• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Tips Mencuci Hijab Bahan Ceruti agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Rusak

26/05/2026
in Tips
Tips Mencuci Hijab Bahan Ceruti agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Rusak

Sumber: Pexels

70
SHARES
540
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HIJAB berbahan ceruti menjadi salah satu pilihan favorit banyak muslimah karena tampilannya yang elegan, ringan, dan nyaman digunakan. Kain ceruti memiliki karakteristik yang lembut dengan tekstur sedikit berpasir serta jatuh saat dikenakan, sehingga cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari acara formal hingga kegiatan sehari-hari.

Meski terlihat cantik dan anggun, bahan ceruti memerlukan perawatan khusus agar tidak mudah rusak. Cara mencuci yang kurang tepat dapat menyebabkan kain menjadi kusut, melar, bahkan kehilangan kelembutannya. Oleh karena itu, penting untuk memahami teknik mencuci hijab ceruti yang benar agar tetap awet dan nyaman dipakai dalam jangka waktu lama.

Baca Juga: Kenali Jenis Bahan Hijab, Ada Favoritmu?

Tips Mencuci Hijab Bahan Ceruti agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Rusak

Mengenal Karakteristik Bahan Ceruti

Ceruti merupakan jenis kain yang umumnya terbuat dari serat sintetis seperti polyester dengan tekstur ringan dan sedikit transparan. Menurut artikel yang diterbitkan oleh Hijup Magazine, kain ceruti banyak digunakan untuk hijab karena memiliki tampilan flowy dan tidak terlalu tebal sehingga nyaman dikenakan di iklim tropis seperti Indonesia.

Karena teksturnya yang halus, bahan ini membutuhkan perlakuan yang lebih lembut dibandingkan beberapa jenis kain lainnya.

Pisahkan dari Pakaian yang Kasar

Sebelum mencuci, pisahkan hijab ceruti dari pakaian berbahan kasar seperti jeans, jaket, atau pakaian yang memiliki ritsleting dan kait logam. Gesekan dengan bahan yang kasar dapat menyebabkan serat kain tertarik dan menimbulkan kerusakan pada permukaan hijab.

Langkah sederhana ini sering diabaikan, padahal sangat membantu menjaga kualitas kain tetap baik.

Lebih Baik Dicuci dengan Tangan

Meskipun beberapa hijab ceruti dapat dicuci menggunakan mesin cuci, mencuci dengan tangan tetap menjadi pilihan yang lebih aman. Menurut panduan perawatan kain dari Wolipop Detik, pencucian manual membantu mengurangi risiko kain melar dan rusak akibat putaran mesin yang terlalu kuat.

Gunakan air bersuhu normal dan deterjen yang lembut. Rendam hijab selama beberapa menit, lalu kucek perlahan pada bagian yang terkena noda. Hindari menggosok kain terlalu keras karena dapat merusak teksturnya.

Hindari Penggunaan Pemutih

Jika hijab berwarna terang terlihat kusam, jangan langsung menggunakan cairan pemutih. Kandungan bahan kimia yang kuat dapat merusak serat kain dan menyebabkan warna memudar.

Sebagai alternatif, gunakan deterjen khusus pakaian halus atau produk pencuci yang dirancang untuk kain berbahan lembut. Cara ini lebih aman untuk menjaga warna dan kualitas hijab.

Jangan Diperas Terlalu Kuat

Setelah dicuci, banyak orang terbiasa memeras pakaian dengan kuat agar air cepat keluar. Namun, kebiasaan ini sebaiknya dihindari pada hijab ceruti.

Cukup tekan perlahan kain untuk mengurangi air yang tersisa. Memeras terlalu keras dapat menyebabkan bentuk hijab berubah dan membuat kain mudah kusut.

Jemur di Tempat Teduh

Paparan sinar matahari yang terlalu terik dapat mempercepat kerusakan warna pada kain. Oleh karena itu, hijab ceruti sebaiknya dijemur di tempat yang teduh namun tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.

Menurut tips perawatan kain yang dimuat oleh Kompas.com, pengeringan di tempat teduh membantu menjaga warna pakaian tetap cerah lebih lama.

Saat menjemur, gantungkan hijab secara rapi agar bentuknya tetap terjaga dan tidak meninggalkan bekas lipatan yang sulit hilang.

Setrika dengan Suhu Rendah

Bahan ceruti umumnya tidak memerlukan suhu setrika yang terlalu tinggi. Jika ingin menyetrika hijab, gunakan suhu rendah atau lapisi kain dengan kain tipis lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan panas.

Panas yang berlebihan dapat membuat serat sintetis pada kain menjadi rusak atau bahkan meleleh.

Simpan dengan Benar

Setelah hijab benar-benar kering, lipat dengan rapi atau gantung di lemari. Hindari menumpuk terlalu banyak hijab dalam satu tempat karena dapat menyebabkan kusut dan sulit dirapikan saat akan digunakan.

Penyimpanan yang baik juga membantu menjaga bentuk hijab tetap indah dan siap dipakai kapan saja.

Hijab berbahan ceruti memang menawarkan tampilan yang elegan dan nyaman digunakan, tetapi perawatannya memerlukan perhatian khusus. Dengan mencuci secara lembut, menghindari pemutih, menjemur di tempat teduh, serta menyimpannya dengan benar, hijab ceruti dapat tetap awet dan terlihat seperti baru meskipun sering digunakan. Perawatan yang tepat tidak hanya menjaga kualitas kain, tetapi juga membuat hijab lebih nyaman dipakai dalam berbagai kesempatan. [DW]

Tags: Tips Mencuci Hijab Bahan Ceruti agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Rusak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jemaah Haji Asal Karawang Meninggal Dunia saat di Masjidil Haram

Next Post

Arafah dan Adha: Menjadi Jiwa Muthmainnah atau Seonggok Bangkai (2)

Next Post
Arafah dan Adha: Menjadi Jiwa Muthmainnah atau Seonggok Bangkai (2)

Arafah dan Adha: Menjadi Jiwa Muthmainnah atau Seonggok Bangkai (2)

Makna Puasa Arafah

Makna Puasa Arafah

Ayahku Harun, Pamanku Musa

Kubur Manusia Terlaknat, Abu Lahab

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9276 shares
    Share 3710 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga