• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Kisah Orangtua yang Teperdaya dengan Baby Sitter

27/06/2022
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Membentengi Anak dari Keburukan Sebelum Lahir

Foto: Pixabay

106
SHARES
819
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBELUM menyewa baby sitter ada baiknya orangtua menerapkan aturan terlebih dahulu apa saja tugasnya, jangan sampai tugas-tugas krusial seorang ibu dipegang oleh baby sitter. Selain itu orangtua harus paham dengan baik bagaimana merawat anak. Berikut ini ada kisah orangtua yang teperdaya dengan baby sitter karena minimnya pengetahuan tentang tumbuh kembang anak.

Saat bayiku akan segera lahir, kedatangan baby sitter ini sungguh kusyukuri. Berijazah, berpengalaman lebih dari 10 tahun, rekomendasi saudara pula. Awalnya baik-baik saja, Bun tapi lama-lama aku menemukan banyak kejanggalan.

Salah satunya, jika aku yang memintanya menggendong bayi, tangan baby sitter ini tidak bergerak. Dia bilang ke bayi,”Mama mau gendong, kok kamu nggak mau?”

Baca Juga: 6 Penyebab Baby Sitter Dipecat

Kisah Orangtua yang Teperdaya dengan Baby Sitter

Sebagai ibu yang tidak berpengalaman, kukira memang bayiku lebih nyaman di gendongan baby sitter, sehingga aku membiarkannya. Padahal aku meminta bayiku karena sudah waktunya ia menyusu.

Keanehan kedua, semua yang dilakukannya tidak sesuai dengan apa yang kudengar dari orangtua/dokter/buku/sekadar artikel internet.

Ternyata benar, setelah tahu kalau bayiku bergantung padanya, dia mulai minta pinjam uang. Pertama hanya jumlah kecil, hanya untuk membelikan baju untuk anaknya di desa. Janjinya akan dibayar dari gaji berikutnya.

Lama-kelamaan, jumlah yang dipinjamnya makin besar. Untuk beli kambing, beli HP, renovasi rumah. Padahal utang sebelumnya masih ada. Aku dan suami masih tidak curiga, selama kerjanya beres. Dia juga friendly dan humoris, sehingga mudah untuk suka padanya. Namun firasatku semakin kuat.

Aku mulai bertanya bagaimana cara-cara dia mengasuh anaknya sendiri, hingga suatu ketika dia kelepasan mengatakan setiap mau tidur, pasti anaknya diberi ASI hingga tertidur.

Bukan dengan cara digendong-gendong sampai si bayi jatuh tertidur seperti yang dilakukan pada bayiku. Benar ‘kan, firasatku yang mengatakan dia tidak mau memberikan bayiku untuk kugendong, padahal itu jamnya si bayi menyusu sebelum tidur.

ASI-ku awalnya banyak. Kurasakan nyeri di payudaraku. Tapi karena tidak disusukan, ASI-ku lama kelamaan menjadi makin sedikit. Dan dengan bodohnya, aku tetap berusaha mempercayai baby sitter ini!! Bayiku kelaparan, sementara aku punya ASI yang seharusnya bisa diminumnya!

Dia kuperlakukan seperti keluarga sejak awal kedatangannya. Bebas duduk di sofa, kamar ber-AC, kuajari main internet, bahkan bila belanja di swalayan pun, dia ambil barang tidak hanya untuk dirinya, tapi sekaligus untuk kebutuhan keluarganya di desa. Termasuk dia boleh ambil makanan apa pun di kulkas untuk dia makan.

Tapi bahkan daging yang dia beri untuk anakku itu jauuuh dari takaran yang disarankan dokter. Saat aku tanya, dia bilang kalau dagingnya ditambah, nanti anaknya susah BAB. Padahal ke asisten rumah tangga yang lain, dia bilang enggak suka anakku makan banyak daging, takut BAB-nya makin bau.

Banyak sekali hal-hal yang membuatku berpikir dia sengaja memanfaatkan ketidaktahuanku merawat bayi. Takaran susu formula, cara memberi makan, ASI, cara cebok, dll.

Kepercayaanku padanya juga dipengaruhi dengan tingkat ke-‘PD’-annya yang di atas rata-rata. Dia tipe orang yang berani berbohong. Pernah suatu kali aku tegur dia karena bayiku, belum ada setahun diajak berpanas-panas ria sewaktu tengah hari di jalan.

Hanya ke taman depan, kok”, katanya dengan nada culas. Bila aku tidak punya bukti, pasti aku diam karena dia sangat berani membela dirinya sendiri. Saat kukatakan ada tetangga yang bertemu dengannya di pos satpam (jauh sekali dari rumahku), baru dia diam. Belakangan, aku baru tau kalau ia ini pacaran sama salah satu satpam komplek

Berkali-kali aku menemukan dia berbohong. Dan seringnya, anakku dijadikan alasan. Bahkan anakku dari bayi sudah diatur-atur. Pernah saat aku memanggil anakku yang saat itu di kamar, aku bisa mendengar dia bilang,”Jangan dijawab.” Bagaimana bisa aku tidak emosi?

Jatah WFH dari kantor sudah habis, aku harus kembali WFO. Tapi kalau aku harus meninggalkan anakku di bawah pengasuhannya, mau jadi apa anakku nanti? Akhirnya kuputuskan resign saja. Mulai kurawat sendiri anakku. Sudahlah, daripada anakku tidak diurus sebagaimana mestinya, dimanipulasi, masih dibentak lagi. Sayonara saja.

Sekarang anakku lebih montok. Makan sesuai tekstur, dan jauh lebih mandiri. Saat anakku lihat video dia digendong baby sitter, dia bilang: “Aku mau turun main kok nggak boleh sama Sus (panggilan suster atau baby sitter -Red) ?” Langsung aku bersyukur aku menjauhkan baby sitter itu dari anakku.

Aku menulis ini bukan untuk mematikan pekerjan baby sitter ya. Dibawa ketawa (getir) aja pengalaman itu. Balasan itu, baik, atau jahat, toh ada yang mengatur. Pun kalau sesuatu terjadi, itu memang atas izin-Nya

Awalnya saya tidak mau menulis kisah ini karena saya mau melupakan orang itu dari hidup saya dan keluarga saya. Hanya saja, saya merasa egois sekali kalau ibu-ibu lain termakan trik baby sitter-baby sitter jenis ini. [Ln/HaiBunda]

Tags: baby sitterKisah Orangtua yang Teperdaya dengan Baby Sittertumbuh kembang anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kiat Mendidik Anak agar Soleh dan Solehah

Next Post

Menjejaki Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim, Muslimah Wahdah Helat Semarak Dzulhijjah se-Indonesia

Next Post
Menjejaki Pengorbanan Keluarga Ibrahim, Muslimah Wahdah Helat Semarak Dzulhijjah se-Indonesia

Menjejaki Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim, Muslimah Wahdah Helat Semarak Dzulhijjah se-Indonesia

Kisah Qabil dan Habil, Tragedi Pembunuhan Pertama di Dunia

Kisah Qabil dan Habil, Tragedi Pembunuhan Pertama di Dunia

Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11481 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    244 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga