• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 5 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Tiga Tahap Penyesuaian Suami Istri

28/05/2022
in Suami Istri, Unggulan
Tips Sukses Cari Jodoh lewat Online

Ilustrasi, foto: Dreamstime

82
SHARES
628
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAHAPAN bukan hanya pada program organisasi. Dalam kehidupan suami istri, tahapan penyesuaian pun berlangsung. Disengaja atau tidak.

Hubungan suami istri tidak selalu karena kebutuhan biologis. Lebih dari itu, suami istri menyatu karena terjalinnya ikatan jiwa.

Masalahnya, ada jalinan yang berlangsung cepat dan ada pula yang lambat. Cepat atau lambatnya jalinan itu terjadi karena tingkat penyesuaian diri masing-masing pihak.

Setidaknya, ada tiga tahap penyesuaian kehidupan suami istri. Yaitu:

Satu, Tahap Pengenalan.

Tidak semua yang saling kenal secara sepintas bisa dikatakan sudah benar-benar kenal. Hal ini karena selalu ada sisi “dalam” setiap orang. Dan sisi itu baru bisa terlihat setelah pengenalan luar dalam.

Umar bin Khaththab baru bisa merasa kenal dengan seseorang setelah bersama-sama melakukan perjalanan panjang. Setidaknya, perjalanan dengan menginap bersama selama tiga malam.

Hal ini karena seseorang baru terlihat jati dirinya di saat mengalami hal yang berat, tidak mengenakkan, dan sejenisnya.

Jadi, ada sisi “luar” manusia yang biasa terlihat. Tapi, itu bukan sepenuhnya mencerminkan tentang dirinya seratus persen. Karena ada sisi “dalam” yang masih misteri.

Begitu pun dalam kehidupan suami istri. Meskipun sudah kenal lama, belum tentu yang dikenal suami terhadap istrinya atau istri terhadap suaminya seperti itu adanya.

Butuh waktu lama untuk tahapan saling kenal yang sempurna itu. Karena yang sedang ditelusuri itu bukan fisik yang tampak, tapi keadaan jiwa yang selalu tersembunyi.

Dua, Tahap Adaptasi.

Setelah saling kenal, rasa cinta menggiring suami istri untuk saling adaptasi. Suami beradaptasi ke istri dan begitu pun sebaliknya. Itulah adaptasi yang baik.

Sementara adaptasi yang buruk adalah yang terjadi di satu pihak saja. Sementara, pihak lainnya seolah seperti pelengkap penderita.

Contoh, suami suka tidur larut malam. Istri suka tidur selepas Isya. Setelah masing-masing pihak mengenal kenapa mereka berbeda, ada adaptasi dari keduanya.

Yang tidur larut malam mempercepat tidurnya. Dan yang tidur selepas Isya memperlambat waktu tidurnya. Itulah adaptasi yang seimbang.

Tiga, Tahap Penyatuan.

Pernikahan adalah penyatuan dua belahan jiwa. Penyatuan artinya menjadi sesuatu yang baru. Bukan dominasi yang artinya salah satu dari keduanya terkalahkan oleh yang lain.

Penyatuan selain memberikan warna baru dari dua jiwa yang berbeda, juga mewujudkan energi baru sebagai gabungan dari energi yang berbeda. Dan itulah energi sebuah keluarga di mana suami istri menjadi pelopor utamanya.

Dalam tahap itu, suami memberikan sesuatu kepada istri bukan karena istrinya minta. Tapi karena ia mengerti apa yang dibutuhkan istrinya. Begitu pun istri terhadap suami.

Dalam hal yang sama, suami juga tidak melakukan sesuatu karena paham istrinya tidak suka. Begitu pun istri terhadap suami.

Itulah tahap penyatuan yang indah. Yaitu, munculnya sinergi baru sebagai gabungan dua energi yang saling menguatkan dan menyempurnakan. [Mh]

Tags: sakinah mawadah warahmah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kenali Gejala Kanker Rongga Mulut

Next Post

Jangan Keluhkan Penyakit

Next Post
Jangan Keluhkan Penyakit

Jangan Keluhkan Penyakit

Sikap Pemaaf Rasulullah

Sikap Pemaaf Rasulullah

Kepribadian Ibnul Qayyim

Kepribadian Ibnul Qayyim

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Saudi Edu Expo 2026 Usai, Antusias Pengunjung Melonjak Lebih Tiga Kali Lipat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9031 shares
    Share 3612 Tweet 2258
  • Kemendikdasmen Buka Pendaftaran UKPPPG hingga 15 Agustus 2026

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4080 shares
    Share 1632 Tweet 1020
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2328 shares
    Share 931 Tweet 582
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11663 shares
    Share 4665 Tweet 2916
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4722 shares
    Share 1889 Tweet 1181
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga