• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 25 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Tiga Fakta Proklamasi Menyatu dengan Perjuangan Islam

13/08/2022
in Fokus
Tiga Fakta Proklamasi Menyatu dengan Perjuangan Islam

Ilustrasi, foto: blogspot.com

87
SHARES
670
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PROKLAMASI kemerdekaan ternyata menyatu dengan perjuangan Umat Islam. Mulai dari waktu, tempat, dan negara-negara yang mengakuinya.

Siapa bilang proklamasi kemerdekaan tidak sejalan dengan perjuangan umat Islam. Bisa dibilang, seratus persen peristiwa bersejarah itu menyatu dengan perjuangan umat Islam Indonesia.

Tiga fakta berikut ini merupakan kenyataan bahwa umat Islam di Indonesia bukan sekadar tidak bisa dipisahkan dengan proklamasi, tapi menjadi spirit atau ruhnya.

Satu, Waktu Proklamasi.

Proklamasi kemerdekaan dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1945. Tentu, penentuan tanggal itu bukan asal pilih. Tapi memiliki makna yang dalam.

Salah satunya adalah bahwa tanggal itu bertepatan dengan 9 Ramadan. Tanggal 9 Ramadan jika ditulis dalam bentuk angka adalah 99. Atau tanggal 9 pada bulan ke-9. Hal ini karena bulan Ramadan dalam kalender hijriyah terletak pada urutan ke-9.

Angka 99 dalam Islam merupakan simbol Asmaul Husna. Selain itu, pada hari itu juga bertepatan dengan hari Jumat. Dalam Islam, hari Jumat merupakan sayyidul ayyam atau penghulu semua hari.

Dua, Tempat Pembacaan Proklamasi.

Selama ini, buku-buku sejarah hanya menyebut bahwa tempat pembacaan proklamasi dilakukan di rumah bung Karno di jalan Pegangsaan Timur nomor 56.

Padahal, rumah tersebut sejatinya milik seorang warga keturunan Arab. Namanya Faradj bin Said bin Awadh Martak. Jadi, bukan warga keturunan Cina, apalagi Belanda.

Beliau warga keturunan Yaman yang membangun bisnis di Jakarta. Kecintaannya dengan perjuangan kemerdekaan membuatnya menghibahkan salah satu rumahnya itu ke Bung Karno.

Di rumah itulah, Bung Karno membacakan teks proklamasi. Dan di rumah itu pula, Ibu Fatmawati menjahit bendera pusaka merah putih pada malam sebelum teks proklamasi dibacakan.

Salah satu dari cucu warga keturunan Yaman yang menghibahkan rumah bersejarah itu masih hidup. Ia bernama Yusuf Martak. Namanya dikenal karena menjadi salah satu pimpinan GNPF Ulama 212.

Tiga, Negara-negara yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia.

Dalam hukum internasional, sebuah negara baru bisa diakui kemerdekaannya jika ada pengakuan dari sedikitnya tiga negara.

Pada saat itu, dunia dikuasai blok Barat yang biasa disebut sekutu, Jerman, dan Jepang. Negara-negara itu merupakan yang menjajah Indonesia.

Jadi, sangat sulit mendapatkan pengakuan dari negara-negara yang menjadi bagian penjajahan di Indonesia.

Syukurnya, negara-negara muslim bersuara beda. Dipelopori oleh para aktivis Islam di masing-masing negara tersebut, akhirnya negara-negara muslim mengakui kemerdekaan Indonesia.

Negara-negara muslim tersebut adalah Mesir, Palestina, Arab Saudi, Suriah, dan Yaman. Kelimanya mengakui kemerdekaan Indonesia tentu karena spirit perjuangan umat Islam dunia.

 

Tags: Nilai Kemerdekaan dan Kepahlawanan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menjaga Prasangka Baik pada Allah

Next Post

Menangis karena Tidak Bisa Mendapatkan Ilmu

Next Post
Menangis karena tidak bisa mendapatkan ilmu

Menangis karena Tidak Bisa Mendapatkan Ilmu

6 Doa yang Bisa Dibaca sebelum Salam dalam Shalat

Pandangan Mata ke Telunjuk saat Tasyahud

Tips mengurangi makanan manis

Tips Mengurangi Makanan Manis agar Risiko Kadar Gula Darah Tinggi Berkurang

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9399 shares
    Share 3760 Tweet 2350
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4253 shares
    Share 1701 Tweet 1063
  • Mengupas Kinerja Digital Industri Halal, Indonesia Digital Halal Brand Award 2026 Digelar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11787 shares
    Share 4715 Tweet 2947
  • Genosida Gaza Berdampak ke Konser Ed Sheeran

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    635 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4826 shares
    Share 1930 Tweet 1207
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2492 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Indonesia Digital Halal Brand Award 2026 Dorong Brand Halal Perkuat Eksistensi dan Kepercayaan Konsumen di Era Digital

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga