• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Mengenal Sensory Processing Disorder, Reaksi Berlebihan Terhadap Input Sensori

27/04/2026
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Mengenal Sensory Processing Disorder, Reaksi Berlebihan Terhadap Input Sensori

Foto: Pixabay

99
SHARES
758
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Reaksi ekstrem terhadap input sensorik adalah tanda Sensory Processing Disorder (SPD). SPD sering terjadi pada anak autis, ADHD dan gangguan lainnya, tetapi juga dapat berdiri sendiri.

Sebagai contoh, saat Bunda memberi si kecil permainan sensori seperti sebuah adonan yang memiliki tekstur yang belum mereka kenal sebelumnya. Kemudian Bunda meletakkan adonan tersebut di tangan si kecil, namun mereka justru melemparnya dan menangis dengan kencang sambil berteriak.

Dilansir dari Baby Sparks, saat ini tidak ada statistik pasti tentang prevalensinya, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 1 dari 20 anak kecil mungkin menderita SPD.

Baca Juga: Bermain Pasir Baik Untuk Perkembangan Sensorik Si Kecil

Mengenal Sensory Processing Disorder, Reaksi Berlebihan Terhadap Input Sensori

SPD adalah suatu kondisi yang mempengaruhi cara otak memproses informasi yang datang melalui indera.

Seorang anak dengan SPD mungkin terlalu sensitif (hipersensitif) terhadap input sensorik, menyebabkan mereka berteriak dan menangis ketika musik terasa terlalu keras, misalnya.

Beberapa anak lain kurang peka (hiposensitif) terhadap masukan sensorik. Anak-anak ini mendambakan masukan sensorik, dan mungkin terlibat dalam perilaku seperti membenturkan kepala atau mencari sensasi.

Dan ada pula anak yang memiliki campuran gejala hipersensitif dan hiposensitif.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Anak-anak yang hipersensitif seringkali memiliki keengganan yang kuat terhadap tekstur dan makanan tertentu, membuat segalanya mulai dari waktu mandi hingga waktu makan malam menjadi sulit.

Anak-anak yang hiposensitif dapat berpartisipasi dalam perilaku berbahaya, seperti memakan benda-benda yang tidak dapat dimakan, untuk memenuhi kebutuhan sensorik mereka.

Umumnya anak-anak dengan SPS ini sering mengamuk dan tidak bisa dihibur.

SPD bisa sulit didiagnosis, karena gejalanya sering tumpang tindih dengan perilaku umum bayi dan balita. Kuncinya adalah memperhatikan apakah perilaku itu sering dan berkelanjutan.

Beriku ini beberapa tanda yang mungkin bisa Bunda perhatikan pada si kecil antara lain:

  • Lambat merangkak, berjalan, atau berlari
  • Tidak sadar ketika terluka, atau tidak tampak kesakitan
  • Bertindak sangat kesakitan dengan benjolan kecil atau goresan
  • Memiliki masalah makan, seperti tersedak, mencoba memakan benda-benda yang tidak dapat dimakan, atau menghindari tekstur, rasa, atau suhu tertentu.
  • Menolak pelukan
  • Terus-menerus perlu disentuh dan dipeluk
  • Membenturkan kepala, menggaruk kulit, atau melakukan perilaku lain yang dapat menyebabkan rasa sakit
  • Menghindari tekstur tertentu, seperti sesuatu yang lengket atau bergelombang
  • Tidak suka terhadap pakaian (terasa gatal/tidak nyaman/sakit saat menggunakan pakaian atau jenis pakaian tertentu)
  • Sering berjalan atau berlari ke sesuatu
  • Membuat ulah ketika waktunya pindah ke aktivitas baru
  • Takut berayun, meluncur, atau menggunakan peralatan bermain lainnya
  • Menangis atau menjerit saat mendengar musik atau berbicara keras, atau merasa lampu terlalu terang
  • Tidak bisa duduk diam

Jika si kecil menunjukkan beberapa gejala ini secara sering dan terus-menerus, penting untuk berbicara dengan dokter anak atau ahli terapi okupasi anak ya, Bunda! [Ln/Sdz]

Tags: Mengenal Sensory Processing DisorderReaksi Berlebihan Terhadap Input Sensori
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kanker Kolorektal Umumnya Terjadi pada Orang Lanjut Usia

Next Post

Cara Membuat Masker Putih Telur untuk Kencangkan Kulit Wajah

Next Post
Cara Membuat Masker Putih Telur untuk Kencangkan Kulit Wajah

Cara Membuat Masker Putih Telur untuk Kencangkan Kulit Wajah

Tokoh Perempuan Muslim yang Mengubah Wajah Sains dan Peradaban

Tokoh Perempuan Muslim yang Mengubah Wajah Sains dan Peradaban

Kesalahan dalam Membaca al-Qur'an

Kesalahan dalam Membaca Al-Qur'an

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    353 shares
    Share 141 Tweet 88
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8930 shares
    Share 3572 Tweet 2233
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4028 shares
    Share 1611 Tweet 1007
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1114 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3491 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4697 shares
    Share 1879 Tweet 1174
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11610 shares
    Share 4644 Tweet 2903
  • Buka Aura, Bagaimana Hukumnya menurut Syariah?

    5603 shares
    Share 2241 Tweet 1401
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5438 shares
    Share 2175 Tweet 1360
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga