• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 28 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Mengambil Kembali Pemberian atau Sedekah yang Sudah diberikan ke orang lain

15/10/2022
in Syariah
Dianjurkan Menerima Hadiah
282
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA hukum mengambil kembali pemberian, sedekah, atau wakaf yang sudah diberikan ke orang lain? Salah satu alasan diambilnya adalah karena ada penyalahgunaan penggunaan.

Ustaz Farid Nu’man Hasan pun menjelaskan bahwa harta yang sudah kita hibahkan, sedekah, waqaf, dan semisalnya, tidak boleh diambil lagi.

Adapun penyalahgunaan yang mereka lakukan, atau kurang dirawat dengan baik, sudah bukan tanggung jawab si pemberinya. Itu tanggung jawab yang menerima.

Baca Juga:ย Bolehkah Infak dari Pelayat Disedekahkan?

Hukum Mengambil Kembali Pemberian atau Sedekah yang Sudah diberikan ke orang lain

Hal ini berdasarkan riwayat berikut, dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ุงู„ู’ุนูŽุงุฆูุฏู ูููŠ ู‡ูุจูŽุชูู‡ู ูƒูŽุงู„ู’ูƒูŽู„ู’ุจู ูŠูŽุนููˆุฏู ูููŠ ู‚ูŽูŠู’ุฆูู‡ู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ุณู‘ููˆุกู

“Orang yang mengambil kembali pemberiannya, bagaikan anjing yang menjilat muntahnya sendiri, kami tidak memiliki sebuah perumpamaan yang buruk semisal ini.” (HR. Al Bukhari No. 2589, 6975, Muslim No. 1622)

Syaikh Abul โ€˜Ala Al Mubarakfuri Rahimahullah berkata:

ูˆู„ุนู„ ู‡ุฐุง ุฃุจู„ุบ ููŠ ุงู„ุฒุฌุฑ ุนู† ุฐู„ูƒ ูˆุฃุฏู„ ุนู„ู‰ ุงู„ุชุญุฑูŠู…

Dan bisa jadi ini peringatan yang paling keras tentang masalah ini, dan menunjukkan keharamannya. (Tuhfah Al Ahwadzi, 4/435)

Dan ini merupakan pendapat mayoritas ulama. Berkata Imam Ash Shanโ€™ani Rahimahullah:

ููŠู‡ ุฏู„ุงู„ุฉ ุนู„ู‰ ุชุญุฑูŠู… ุงู„ุฑุฌูˆุน ููŠ ุงู„ู‡ุจุฉ ูˆู‡ูˆ ู…ุฐู‡ุจ ุฌู…ุงู‡ูŠุฑ ุงู„ุนู„ู…ุงุก

Pada hadits ini terdapat dalil keharaman mengambil lagi pemberian. Ini adalah pendapat mayoritas ulama. (Subulus Salam, 3/90)

Demikianlah secara umum, namun ada pengecualian, yaitu dibolehkan mengambil kembali pemberian jika pemberian orang tua ke anaknya. Misal anak diberikan HP, tapi HP itu membuatnya lupa shalat dan belajar, maka tidak apa-apa diambil lagi sebagai hukuman dan pendidikan bagi anak.

Hal ini berdasarkan riwayat dari Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ู„ุง ูŠุญู„ ู„ุฃุญุฏ ุฃู† ูŠุนุทูŠ ุนุทูŠุฉ ููŠุฑุฌุน ููŠู‡ุง ุฅู„ุง ุงู„ูˆุงู„ุฏ ููŠู…ุง ูŠุนุทูŠ ูˆู„ุฏู‡

Tidak halal bagi seseorang memberi suatu pemberian lalu dia ambil kembali, kecuali orangtua, dia boleh mengambil kembali apa yang telah diberikan kepada anaknya”. (HR. At Tirmidzi No. 1298. Hadits ini shahih)

Imam At Tirmidzi Rahimahullah berkomentar:

