• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Pranikah

Tolak Ukur Kesiapan Menikah Bagi Laki-Laki Berdasarkan Sabda Nabi

15/09/2021
in Pranikah, Unggulan
Tolak Ukur Kesiapan Menikah Bagi Laki-Laki Berdasarkan Sabdah Nabi

Foto: Unsplash

98
SHARES
754
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Tolak ukur kesiapan menikah bagi laki-laki berdasarkan sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam:

 يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ منكُم الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Hai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kalian sudah memiliki kemampuan, segeralah menikah, karena menikah dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum sanggup menikah, berpuasalah, karena puasa akan menjadi barikade baginya.” (HR Muttafaq ‘alaih).

Al-Ba’ah (الْبَاءَةَ) menurut Imam Asy-Syaukani adalah mampu secara seksual. Maka ketika seseorang telah memiliki kemampuan secara seksual maka telah diperintahkan untuk segera menikah kepadanya.

Baca Juga: Tahapan Pemeriksaan Kesehatan sebelum Menikah

Tolak Ukur Kesiapan Menikah Bagi Laki-Laki Berdasarkan Sabda Nabi

Ustaz Salim A. Fillah pernah menyampaikan, kemampuan secara seksual ini harus dibarengi dengan kemampuan memberi mahar dan nafkah.

Al-Ba’ah ini telah menjadi patokan utama bagi laki-laki, sedangkan mahar dan nafkah tidak ada ukuran pasti, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Dengan menikah seseorang akan mudah menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya.

Pada hadits diatas kalimat ‘memelihara kemaluan’  disebut dengan أَحْصَنُ لِلْفَرْجِ (Ahshanu LilFarji).

Ahshan disini asal artinya membentengi. Maka menikah sebagai benteng bagi terjaganya kemaluan.

Sedangkana, bagi yang belum mampu maka hendakanya ia berpuasa, karena puasa ibarat barikade bagi mereka. Akan tetapi banyak yang mengartikan kata وِجَاءٌ (Wijaa‘) sebagai benteng. Padahal, arti yang lebih tepat barikade.

Berdasarkan hadits di atas menikah itu ibarat benteng, memberi makna ia pertahanan permanen. Sedangkan puasa hanya barikade, yaitu pertahanan sementara.

Akan tetapi ulama membagi-bagi hukum menikah berdasarkan kesiapannya.

Seseorag dikatakan wajib menikah saat ia telah mampu secara finansial dan memiliki godaan syahwat yang tinggi sehingga takut jatuh ke dalam dosa.

Bisa pula jadi sunnah, artinya ia sudah memiliki tuntutan untuk menikah, jika laki-laki ini telah berpenghasilan atau mampu secara finansial namun ia masih bisa menahan diri dari godaan syahwat.

Menjadi haram, jika ia membawa penyakit yang menular seperti HIV, AIDS dan penyakit serupa lainnya yang dapat membahayakan pasangan. Serta beberapa sebab lainnya. [Ln]

Tags: Tolak Ukur Kesiapan Menikah Bagi Laki-Laki Berdasarkan Sabdah Nabi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cerita Kelompok Mustahik Disabilitas yang Membantu Sektor Pariwisata dan Ekonomi

Next Post

H.M. Rasjidi, Menteri Agama Pertama RI

Next Post
H.M. Rasjidi, Menteri Agama Pertama RI

H.M. Rasjidi, Menteri Agama Pertama RI

Mengajak Orang Lain Tapi Lupa Diri (Tafsir Al-Baqarah: 44)

Mengajak Orang Lain Tapi Lupa Diri (Tafsir Al-Baqarah: 44)

Sakit Telinga jadi Gejala Covid-19 Varian Delta

Sakit Telinga jadi Gejala Covid-19 Varian Delta

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9571 shares
    Share 3828 Tweet 2393
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1381 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2531 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11857 shares
    Share 4743 Tweet 2964
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Jangan Pernah Tinggalkan, Inilah 5 Keistimewaan yang Diberikan pada Ahli Dhuha

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Keutamaan Istighfar

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Belajar Bersyukur agar Hati Lebih Tenang dan Bahagia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga