• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Ketua Himpaudi: Anak Usia Dini Harus Dilatih Berpikir Kritis

18/03/2024
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Mengajarkan Membaca Memang Sejak Lahir

Mengajarkan Membaca Memang Sejak Lahir (foto: Pinterest/Pedagogia Millenia)

96
SHARES
741
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK usia dini harus bisa dilatih untuk berpikir kritis. Pasalnya, anak berusia 0-2 tahun sedang mengalami perkembangan dalam sel-sel otaknya.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si. mengatakan bahwa hendaknya, sejak usia 0-2 tahun, anak harus dilatih untuk berpikir kritis atau critical thinking.

“Jangan takut untuk mulai mendaftarkan anak pada fasilitas pendidikan sejak usia 2 tahun, sedini mungkin agar dapat mengembangkan karakter dan life skill. Guru dapat membuat rencana kegiatan pembelajaran, orang tua dapat mengimplementasikan rencana kegiatan dari rumah,” jelas Prof. Netti, dalam diskusi daring, Selasa (16/2/2021) lalu.

Usia dini, kata Prof. Netti, adalah usia emas dalam membangun pondasi belajar dan hidup anak-anak.

Usia 0-2 tahun merupakan masa krusial anak karena apabila sel otaknya tidak tersambung atau terstimulasi dengan baik, terjadilah fase penghapusan sel otak atau yang lebih dikenal dengan istilah use it or loose it.

Prof. Netti menjelaskan, hal tersebut ditentukan oleh kualitas dan kuantitas stimulasi karena setiap detik terjadi 1,684 juta sambungan sel otak.

“Sementara, kualitas stimulasi terkait pada aspek perkembangan atas apa saja yang distimulasikan pada anak dengan cara yang tepat atau tidak,” kata Netti.

Baca juga: 4 Rekomendasi Tontonan Edukatif untuk Anak Usia Dini

Ketua Himpaudi: Anak Usia Dini Harus Dilatih Berpikir Kritis

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orang tua demi keberhasilan pendidikan anak usia dini.

Latihan berpikir kritis atau critical thinking sangat penting saat ini karena banyak informasi yang masuk di era digital sehingga anak terlatih untuk memilah informasi mana yang berguna, mana yang tidak.

Selain itu, anak juga harus dilatih untuk berpikir kreatif dan mengembangkan kemampuan kognitif agar memiliki daya juang lebih, terlebih di era pandemi seperti ini.

“Selain nutrisi gizi, orang tua juga hendaknya memberikan nutrisi hati kepada anak agar anak tidak memiliki trauma atau luka masa kecil yang bisa dibawa hingga dewasa nanti,” jelas Prof. Netti.

Pola komunikasi yang baik dan benar antara anak dan orang tua juga merupakan aspek stimulasi yang penting pada anak usia dini.[ind]

sumber: antaranews

Tags: Anak Usia Dini Harus Dilatih Berpikir Kritis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar dari Kesucian, Ketundukan dan Keteguhan Maryam binti Imran

Next Post

Cara Menghindari Lapar Mata saat Mencari Takjil

Next Post
Cara Menghindari Lapar Mata saat Mencari Takjil

Cara Menghindari Lapar Mata saat Mencari Takjil

De Fleur ‘Raya Collection’ Lia Soraya

De Fleur 'Raya Collection' Lia Soraya

Memperkuat Spiritualitas Sebelum Bertugas, Personel Polres Inhu dan Jajaran Polsek lantunkan Asmaul Husna

Memperkuat Spiritualitas Sebelum Bertugas, Personel Polres Inhu dan Jajaran Polsek lantunkan Asmaul Husna

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8244 shares
    Share 3298 Tweet 2061
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Menghina Allah dalam Hati

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4228 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11269 shares
    Share 4508 Tweet 2817
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4550 shares
    Share 1820 Tweet 1138
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga