• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 11 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Pilihan Sulit Konflik Suami Istri: Pura-pura Harmonis atau Pisah

22/08/2021
in Suami Istri, Unggulan
Membangun Rumah Tangga Harmonis tanpa Pacaran

Ilustrasi, foto: blogspot.com

109
SHARES
837
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Harmonis itu dambaan suami istri. Namun, realita kadang tak seindah idealita. Yang dicita-citakan terganjal dengan kenyataan. Pilihannya berat: mau pura-pura harmonis, atau pisah?

Perjalanan hidup berumah tangga kadang tak semulus yang dibayangkan seperti saat awal pengantin baru. Ada konflik. Ada ketidakcocokan. Ada PIL dan WIL. Atau ada-ada yang lain.

Dalam keadaan seperti ini, pilihannya dua. Yaitu, tetap terus bertahan meskipun harmonisnya cuma buatan. Atau pisah di tengah jalan. Asal jangan yang ketiga, tegang dan ribut terus entah sampai kapan.

Harmonis Pura-pura

Ada masanya konflik antar suami istri yang lumayan serius perlu dikemas manis karena mempertimbang kiri, kanan, depan, dan belakang.

Kiri, kanan, depan, dan belakang merupakan istilah untuk pihak-pihak di luar suami istri yang perlu dijaga stabilitasnya agar tidak terdampak buruk terhadap kenyataan yang terjadi.

Mereka adalah orang tua, mertua, anak, dan tetangga. Terkesan hal ini seperti pencitraan. Tapi, hal ini sebagai upaya meminimalisir dampak negatif yang muncul. Cukuplah yang tidak nyaman pihak-pihak yang bertikai, bukan pihak lain yang tidak bersalah.

Tentu hal ini butuh kedewasaan dua pihak: suami dan istri. Karena cara ini tidak akan bisa dilakukan oleh mereka yang emosional atau kekanak-kanakan.

Keduanya hanya bisa berterus terang kepada pihak yang dinilai mampu mengurai masalah yang tengah terjadi. Dan yang mereka inginkan solusi bukan sekadar melontarkan curhatan.

Ujung dari drama ini boleh jadi pada dua persimpangan. Pertama, keduanya kembali menemukan titik temu. Dan harmonisnya pun bukan lagi pura-pura, tapi sungguhan.

Kedua, suami istri ini memutuskan target waktu untuk benar-benar pisah. Jika pada waktu tertentu memang tidak juga ditemukan solusi, keputusan pahit pun terpaksa menjadi pilihan.

Karena mereka bermain pada level “kelas atas”, halus dan tidak pernah terbaca oleh lingkungan sekitar; pertimbangan untuk memilih tetap lanjut pun menjadi yang utama.

Ada pepatah Arab mengatakan, al-waqtu juz’un minal ‘ilaj. Waktu merupakan sebagian dari proses solusi. Artinya, boleh jadi dalam rentang waktu tertentu, masalah yang dinilai rumit ternyata bisa terurai dengan sendirinya.

Yang jelas, selama “injury time” ini masing-masing pihak tetap berada dalam pagar syariat. Masih tinggal serumah, bahkan mungkin sekamar. Artinya, tidak membuka “hubungan” baru dengan calon pasangan lain.

Selain hal itu terlarang, perilaku itu akan memecah fokus dari masalah yang dihadapi. Prinsipnya, keduanya ingin kembali harmonis seperti semula. [Mh/bersambung]

 

Tags: Pilihan Sulit dari Konflik Suam Istri: Harmonis Pura-pura atau Pisah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sampai di Perth Sore Hari (Bag. 3)

Next Post

6 Manfaat Masker Charcoal untuk Tampilan Wajah Lembut dan Cerah

Next Post
6 Manfaat Masker Charcoal untuk Tampilan Wajah Lembut dan Cerah

6 Manfaat Masker Charcoal untuk Tampilan Wajah Lembut dan Cerah

Kisah Seorang Wanita yang Tetap Tabah Setelah Mengalami Berbagai Musibah

Kisah Seorang Wanita yang Tetap Tabah Setelah Mengalami Berbagai Musibah

Menikmati Keindahan Curug Cimarinjung di Geopark Ciletuh Sukabumi

Menikmati Keindahan Curug Cimarinjung di Geopark Ciletuh Sukabumi

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1897 shares
    Share 759 Tweet 474
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8061 shares
    Share 3224 Tweet 2015
  • Program Pemberdayaan Ayam petelur Arab Dompet Dhuafa di Parung Bogor Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1707 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga