USTAZ, saya mau bertanya tentang hukum makeup tebal dalam walimah. Saya melihat di acara walimah sekarang pengantin wanitanya (akhwat) ber-make up tebal dan pakai bulu mata palsu. Pakai kutek yang katanya udah “halal”. Ibunya pun latah ikutan di-make up sepeti itu. Bagaimana hukumnya Ustaz, walaupun untuk acara walimahan?
Baca Juga:ย Peluang Memohon Doa Saat Walimah
Hukum Makeup Tebal dalam Walimah
Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan mengenai hal ini yaitu sebagai berikut.
Bulu mata palsu? Tidak boleh. Mempercantik diri, selama dengan cara yang wajar dan tanpa mengubah ciptaan Allah Taโala dalam diri kita, tidaklah mengapa.
Namun, ketika sudah ada yang ditambah-tambahkan atau dikurang-kurangkan maka itu terlarang, sebab seakan dia tidak mensyukuri nikmat yang ada pada dirinya.
Itulah yang oleh hadits disebut โDengan tujuan mempercantik diri mereka mengubah ciptaan Allah Taโala.โ
Dalam sebuah riwayat:
ุนููู ุงุจููู ู ูุณูุนููุฏู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนููููู ููุงูู ููุนููู ุงูููููู ุงููููุงุดูู ูุงุชู ููุงููู ูุณูุชูููุดูู ูุงุชู ููุงููู ูุชูููู ููุตูุงุชู ููุงููู ูุชููููููุฌูุงุชู ููููุญูุณููู ุงููู ูุบููููุฑูุงุชู ุฎููููู ุงูููููู
โDari Ibnu Masโud Radhiallahu โAnhu, dia berkata: โAllah ๏ทป melaknat wanita yang bertato dan si tukang tatonya, wanita yang mencukur alisnya, dan mengikir giginya, dengan tujuan mempercantik diri mereka mengubah ciptan Allah ๏ทป.โ (HR. Muttafaq ‘Alaih)
Sementara ada riwayat lain dengan redaksi yang agak berbeda:
ุนููู ุงุจููู ุนูู ูุฑู ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุนููู ุงููููุงุตูููุฉู ููุงููู ูุณูุชูููุตูููุฉู ููุงููููุงุดูู ูุฉู ููุงููู ูุณูุชูููุดูู ูุฉู
โDari Ibnu โUmar, bahwa Rasulullah ๏ทบ melaknat wanita yang menyambung rambutnya (wig, konde, sanggul, pen) dan si tukang sambungnya, wanita yang bertato dan si tukang tatonya.โ (HR. Muslim)
Jadi, โillat (sebab) dilaknatnya perbuatan-perbuatan ini adalah karena demi kecantikan mereka telah mengubah ciptaan Allah Taโala yang ada pada diri mereka.
Maka perbuatan apa pun, bukan hanya yang disebut dalam riwayat-riwayat ini, jika sampai mengubah ciptaan Allah Taโala demi tujuan kecantikan adalah terlarang, seperti menggunakan bulu mata palsu (sama halnya dengan menggunakan rambut palsu alias wig, konde dan sanggul), operasi plastik, operasi silikon payudara, dan semisalnya.
Imam Ibnu Jarir Ath Thabari Rahimahullah berkata โsebagaimana dikutip Al Hafizh Ibnu Hajar:
ูุง ูุฌูุฒ ููู ุฑุฃุฉ ุชุบููุฑ ุดูุก ู ู ุฎููุชูุง ุงูุชู ุฎูููุง ุงููู ุนูููุง ุจุฒูุงุฏุฉ ุฃู ููุต ุงูุชู ุงุณ ุงูุญุณู ูุง ููุฒูุฌ ููุง ูุบูุฑู
“Tidak boleh bagi wanita mengubah sesuatu yang telah Allah ๏ทป ciptakan pada dirinya baik dengan menambahkan atau mengurangi dalam rangka mencapai kecantikan, hal itu tidak boleh baik untuk menyenangi suaminya atau alasan lainnya.” (Fathul Bari, 10/377)
Sebagian ulama kontemporer (zaman ini) tegas mengatakan itu diharamkan, sebab memasang bulu mata palsu sama dengan Al Waashilah, yaitu menyambung rambut yang telah dilaknat oleh Nabi ๏ทบ, dan bulu mata termasuk menyambung rambut, menyambung antara yang asli dengan yang palsu.
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin Rahimahullah berkata:
ุฃูู ูุงูุฌูุฒ ุชุฑููุจ ูุฐู ุงูุฑู ูุด ุนูู ุงูุนููููุ ูุฏุฎููู ูู ูุตู ุงูุดุนุฑุ ููุฏ ุซุจุช ุฃู ยซุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููุนููู ุงูููุงุตูููุฉ ูุงูู ูุณูุชูููุตูููุฉยป ุ ูุฅุฐุง ููู ุนู ูุตู ุดุนุฑ ุงูุฑุฃุณ ุจุบูุฑู ููุฐูู ุฑู ุด ุงูุนูู ูุง ูุฌูุฒ ูุตูู
“Sesungguhnya memasang bulu mata palsu di kedua mata tidak boleh, karena masuk kategori menyambung rambut.
Telah shahih bahwa Nabi ๏ทบ melaknat penyambung rambut dan wanita yang disambung rambutnya. Maka, jika menyambung rambut kepala dilarang dengan selainnya maka demikian juga bulu mata, tidak boleh menyambungnya.” (Fatawa Mauqi’ Al Aluukah no. 1723)
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid Hafizhahullah berkata:
ูุญุฑู ุนูู ุงูู ุฑุฃุฉ ุชุฑููุจ ุงูุฑู ูุด ุงูุตูุงุนูุฉ ุ ูุฃููุง ุชุฏุฎู ูู ูุตู ุงูุดุนุฑ ุงูุฐู ูุนู ุฑุณูู ุงููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ู ู ูุนูู .
“Diharamkan bagi wanita memasang bulu mata palsu, sebab itu termasuk dalam menyambung rambut yang dilaknat oleh Rasulullah ๏ทบ bagi siapa yang melakukannya.” (Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 39301)
Namun, jika untuk tujuan kesehatan dan maslahat kehidupan, untuk mengembalikan fungsi tubuh seperti sediakala, seperti cangkok jantung, kaki palsu untuk berjalan, tangan palsu untuk memegang, gigi palsu untuk mengunyah, atau operasi pelastik untuk pengobatan akibat wajah terbakar atau kena air keras, itu semua bukan termasuk mengubah ciptaan Allah Taโala.
Itu semua merupakan upaya mengembalikan fungsi organ tubuh seperti awalnya, bukan mengubah dari yang aslinya.
Sementara batasan untuk makeup tebal adalah jika sampai mengubah wajah aslinya sehingga manusia tidak mengenalinya lagi.
Demikian. Wallahu Aโlam. Semoga penjelasan mengenai hukum makeup tebal dalam walimah ini bermanfaat buat kamu, Sahabat Muslim.[ind]





