• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 3 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Bayi Tersenyum di Dalam Tidurnya

27/04/2026
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Bayi Tersenyum Di Dalam Tidurnya

Foto: Unsplash

93
SHARES
719
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BUNDA mungkin pernah melihat si kecil yang bahkan masih bayi tersenyum di dalam tidurnya. Ada dua kemungkinan yang terjadi padanya, gerak refleks atau ia sedang bermimpi.

Mereka belum memiliki keterampilan komunikasi untuk menyampaikannya kepada kita.

Para peneliti juga masih mencari tahu untuk memahami otak bayi dalam memproses informasi. Ini merupakan faktor besar mengapa manusia bermimpi.

Baca Juga: Rata-Rata Usia Tumbuh Gigi Pada Bayi

Bayi Tersenyum di Dalam Tidurnya

Jika bayi tampak gembira atau kesal saat tidur, kemungkinan ada faktor lain yang berperan.

Mari kita lihat siklus tidur si kecil, apa yang kita ketahui tentang mimpi, dan informasi apa yang peneliti masih bekerja untuk mengungkap tentang keadaan bawah sadar bayi.

Mimpi dapat terjadi selama tahap tidur apa pun, tetapi kemungkinan besar terjadi selama REM (rapid eye movement) atau fase tidur aktif, sebagaimana dilansir dari Very Well Family.

Menuru IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), fase tidur REM (rapid eye movement) atau fase tidur aktif pada bayi memiliki ciri- ciri nafas tidak teratur, tubuh cenderung tegang, bola mata bergerak- gerak di bawah kelopak mata  dan bayi mudah terbangun dari tidurnya.

Fase ini berperan dapat restorasi emosi dan kognitif bayi. Pada bayi usia 1 bulan, fase REM berkisar 50 persen, tetapi fase ini akan berkurang seiring bertambahnya usia anak hingga mencapai 20 persen pada usia 3 tahun.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada orang dewasa, tidur pada fase ini juga disebut sebagai paradoks tidur, karena ketika otak dan sistem tubuh lainnya aktif bekerja, otot-otot menjadi lebih relaks.

Mimpi biasanya terjadi pada fase tidur ini, akibat peningkatan aktivitas otak yang di lain sisi kelumpuhan sementara terjadi pada otot, demikian dikutip dari halodoc.com.

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi menghabiskan hingga 50% dari tidur mereka dalam fase REM, sedangkan orang dewasa menghabiskan sekitar 20% dari waktu mereka untuk tidur dalam fase ini.

Gelombang otak yang menyerupai tidur REM telah diamati di dalam rahim antara usia kehamilan 25 dan 28 minggu.

Meskipun masih belum meyakinkan, para peneliti berspekulasi ini bisa berarti tidur REM dimulai bahkan sebelum kelahiran.

Jika bayi mengalami tidur REM, maka orang mungkin berasumsi bahwa mereka juga sedang bermimpi.

Namun, para peneliti mengatakan tidak sesederhana itu. Proses bermimpi berarti secara perkembangan mampu berpikir abstrak.

Beberapa ahli saraf percaya bahwa anak-anak pertama-tama harus memiliki kemampuan untuk membayangkan hal-hal secara visual dan spasial untuk diimpikan, dan bayi tidak memiliki kesadaran itu. [Ln/Sdz]

Tags: Bayi Tersenyum Di Dalam Tidurnya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tutorial Hijab Pashmina Simpel untuk Aktivitas Sehari-Hari

Next Post

Metode Parent-Child Led: Bantu Si Kecil Kembangkan Bakatnya

Next Post
Metode Parent-Child Led: Bantu Si Kecil Kembangkan Bakatnya

Metode Parent-Child Led: Bantu Si Kecil Kembangkan Bakatnya

Berdamai dengan Emosi Istri

8 Langkah Membangun Komunikasi yang Nyaman dengan Pasangan

Mengenal Sensory Processing Disorder, Reaksi Berlebihan Terhadap Input Sensori

Mengenal Sensory Processing Disorder, Reaksi Berlebihan Terhadap Input Sensori

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9449 shares
    Share 3780 Tweet 2362
  • Kemenag Gelar Sosialisasi Masa Persiapan Pensiun bagi ASN yang Memasuki Purnabakti

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2440 shares
    Share 976 Tweet 610
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4274 shares
    Share 1710 Tweet 1069
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11807 shares
    Share 4723 Tweet 2952
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1325 shares
    Share 530 Tweet 331
  • Menghina Allah dalam Hati

    645 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Keberkahan Palestina dalam Al-Qur’an dan Hadis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Apa itu Creatine dan Apa Saja Manfaatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga