KERANG menjadi salah satu bahan makanan laut yang banyak digemari karena rasanya gurih dan teksturnya kenyal. Bahan makanan ini bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat mulai dari kerang saus tiram hingga tumis kerang pedas. Namun sebelum dimasak ada satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan yaitu membersihkannya dengan benar.
Kerang yang sudah dikupas memang lebih praktis karena tidak perlu lagi membuka cangkangnya. Meskipun demikian daging kerang masih mungkin menyimpan pasir atau kotoran yang menempel. Jika tidak dibersihkan dengan baik kotoran tersebut dapat mengganggu tekstur dan cita rasa masakan.
Selain itu kerang termasuk makanan laut yang mudah mengalami penurunan kualitas apabila tidak disimpan dengan benar. Oleh karena itu proses pembersihan harus dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan. Berikut beberapa cara membersihkan kerang kupas sebelum diolah menjadi masakan.
Bagaimana Cara Membersihkan Kerang yang Sudah Dikupas agar Tidak Amis dan Bebas Pasir?
1. Pilih Kerang yang Masih Segar
Langkah pertama adalah memeriksa kondisi kerang sebelum dicuci. Kerang segar umumnya memiliki tekstur daging yang lembap dan tidak berlendir secara berlebihan.
Perhatikan juga aromanya. Kerang yang masih baik biasanya memiliki aroma laut yang ringan dan tidak menyengat. Hindari kerang yang mengeluarkan bau busuk atau aroma seperti amonia.
Jika kerang terasa sangat lembek atau menunjukkan perubahan warna yang tidak wajar sebaiknya jangan digunakan. Proses pencucian tidak dapat membuat kerang yang sudah rusak menjadi aman untuk dikonsumsi.
2. Siapkan Air Bersih dan Wadah
Sebelum membersihkan kerang siapkan wadah bersih dan air layak minum yang mengalir. Gunakan air dingin untuk membilas daging kerang agar kondisinya tetap terjaga.
Hindari menggunakan air yang tidak jelas kebersihannya. Pastikan wadah yang digunakan juga tidak tercampur dengan sisa bahan makanan mentah lainnya.
Sebaiknya bersihkan kerang secara terpisah dari sayuran dan bahan makanan yang sudah matang. Hal ini bertujuan mencegah perpindahan bakteri dari makanan mentah ke makanan siap santap.
3. Bilas Kerang dengan Air Mengalir
Masukkan kerang kupas ke dalam saringan kemudian bilas menggunakan air mengalir. Balik kerang secara perlahan menggunakan tangan agar seluruh permukaannya terkena air.
Jangan menggosok daging kerang terlalu keras karena teksturnya relatif lunak. Gosokan yang berlebihan dapat membuat daging hancur dan kehilangan bentuknya.
Perhatikan bagian lipatan atau permukaan daging yang mungkin masih menyimpan pasir. Jika terlihat kotoran yang menempel bersihkan secara perlahan menggunakan ujung jari.
4. Periksa dan Buang Sisa Kotoran
Setelah dibilas periksa kerang satu per satu. Cara ini penting terutama jika kerang dibeli dalam bentuk kupasan yang belum dibersihkan secara menyeluruh.
Perhatikan apakah masih terdapat pasir atau bagian kotoran berwarna gelap yang menempel pada dagingnya. Buang bagian yang terlihat tidak layak dikonsumsi.
Pada beberapa jenis kerang terdapat bagian saluran pencernaan yang masih berisi pasir atau sisa makanan. Bagian tersebut dapat dibersihkan sesuai jenis kerangnya.
Namun tidak semua kerang memiliki bentuk dan bagian dalam yang sama. Karena itu jangan sembarangan membuang bagian daging yang sebenarnya aman dikonsumsi.
5. Rendam Sebentar Jika Masih Ada Pasir
Apabila kerang masih menyimpan pasir setelah dibilas kamu dapat melakukan pembilasan tambahan. Masukkan kerang ke dalam wadah berisi air dingin yang bersih selama beberapa menit.
Aduk perlahan agar kotoran yang terlepas dapat mengendap di dasar wadah. Setelah itu angkat kerang menggunakan saringan tanpa menuangkan seluruh air rendaman bersama dagingnya.
Jangan merendam kerang terlalu lama pada suhu ruang. Kerang merupakan makanan laut yang mudah mengalami pertumbuhan bakteri jika dibiarkan dalam kondisi yang tidak dingin.
Perlu diketahui bahwa perendaman tidak selalu efektif mengeluarkan pasir dari kerang yang sudah dikupas. Oleh sebab itu pemeriksaan manual tetap diperlukan.
6. Tiriskan Kerang Sebelum Dimasak
Setelah selesai dibersihkan letakkan kerang pada saringan hingga airnya berkurang. Kamu juga bisa menggunakan tisu dapur bersih untuk menyerap kelebihan air.
Kerang yang terlalu basah dapat membuat bumbu masakan menjadi encer. Proses meniriskan juga membantu bumbu lebih mudah menempel ketika kerang ditumis atau dimasak menggunakan saus.
Jika belum langsung dimasak simpan kerang dalam wadah tertutup di lemari pendingin dengan suhu maksimal 4 derajat Celsius. Jangan membiarkannya terlalu lama berada di luar lemari pendingin.
7. Masak Kerang hingga Matang Sempurna
Tahap terakhir adalah mengolah kerang sampai benar-benar matang. Jangan mengandalkan proses pencucian untuk menghilangkan seluruh bakteri atau mikroorganisme berbahaya.
Menurut Health Canada kerang yang sudah dikupas sebaiknya direbus atau dididihkan setidaknya selama tiga menit. Kerang juga perlu dimasak sampai dagingnya matang dan berubah menjadi lebih padat serta tidak transparan.
Hindari mengonsumsi kerang mentah atau setengah matang karena dapat meningkatkan risiko penyakit akibat makanan laut yang terkontaminasi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Tips Tambahan agar Kerang Tetap Aman Dikonsumsi
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membersihkan kerang kupas. Pertama selalu cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah memegang kerang mentah.
Kedua gunakan talenan dan pisau khusus untuk mengolah bahan makanan laut. Ketiga bersihkan seluruh peralatan yang bersentuhan dengan kerang mentah sebelum digunakan untuk makanan matang.
Jangan menggunakan kembali air bilasan kerang untuk memasak. Air tersebut mungkin mengandung pasir dan kotoran yang sudah terlepas dari daging kerang.
Dengan langkah pembersihan yang tepat kerang kupas dapat diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat. Selain menjaga cita rasa kebersihan bahan makanan juga penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan setelah mengonsumsinya. [DW]





