• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 21 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Menyiasati ‘Wajah’ Asli Suami Istri

22/11/2023
in Suami Istri
Menjadi Sosok Suami Istri Tangguh (8)

Ilustrasi, foto: islamhastag.com

85
SHARES
656
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

WAJAH’ asli suami istri akan terlihat pada waktunya. Saat itulah keadaan positif atau negatif bisa terjadi.

‘Wajah’ atau karakter bisa saja dimanipulasi. Termasuk ‘wajah’ suami istri. Di saat masih pengantin baru ‘wajah’ asli masih tertutup pencitraan. Tapi selang beberapa tahun, masing-masing akan menemukan ‘wajah’ asli satu sama lain.

Misalnya, yang aslinya malas akan terlihat malasnya, yang aslinya pemarah akan terlihat pemarahnya, yang egois akan terlihat egoisnya, dan yang aslinya pelit akan terlihat pelitnya.

Dampak positif dan negatif bisa muncul dari ‘wajah’ asli yang terungkap. Dan hal itu bisa dianggap sebagai hal yang wajar.

Dampak Positif

Ada pepatah Arab yang mengatakan, ‘Idzaa tamaamul mahabbah, saqothol adab.’ Manakala cinta tumbuh sempurna, maka adab tak lagi diperlukan.

Contoh, seorang suami pulang dari kerja, merasa capek. Ia pun bilang ke istrinya, “Maaf, boleh nggak aku tiduran di sofa ini?”

Gaya yang terlalu sopan itu justru bisa menjadi tertawaan istri. “Lha Mas kok seperti tamu aja!” ucap istri. Kenapa?

Karena sudah menjadi hal lumrah jika suami bisa apa saja di rumahnya sendiri. Apalagi sekadar tiduran di sofa. Artinya, adab antara suami istri yang sudah menyatu hatinya tidak sama dengan seperti tamu dengan tuan rumah.

Contoh lain, istri terhadap suami. Sepulang dari kerja, istri mengatakan kepada suaminya di rumah, “Maaf, bolehkah saya melepas jilbab saya? Rasanya gerah sekali!”

Tentu, pertanyaan itu akan dianggap sangat aneh oleh suami. Bukan lagi sekadar terlalu sopan, tapi juga di luar kewajaran. Jangankan melepas jilbab, melepas baju pun tidak akan dianggap tidak sopan. Karena suami istri sudah menyatu dalam hati pernikahan.

Ketika cinta sudah tumbuh sempurna, suami istri akan berinteraksi satu sama lain dalam karakter aslinya. Meskipun tidak lagi sesuai dengan ‘wajah’ luarnya di saat pengantin baru dulu, tapi hal itu sudah menjadi pemakluman.

Dampak Negatif

Tidak semua penampakan ‘wajah’ asli suami istri akan berujung mulus. Ada juga yang bisa memunculkan masalah baru.

Hal ini karena masing-masing pihak memiliki standar idealisme yang tidak luwes, saklek atau kaku. Hal inilah yang akan terus menjadi penghambat melarutnya ikatan cinta suami istri.

Contoh, belakangan diketahui oleh suami bahwa istri tidak bisa masak.

Jika suami begitu idealis bahwa seorang istri harus pandai masak, maka kenyataan ‘wajah’ asli istri ini akan memunculkan kesenjangan hubungan keduanya. Padahal, masak itu hanya sekadar skill atau keterampilan. Bukan sesuatu yang prinsipil dari sosok seorang istri.

Contoh lain, belakangan diketahui kalau suami tidak pandai bisnis.

Tidak semua pria memiliki keterampilan bisnis atau wirawasta. Keterampilan ini bisa muncul dari bakat alami, bisa juga dari pola asuh keluarga suami.

Akan muncul masalah ketika istri menilai bahwa setiap suami harus pandai bisnis. Dan ketika kenyataan ini ditemukan, akan memunculkan kesenjangan hubungan.

Harus dibedakan antara keterampilan bisnis dengan tanggung jawab mencari nafkah. Yang prinsip adalah tanggung jawab mencari nafkah dari suami, bukan keterampilan tentang bisnis.

Karena nafkah bisa diraih dengan berbagai cara. Antara lain, sebagai tenaga profesional: menjadi guru, sekuriti, dan lainnya.

Namun begitu, sebagai sebuah keterampilan, bisa saja suami belajar berbisnis. Dan hal ini perlu dukungan dari pihak istri. Bukan sebaliknya, menjatuhkannya sebagai suami yang kurang terampil.

‘Wajah’ asli suami istri tidak akan mungkin tertutupi satu sama lain. Yang harus disiapkan adalah dasar cinta yang sempurna dan apa adanya. Bukan cinta yang hadir karena syarat-syarat tertentu yang materialis. [Mh]

Tags: Menyiasati ‘Wajah’ Asli Suami Istri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gencatan Senjata Israel-Hamas Selama 4 Hari dan Pembebasan Tawanan

Next Post

Hal-hal yang Diinginkan Suami dari Istri

Next Post
Cara menjadi suami romantis seperti Rasulullah

Hal-hal yang Diinginkan Suami dari Istri

Bentuk Karakter Pemimpin, LAZ Al Azhar Sukses Gelar Outdoor Learning Supercamp

Bentuk Karakter Pemimpin, LAZ Al Azhar Sukses Gelar Outdoor Learning Supercamp

LAZ Al Azhar Kembali Gelar Pelatihan ‘Terpuji’

LAZ Al Azhar Kembali Gelar Pelatihan ‘Terpuji’

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    1074 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Panduan Memilih Eyeliner untuk Berbagai Tipe Mata

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9149 shares
    Share 3660 Tweet 2287
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4140 shares
    Share 1656 Tweet 1035
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11701 shares
    Share 4680 Tweet 2925
  • Beberapa Tips untuk Membantu Melindungi Kulit dari Paparan Sinar UV

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1219 shares
    Share 488 Tweet 305
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga