• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 5 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Wisata

Kisah Abu Icin, Seorang Legenda Hidup Gunung Rinjani

17/07/2025
in Wisata
Kisah Abu Icin, Seorang Legenda Hidup Gunung Rinjani

Foto: travel.detik

86
SHARES
664
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGI para pendaki dan pecinta alam, nama Abu Icin sudah seperti legenda hidup di Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pria bernama lengkap Raisin Hamdi ini telah puluhan tahun menjadi pemandu sekaligus penyelamat di gunung tertinggi di Nusa Tenggara Barat tersebut.

Pria kelahiran 1967 itu merupakan salah satu rescuer senior dan juga dikenal sebagai sebagai pemandu yang telah lama membawa para wisatawan naik turun Gunung Rinjani.

Abu menceritakan awal mula ia mendaki Gunung Rinjani pada 1987. Saat itu Abu Icin mengaku hanya ikut-ikutan untuk menyalurkan hobi tidak pernah berpikir sebagai pemandu apalagi rescuer.

Setelah itu, pada tahun 1993 Abu Icin bersama rekan-rekannya mendirikan Organisasi Pecinta Alam Sangkareang (ORPLAS) yang merupakan organisasi pecinta alam tertua di Lombok Timur.

Abu Icin menceritakan pengalamanya pertama kali melakukan rescue di Gunung Rinjani pada 17 Agustus 1993 ketika pendaki asal Jakarta tenggelam di Danau Segara Anak.

Baca juga: Juliana Marins, Turis Brasil yang Jatuh di Puncak Gunung Rinjani

Kisah Abu Icin, Seorang Legenda Hidup Gunung Rinjani

Sejak saat itu, Abu Icin berpikir dan mulai mendalami pengetahuannya untuk melakukan sistem penyelamatan dan evakuasi di alam bebas terutama di daerah ekstrem seperti Gunung Rinjani.

Sejak saat itu ia mulai aktif sebagai relawan penyelamatan dan evakuasi, salah satunya ketika terjadinya bencana tsunami di Aceh pada 2004.

Abu Icin mengatakan karena pengalamannya yang mengevakuasi para korban tsunami Aceh menjadikan dirinya mulai terbiasa mengevakuasi korban dengan berbagai kondisi.

Pada tahun 2018, atas saran dari para juniornya di ORPLAS, ia kemudian mendirikan trekking organizer Abu Icin Adventure yang membuat dirinya sebagai pemandu dan rescuer di Gunung Rinjani.

Tahun yang sama, gempa besar mengguncang Lombok dan membuat ratusan pendaki terjebak di Gunung Rinjani. Abu Icin terjun langsung membantu evakuasi 500 orang, salah satunya korban meninggal yang diangkut menggunakan helikopter.

Selama menjadi rescuer, ia memperkirakan telah menangani sekitar 25 kasus evakuasi di Gunung Rinjani. Evakuasi yang paling sulit adalah mencari seorang mahasiswa kedokteran asal Bali selama 16 hari pencarian.

Abu Icin menuturkan, banyak rescuer handal yang berada di Unit SAR Lombok Timur yang dibina di ORPLAS, salah satunya Samsul Padli yang tergabung dalam tim SAR ketika melakukan evakuasi jenazah Juliana Marins turis asal Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/6/2025).

Abu Icin telah menapaki kakinya di puncak Gunung Rinjani sejak pertama kali melakukan pendakian sudah lebih dari 300 kali. Di usianya yang memasuki ke 58 tahun, ia masih aktif melakukan pendakian ke puncak Gunung Rinjani.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada 2001, Abu Icin menjadi salah satu perintis yang membuka jalur ke Gunung Rinjani melalui Timbanuh, Lombok Timur, atau yang dikenal dengan jalur Rinjani selatan.

Abu Icin dan kawan-kawan waktu itu berjalan dan mencoba menembus puncak Gunung Rinjani dari sisi selatan selama tiga tahun melakukan percobaan.

Sejak saat itu, Abu Icin dan anggota ORPLAS lainya melakukan pendakian setiap tahunnya. Sehingga pada tahun 2006, Abu Icin dan kawan-kawan mencoba membuat jalur dari puncak selatan Gunung Rinjani untuk menuruni danau segara anak kemudian naik ke Pelawangan Sembalun dan melakukan summit ke Gunung Rinjani.

Sejak saat itu, pendakian melalui jalur selatan Rinjani mulai banyak diminati oleh para pendaki. Namun karena jalurnya yang ekstrem, sehingga tidak sembarang orang bisa menaklukan puncak selatan Gunung Rinjani melalui jalur tersebut.

Sampai sekarang ini Abu Icin dan kawan-kawan sudah memasang pengaman untuk pendakian melalui jalur selatan Gunung Rinjani.

Abu Icin berpesan Gunung Rinjani memiliki keindahan tapi jangan sampai dari keindahan tersebut membuat lalai dan tidak memperhatikan keselamatan ketika melakukan pendakian. [Din]

Tags: Seorang Legenda Hidup Gunung Rinjani
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jepang Pecahkan Rekor Dunia untuk Kecepatan Internet Tercepat

Next Post

Praktisi Hukum Rosalita Chandra Soroti Penyekapan Anak di Boyolali: Motivasi, Kekerasan, dan Perlindungan Anak

Next Post
Praktisi Hukum Rosalita Chandra Soroti Penyekapan Anak di Boyolali

Praktisi Hukum Rosalita Chandra Soroti Penyekapan Anak di Boyolali: Motivasi, Kekerasan, dan Perlindungan Anak

Membersihkan dapur

Tips Hilangkan Bau Amis di Dapur

Tips Aman Gunakan Lensa Kontak

Tips Aman Gunakan Lensa Kontak

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    1724 shares
    Share 690 Tweet 431
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9035 shares
    Share 3614 Tweet 2259
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4084 shares
    Share 1634 Tweet 1021
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4726 shares
    Share 1890 Tweet 1182
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kemendikdasmen Buka Pendaftaran UKPPPG hingga 15 Agustus 2026

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Saudi Edu Expo 2026 Usai, Antusias Pengunjung Melonjak Lebih Tiga Kali Lipat

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga