• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 9 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Kenali Penyebab Katarak Pada Bayi

11/08/2022
in Healthy
Penyebab katarak pada bayi

Foto: Ilustrasi (Pexels/Pixabay)

93
SHARES
717
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KENALI penyebab katarak pada bayi agar kita bisa lebih berhati-hati. Penyakit katarak memang bukan hanya bisa diderita oleh orang dewasa dan anak-anak tetapi juga pada bayi bahkan bayi yang baru lahir.

Penyakit katarak terdeteksi sebagai area berawan pada lensa mata atau keruhnya lensa mata.

Baca Juga: Hari Penglihatan Sedunia, Katarak jadi Gangguan Penglihatan Terbanyak di Indonesia

Kenali Penyebab Katarak pada Bayi

Jadi, ketika lensa mata menerima cahaya yang diteruskan ke retina untuk menangkap objek dengan jelas, maka keruh pada lensa mata menyebabkan cahaya tersebar dan objek yang diterima menjadi kabur. Katarak pada bayi baru lahir dikenal dengan katarak kongenital.

Dilansir dari Motherandbaby, menurut Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM(K), MmedEdu, spesialis Oftalmologi Pedriatik dan Strabismus, prosedur operasi katarak pada anak dapat menjadi lebih kompleks dibandingkan dengan pasien lanjut usia.

“Pada pasien anak, prosedur operasi katarak menjadi lebih komplek dibandingkan pasien dewasa/lanjut usia, sehingga prosedur operasi dilakukan dengan anastesi umum untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan operasi dengan pemeriksaan pra-operasi terlebih dahulu,” ujar Dr. Ni Retno Setyoningrum.

Katarak kongenital yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena keturunan, infeksi, masalah metabolik, diabetes, trauma, inflamasi, atau reaksi obat.

Sebagai contoh, antibiotik tetrasiklin yang digunakan untuk mengobati infeksi pada wanita hamil telah terbukti dapat menyebabkan katarak pada bayi yang baru lahir.

Katarak kongenital juga dapat terjadi jika selama kehamilan, ibu mengembangkan infeksi seperti campak atau rubella (penyebab paling umum), rubeola, cacar air, sitomegalovirus, herpes simpleks, herpes zoster, poliomielitis, influenza, virus Epstein-Barr, sifilis, dan toksoplasmosis.

Sedangkan, katarak pada bayi yang dialami setelah lahir bisa disebabkan karena cedera mata, diabetes, komplikasi masalah mata, perawatan radiasi dan steroid.

Hal ini menjadi penting untuk memeriksa kondisi mata anak sedini mungkin sejak baru lahir. Semakin dini katarak terdeteksi, semakin baik penglihatan yang bisa dimilikinya pada waktu lama.

Cara mudah mendeteksi katarak, yaitu dengan melihat tanda warna putih pada bagian kornea mata atau pada bagian mata yang berwarna hitam,

Mata terlihat tidak fokus melihat objek yang diberikan dan bila bayi sudah bisa merangkak, ia sering menabrak barang bahkan tembok. [Wnd/Cms]

Tags: Penyebab katarak pada bayi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kerjasama Suami Istri untuk Keharmonisan dan Kesuksesan Keluarga

Next Post

5 Cara Mengatasi Masalah Pencernaan Pada Anak

Next Post
5 Cara Mengatasi Masalah Pencernaan Pada Anak

5 Cara Mengatasi Masalah Pencernaan Pada Anak

BAZNAS Raih Penghargaan dari Majalah SWA dan Business Digest

BAZNAS Raih Penghargaan dari Majalah SWA dan Business Digest

Muslim Life Fest Kembali Digelar, Momentum Produk Halal Indonesia Menuju Dunia

Muslim Life Fest Kembali Digelar, Momentum Produk Halal Indonesia Menuju Dunia

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8609 shares
    Share 3444 Tweet 2152
  • Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3874 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11422 shares
    Share 4569 Tweet 2856
  • Suhud Alynudin Resmi Menjabat Ketua DPRD DKI Jakarta, Siap Mengemban Amanah Umat dan Warga Ibu Kota

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rumah Zakat Hadir Dampingi Penyintas Kebakaran Kemayoran, Salurkan Bantuan dan Lakukan Pendataan Kebutuhan Pengungsi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kajian Akbar Bertema Langkah Baik Bersama Muslim Pro dan Maybank Indonesia Digelar Secara Gratis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4401 shares
    Share 1760 Tweet 1100
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga