakat berhasil membangun sebuah masjid. rumah warga atau jembatan. Tradisi gotong-royong telah menjadi bagian dari praktik kehidupan masyarakat untuk menghadapi persoalan hidup sejak zaman dahulu. Tradisi gotong-royong pada hakikatnya merupakan warisan leluhur bangsa indonesia dengan variasi istilah dan penerapannya. Meskipun istilah dan penerapannya bervariasi, pada hakikatnya semua.

Gotong royong ini dilakukan karena seorang individu tidak mampu untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat seperti perbaikan sumur, perbaikan jalan, perbaikan irigasi, perbaikan rumah. 

Gotong Royong Kebiasaan yang Semakin ditinggalkan

gambar : Poskota

Sekarang ini budaya gotong royong semakin memudar karena setiap pekerjaan yang dilakukan akan diminta upah atau imbalan. Penyebabnya kebutuhan masyarakat semakin tinggi. Ketika ada panggilan gotong royong sebagian anggota masyarakat lebih memilih untuk bekerja daripada gotong royong.

Untuk orang yang tidak memiliki uang atau masih taraf ekonomi rendah, ia akan mencari teman gotong-royong untuk menyelesaikan pekerjaannya.  Padahal, kegiatan gotong-royong ini harus tetap dilaksanakan pada kehidupan masyarakat agar tercipta kerja sama yang dapat mewujudkan kekompakan, serta perlunya usaha yang akan berguna pada masa yang akan datang sebagai warisan terhadap generasi penerus bangsa.

Harus diakui bahwa perubahan zaman juga membuat pola pikir masyarakat berubah. Saat ini kebanyakan apa-apa diukur dengan materi. Termasuk juga dalam kegiatan gotong royong. “Jika tidak ada bayaran ngapain keluar bekerja ? toh itu udah ada dananya” kalimat seperti itu sangat sering kita dengar jika ada kegiatan gotog royong pada saat ini, entah itu ada benarnya atau tidak semua diserahkan pada diri masing-masing. Alasan tidak ada waktu untuk keluar gotong royong juga sering diungkapkan oleh warga, meskipun itu pada hari libur sekalipun. Tidak jarang orang sampai harus membayar orang lain supaya bisa menggantikan kehadirannya, padahal sebenarnya dia ada di rumahnya. Jika tidak ada kegiatan seperti itu kapan lagi bisa berkumpul dengan tetangga? 

Gotong Royong memang sebuah tradisi yang baik. Sudah sepantasnya kita sebagai masyarakat Indonesia untuk membiasakan kebiasaan ini. (Ilham)



Penulis : anugrahilham
Bergabung di Oase ChanelMuslim.com sejak 01 January 2015

Tanggung jawab isi konten tulisan member oase diluar tanggung jawab redaksi

Anda bisa mengirimkan tulisan untuk rubrik oase di halaman ini atau silakan melakukan registrasi untuk anda yang belum terdaftar disini.
 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
BERITA LAINNYA
 
 
OASE
21 August 2018 12:50:28

Wisata Bencana

 
OASE
16 November 2017 19:22:24

Gotong Royong Kebiasaan yang Semakin ditinggalkan

 
OASE
02 May 2018 16:13:04

Wahai Ibu Berhentilah Sejenak

 
OASE
17 April 2018 12:03:18

Sensasi Pedas Tahu Gejrot Kang Banyu

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284