ูˆุงู„ุนู„ู… ุนู„ู‰ ู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ ุนู†ุฏ ุจุนุถ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ู…ู† ุจุนุถ ุฃุตุญุงุจ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ูˆุบูŠุฑู‡ู… ู‚ุงู„ูˆุง ู…ู† ูˆู‡ุจ ู‡ุจุฉ ู„ุฐูŠ ุฑุญู… ู…ุญุฑู… ูู„ูŠุณ ู„ู‡ ุฃู† ูŠุฑุฌุน ููŠู‡ุง ูˆู…ู† ูˆู‡ุจ ู‡ุจุฉ ู„ุบูŠุฑ ุฐูŠ ุฑุญู… ู…ุญุฑู… ูู„ู‡ ุฃู† ูŠุฑุฌุน ููŠู‡ุง ู…ุง ู„ู… ูŠุซุจ ู…ู†ู‡ุง ูˆู‡ูˆ ู‚ูˆู„ ุงู„ุซูˆุฑูŠ ูˆู‚ุงู„ ุงู„ุดุงูุนูŠ ู„ุง ูŠุญู„ ู„ุฃุญุฏ ุฃู† ูŠุนุทูŠ ุนุทูŠุฉ ููŠุฑุฌุน ููŠู‡ุง ุฅู„ุง ุงู„ูˆุงู„ุฏ ููŠู…ุง ูŠุนุทูŠ ูˆู„ุฏู‡ ูˆุงุญุชุฌ ุงู„ุดุงูุนูŠ ุจุญุฏูŠุซ ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุนู…ุฑูˆ ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ู‚ุงู„ ู„ุง ูŠุญู„ ู„ุฃุญุฏ ุฃู† ูŠุนุทูŠ ุนุทูŠุฉ ููŠุฑุฌุน ููŠู‡ุง ุฅู„ุง ุงู„ูˆุงู„ุฏ ููŠู…ุง ูŠุนุทูŠ ูˆู„ุฏู‡

Sebagian ulama dari sahabat nabi dan yang lainnya mempraktikkan hadits ini. Mereka berkata, “Seseorang yang memberi suatu pemberian kepada kerabat mahramnya (orang yang haram menikah dengannya), dia boleh mengambil kembali pemberian tersebut, sementara orang yang memberi suatu pemberian kepada orang lain yang bukan mahramnya, maka dia tidak boleh mengambil kembali pemberian tersebut.

Demikian ini juga pendapat Ats-Tsauri. Asy Syafi’i berkata, “Tidak halal bagi seseorang yang memberi suatu pemberian. lalu mengambilnya kembali. kecuali orangtua, dia boleh mengambil apa yang telah diberikan kepada anaknya.”

Asy Syafi’i berdalih dengan hadits Abdullah bin Umar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam beliau bersabda: “Tidak halal bagi seseorang memberikan snatu pemberian lalu mengambilnya kembali, kecuali orangtua”. Dia boleh mengambil kembali apa yang telah diberikan kepada anaknya. (Sunan At Tirmidzi No. 1299)

Wallahu A’lam.[ind/Cms]

Tags: Hukum mengambil kembali pemberian
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tanda Allah Menerima Taubat Seorang Hamba

Next Post

Zaid bin Khatthab yang Mencari Syahid

Next Post
Kebesaran dan Keikhlasan Hati Khalid bin Walid

Zaid bin Khatthab yang Mencari Syahid

Seperti Inilah Qishas di Hari Kiamat

Tanda Terakhir Sebelum Hari Kiamat

Pendiri Mualaf Center Indonesia Steven Indra Wibowo Meninggal Dunia

Pendiri Mualaf Center Indonesia Steven Indra Wibowo Meninggal Dunia

  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9193 shares
    Share 3677 Tweet 2298
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2439 shares
    Share 976 Tweet 610
  • Pekan Halal Indonesia 2026 Digelar Bersamaan dengan Sejumlah Pameran Industri Halal

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4158 shares
    Share 1663 Tweet 1040
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1960 shares
    Share 784 Tweet 490
  • Kemenag Dorong Warisan Jalur Maritim Nusantara dengan Kawasan Dunia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Adwil Yusuf, Bahan Dasar Tekstil Alam Lebih Mudah Dipadankan dengan Produk Halal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga