• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Pilihan Sulit Konflik Suami Istri: Pura-pura Harmonis atau Pisah

22/08/2021
in Suami Istri, Unggulan
Membangun Rumah Tangga Harmonis tanpa Pacaran

Ilustrasi, foto: blogspot.com

113
SHARES
866
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Harmonis itu dambaan suami istri. Namun, realita kadang tak seindah idealita. Yang dicita-citakan terganjal dengan kenyataan. Pilihannya berat: mau pura-pura harmonis, atau pisah?

Perjalanan hidup berumah tangga kadang tak semulus yang dibayangkan seperti saat awal pengantin baru. Ada konflik. Ada ketidakcocokan. Ada PIL dan WIL. Atau ada-ada yang lain.

Dalam keadaan seperti ini, pilihannya dua. Yaitu, tetap terus bertahan meskipun harmonisnya cuma buatan. Atau pisah di tengah jalan. Asal jangan yang ketiga, tegang dan ribut terus entah sampai kapan.

Harmonis Pura-pura

Ada masanya konflik antar suami istri yang lumayan serius perlu dikemas manis karena mempertimbang kiri, kanan, depan, dan belakang.

Kiri, kanan, depan, dan belakang merupakan istilah untuk pihak-pihak di luar suami istri yang perlu dijaga stabilitasnya agar tidak terdampak buruk terhadap kenyataan yang terjadi.

Mereka adalah orang tua, mertua, anak, dan tetangga. Terkesan hal ini seperti pencitraan. Tapi, hal ini sebagai upaya meminimalisir dampak negatif yang muncul. Cukuplah yang tidak nyaman pihak-pihak yang bertikai, bukan pihak lain yang tidak bersalah.

Tentu hal ini butuh kedewasaan dua pihak: suami dan istri. Karena cara ini tidak akan bisa dilakukan oleh mereka yang emosional atau kekanak-kanakan.

Keduanya hanya bisa berterus terang kepada pihak yang dinilai mampu mengurai masalah yang tengah terjadi. Dan yang mereka inginkan solusi bukan sekadar melontarkan curhatan.

Ujung dari drama ini boleh jadi pada dua persimpangan. Pertama, keduanya kembali menemukan titik temu. Dan harmonisnya pun bukan lagi pura-pura, tapi sungguhan.

Kedua, suami istri ini memutuskan target waktu untuk benar-benar pisah. Jika pada waktu tertentu memang tidak juga ditemukan solusi, keputusan pahit pun terpaksa menjadi pilihan.

Karena mereka bermain pada level “kelas atas”, halus dan tidak pernah terbaca oleh lingkungan sekitar; pertimbangan untuk memilih tetap lanjut pun menjadi yang utama.

Ada pepatah Arab mengatakan, al-waqtu juz’un minal ‘ilaj. Waktu merupakan sebagian dari proses solusi. Artinya, boleh jadi dalam rentang waktu tertentu, masalah yang dinilai rumit ternyata bisa terurai dengan sendirinya.

Yang jelas, selama “injury time” ini masing-masing pihak tetap berada dalam pagar syariat. Masih tinggal serumah, bahkan mungkin sekamar. Artinya, tidak membuka “hubungan” baru dengan calon pasangan lain.

Selain hal itu terlarang, perilaku itu akan memecah fokus dari masalah yang dihadapi. Prinsipnya, keduanya ingin kembali harmonis seperti semula. [Mh/bersambung]

 

Tags: Pilihan Sulit dari Konflik Suam Istri: Harmonis Pura-pura atau Pisah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sampai di Perth Sore Hari (Bag. 3)

Next Post

6 Manfaat Masker Charcoal untuk Tampilan Wajah Lembut dan Cerah

Next Post
6 Manfaat Masker Charcoal untuk Tampilan Wajah Lembut dan Cerah

6 Manfaat Masker Charcoal untuk Tampilan Wajah Lembut dan Cerah

Kisah Seorang Wanita yang Tetap Tabah Setelah Mengalami Berbagai Musibah

Kisah Seorang Wanita yang Tetap Tabah Setelah Mengalami Berbagai Musibah

Menikmati Keindahan Curug Cimarinjung di Geopark Ciletuh Sukabumi

Menikmati Keindahan Curug Cimarinjung di Geopark Ciletuh Sukabumi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8852 shares
    Share 3541 Tweet 2213
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1078 shares
    Share 431 Tweet 270
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11568 shares
    Share 4627 Tweet 2892
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3986 shares
    Share 1594 Tweet 997
  • Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3456 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • RS Permata Jonggol Hadirkan BQS, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Cinta Al-Qur’an

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ini Kandungan Anggur Hijau yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Otak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4673 shares
    Share 1869 Tweet 1168
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga