• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Bayi Tersenyum di Dalam Tidurnya

27/04/2026
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Bayi Tersenyum Di Dalam Tidurnya

Foto: Unsplash

91
SHARES
702
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BUNDA mungkin pernah melihat si kecil yang bahkan masih bayi tersenyum di dalam tidurnya. Ada dua kemungkinan yang terjadi padanya, gerak refleks atau ia sedang bermimpi.

Mereka belum memiliki keterampilan komunikasi untuk menyampaikannya kepada kita.

Para peneliti juga masih mencari tahu untuk memahami otak bayi dalam memproses informasi. Ini merupakan faktor besar mengapa manusia bermimpi.

Baca Juga: Rata-Rata Usia Tumbuh Gigi Pada Bayi

Bayi Tersenyum di Dalam Tidurnya

Jika bayi tampak gembira atau kesal saat tidur, kemungkinan ada faktor lain yang berperan.

Mari kita lihat siklus tidur si kecil, apa yang kita ketahui tentang mimpi, dan informasi apa yang peneliti masih bekerja untuk mengungkap tentang keadaan bawah sadar bayi.

Mimpi dapat terjadi selama tahap tidur apa pun, tetapi kemungkinan besar terjadi selama REM (rapid eye movement) atau fase tidur aktif, sebagaimana dilansir dari Very Well Family.

Menuru IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), fase tidur REM (rapid eye movement) atau fase tidur aktif pada bayi memiliki ciri- ciri nafas tidak teratur, tubuh cenderung tegang, bola mata bergerak- gerak di bawah kelopak mata  dan bayi mudah terbangun dari tidurnya.

Fase ini berperan dapat restorasi emosi dan kognitif bayi. Pada bayi usia 1 bulan, fase REM berkisar 50 persen, tetapi fase ini akan berkurang seiring bertambahnya usia anak hingga mencapai 20 persen pada usia 3 tahun.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada orang dewasa, tidur pada fase ini juga disebut sebagai paradoks tidur, karena ketika otak dan sistem tubuh lainnya aktif bekerja, otot-otot menjadi lebih relaks.

Mimpi biasanya terjadi pada fase tidur ini, akibat peningkatan aktivitas otak yang di lain sisi kelumpuhan sementara terjadi pada otot, demikian dikutip dari halodoc.com.

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi menghabiskan hingga 50% dari tidur mereka dalam fase REM, sedangkan orang dewasa menghabiskan sekitar 20% dari waktu mereka untuk tidur dalam fase ini.

Gelombang otak yang menyerupai tidur REM telah diamati di dalam rahim antara usia kehamilan 25 dan 28 minggu.

Meskipun masih belum meyakinkan, para peneliti berspekulasi ini bisa berarti tidur REM dimulai bahkan sebelum kelahiran.

Jika bayi mengalami tidur REM, maka orang mungkin berasumsi bahwa mereka juga sedang bermimpi.

Namun, para peneliti mengatakan tidak sesederhana itu. Proses bermimpi berarti secara perkembangan mampu berpikir abstrak.

Beberapa ahli saraf percaya bahwa anak-anak pertama-tama harus memiliki kemampuan untuk membayangkan hal-hal secara visual dan spasial untuk diimpikan, dan bayi tidak memiliki kesadaran itu. [Ln/Sdz]

Tags: Bayi Tersenyum Di Dalam Tidurnya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tutorial Hijab Pashmina Simpel untuk Aktivitas Sehari-Hari

Next Post

Metode Parent-Child Led: Bantu Si Kecil Kembangkan Bakatnya

Next Post
Metode Parent-Child Led: Bantu Si Kecil Kembangkan Bakatnya

Metode Parent-Child Led: Bantu Si Kecil Kembangkan Bakatnya

Cara Membuat Masker Wajah dari Kacang Almond

Cara Membuat Masker Wajah dari Kacang Almond

Berdamai dengan Emosi Istri

8 Langkah Membangun Komunikasi yang Nyaman dengan Pasangan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8381 shares
    Share 3352 Tweet 2095
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4298 shares
    Share 1719 Tweet 1075
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3782 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Gaza Story Night: Diskusi Hangat tentang Realitas di Palestina

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • BSI dan BAZNAS Luncurkan Layanan Pembayaran Kurban dan DAM Digital untuk Dukung Ekonomi Desa

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • BAZNAS dan BSI Perkuat Kolaborasi Layanan Kurban dan DAM Berbasis Digital

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Istana Nurul Iman Brunei Tercatat Terbesar di Dunia, Luasnya hingga 200.000 Meter Persegi

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga