• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 9 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Kisah Orangtua yang Teperdaya dengan Baby Sitter

27/06/2022
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Membentengi Anak dari Keburukan Sebelum Lahir

Foto: Pixabay

105
SHARES
805
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBELUM menyewa baby sitter ada baiknya orangtua menerapkan aturan terlebih dahulu apa saja tugasnya, jangan sampai tugas-tugas krusial seorang ibu dipegang oleh baby sitter. Selain itu orangtua harus paham dengan baik bagaimana merawat anak. Berikut ini ada kisah orangtua yang teperdaya dengan baby sitter karena minimnya pengetahuan tentang tumbuh kembang anak.

Saat bayiku akan segera lahir, kedatangan baby sitter ini sungguh kusyukuri. Berijazah, berpengalaman lebih dari 10 tahun, rekomendasi saudara pula. Awalnya baik-baik saja, Bun tapi lama-lama aku menemukan banyak kejanggalan.

Salah satunya, jika aku yang memintanya menggendong bayi, tangan baby sitter ini tidak bergerak. Dia bilang ke bayi,”Mama mau gendong, kok kamu nggak mau?”

Baca Juga: 6 Penyebab Baby Sitter Dipecat

Kisah Orangtua yang Teperdaya dengan Baby Sitter

Sebagai ibu yang tidak berpengalaman, kukira memang bayiku lebih nyaman di gendongan baby sitter, sehingga aku membiarkannya. Padahal aku meminta bayiku karena sudah waktunya ia menyusu.

Keanehan kedua, semua yang dilakukannya tidak sesuai dengan apa yang kudengar dari orangtua/dokter/buku/sekadar artikel internet.

Ternyata benar, setelah tahu kalau bayiku bergantung padanya, dia mulai minta pinjam uang. Pertama hanya jumlah kecil, hanya untuk membelikan baju untuk anaknya di desa. Janjinya akan dibayar dari gaji berikutnya.

Lama-kelamaan, jumlah yang dipinjamnya makin besar. Untuk beli kambing, beli HP, renovasi rumah. Padahal utang sebelumnya masih ada. Aku dan suami masih tidak curiga, selama kerjanya beres. Dia juga friendly dan humoris, sehingga mudah untuk suka padanya. Namun firasatku semakin kuat.

Aku mulai bertanya bagaimana cara-cara dia mengasuh anaknya sendiri, hingga suatu ketika dia kelepasan mengatakan setiap mau tidur, pasti anaknya diberi ASI hingga tertidur.

Bukan dengan cara digendong-gendong sampai si bayi jatuh tertidur seperti yang dilakukan pada bayiku. Benar ‘kan, firasatku yang mengatakan dia tidak mau memberikan bayiku untuk kugendong, padahal itu jamnya si bayi menyusu sebelum tidur.

ASI-ku awalnya banyak. Kurasakan nyeri di payudaraku. Tapi karena tidak disusukan, ASI-ku lama kelamaan menjadi makin sedikit. Dan dengan bodohnya, aku tetap berusaha mempercayai baby sitter ini!! Bayiku kelaparan, sementara aku punya ASI yang seharusnya bisa diminumnya!

Dia kuperlakukan seperti keluarga sejak awal kedatangannya. Bebas duduk di sofa, kamar ber-AC, kuajari main internet, bahkan bila belanja di swalayan pun, dia ambil barang tidak hanya untuk dirinya, tapi sekaligus untuk kebutuhan keluarganya di desa. Termasuk dia boleh ambil makanan apa pun di kulkas untuk dia makan.

Tapi bahkan daging yang dia beri untuk anakku itu jauuuh dari takaran yang disarankan dokter. Saat aku tanya, dia bilang kalau dagingnya ditambah, nanti anaknya susah BAB. Padahal ke asisten rumah tangga yang lain, dia bilang enggak suka anakku makan banyak daging, takut BAB-nya makin bau.

Banyak sekali hal-hal yang membuatku berpikir dia sengaja memanfaatkan ketidaktahuanku merawat bayi. Takaran susu formula, cara memberi makan, ASI, cara cebok, dll.

Kepercayaanku padanya juga dipengaruhi dengan tingkat ke-‘PD’-annya yang di atas rata-rata. Dia tipe orang yang berani berbohong. Pernah suatu kali aku tegur dia karena bayiku, belum ada setahun diajak berpanas-panas ria sewaktu tengah hari di jalan.

Hanya ke taman depan, kok”, katanya dengan nada culas. Bila aku tidak punya bukti, pasti aku diam karena dia sangat berani membela dirinya sendiri. Saat kukatakan ada tetangga yang bertemu dengannya di pos satpam (jauh sekali dari rumahku), baru dia diam. Belakangan, aku baru tau kalau ia ini pacaran sama salah satu satpam komplek

Berkali-kali aku menemukan dia berbohong. Dan seringnya, anakku dijadikan alasan. Bahkan anakku dari bayi sudah diatur-atur. Pernah saat aku memanggil anakku yang saat itu di kamar, aku bisa mendengar dia bilang,”Jangan dijawab.” Bagaimana bisa aku tidak emosi?

Jatah WFH dari kantor sudah habis, aku harus kembali WFO. Tapi kalau aku harus meninggalkan anakku di bawah pengasuhannya, mau jadi apa anakku nanti? Akhirnya kuputuskan resign saja. Mulai kurawat sendiri anakku. Sudahlah, daripada anakku tidak diurus sebagaimana mestinya, dimanipulasi, masih dibentak lagi. Sayonara saja.

Sekarang anakku lebih montok. Makan sesuai tekstur, dan jauh lebih mandiri. Saat anakku lihat video dia digendong baby sitter, dia bilang: “Aku mau turun main kok nggak boleh sama Sus (panggilan suster atau baby sitter -Red) ?” Langsung aku bersyukur aku menjauhkan baby sitter itu dari anakku.

Aku menulis ini bukan untuk mematikan pekerjan baby sitter ya. Dibawa ketawa (getir) aja pengalaman itu. Balasan itu, baik, atau jahat, toh ada yang mengatur. Pun kalau sesuatu terjadi, itu memang atas izin-Nya

Awalnya saya tidak mau menulis kisah ini karena saya mau melupakan orang itu dari hidup saya dan keluarga saya. Hanya saja, saya merasa egois sekali kalau ibu-ibu lain termakan trik baby sitter-baby sitter jenis ini. [Ln/HaiBunda]

Tags: baby sitterKisah Orangtua yang Teperdaya dengan Baby Sittertumbuh kembang anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kiat Mendidik Anak agar Soleh dan Solehah

Next Post

Menjejaki Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim, Muslimah Wahdah Helat Semarak Dzulhijjah se-Indonesia

Next Post
Menjejaki Pengorbanan Keluarga Ibrahim, Muslimah Wahdah Helat Semarak Dzulhijjah se-Indonesia

Menjejaki Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim, Muslimah Wahdah Helat Semarak Dzulhijjah se-Indonesia

Kisah Qabil dan Habil, Tragedi Pembunuhan Pertama di Dunia

Kisah Qabil dan Habil, Tragedi Pembunuhan Pertama di Dunia

Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    171 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Jangan Terbawa Arus

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    201 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Resep Singkong Keju Goreng

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Wanita yang Mendapat Salam dari Rabbnya

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga