• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Remaja Bunuh Diri Bukti Tekanan Psikologis Membuat Emosi Lebih Dominan Daripada Logika

27/08/2024
in Fokus, Parenting, Unggulan
Remaja Bunuh Diri Bukti Tekanan Psikologis Membuat Emosi Lebih Dominan Daripada Logika

foto: pixabay

149
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PADA Januari 2020, seorang remaja bunuh diri dengan melompat dari lantai 4 di sekolahnya sendiri. Tindakannya itu dilatari oleh bullying.

Kisah sedih kembali menerpa anak muda Indonesia. Bibit-bibit generasi masa depan bangsa hancur karena tekanan psikologis, diduga di-bully, lalu bunuh diri.

SN (14) melompat dari lantai 4 sekolahnya di bilangan Jakarta Timur pada Kamis (16/1/20) sekitar pukul 3 sore.

Masa remaja merupakan masa yang penuh gejolak, jika tiga dimensi yang mengelilingi seorang anak remaja, yaitu keluarga, sekolah, dan teman, tidak cukup menjadi penguat, keolengan pun terjadi.

Psikolog Hayati Rahmah mengatakan bahwa tekanan psikologis yang dialami remaja dapat membuat kondisi emosi lebih dominan ketimbang logika.

“Turut prihatin ya, ada kasus bunuh diri lagi. Kondisi keluarga, ortu bercerai dan ibu meninggal tentu bukan hal yang mudah untuk dilalui seorang remaja,” kata Rahmah, Psikolog yang berpraktik di Klinik Citta Buana, Cikeas, kepada ChanelMuslim.com.

Terlebih, lanjut Rahmah, jika ibu yang meninggal adalah sosok yang sangat berarti buat dia.

Baca Juga: Tren Bunuh Diri di Kalangan Anak dan Remaja

Remaja Bunuh Diri Bukti Tekanan Psikologis Membuat Emosi Lebih Dominan Daripada Logika

“Tekanan psikologis yang berat dan tidak tersalurkan dengan baik dan tepat, membuat kondisi emosi lebih dominan daripada logika sehingga ia kalut dengan situasinya,” tambahnya.

Seorang remaja sangat butuh pengakuan dan penerimaan sosial. Jika orang-orang di sekelilingnya tidak mengakuinya, bahkan menolaknya, akan membuat dirinya stres.

Stres semakin terakumulasi dengan pengalaman di-bully teman semakin membuat konsep diri dan self esteem menurun, semakin merasa diri tidak berharga.

“Kalau melihat dari cerita kasus tersebut, memang sepertinya sudah ada akumulasi tekanan/stres yang dialami. Jika ada pengalaman di-bully teman-teman, tentunya ini makin bikin anak stres,” lanjut Rahmah.

Rahmah menjelaskan, karena buat remaja, penerimaan sosial termasuk hal yang utama.

“Ketika dia di-bully, konsep diri dan self esteem semakin menurun. Semakin merasa diri tidak berharga,” tambah Rahmah.

Kembali ke Keluarga

Keluarga memiliki peranan penting dalam mengatasi kasus perundungan terhadap anak.

Keluarga semestinya lebih peka jika ada anak yang mengalami kondisi tidak menyenangkan misalnya orang tua bercerai atau ada anggota keluarga yang meninggal.

“Sebaiknya, keluarga perlu lebih peka jika anak-anak mengalami kondisi yang tidak menyenangkan, misal kasus ortu bercerai, atau anggota keluarga meninggal. Bantu anak merasa tetap positif dalam menghadapi situasi tersebut,” jelas Ibu dua anak itu.

Peran keluarga tidak dapat tergantikan oleh apapun. Jika orang tua tidak ada, anggota keluarga lain harus ada yang peduli dan mengambil peran sebagai pendamping anak.

Bagaimana pun, ungkap Rahmah, yang seharusnya berperan utama adalah keluarga. Mengenali kondisi anak dan perubahan-perubahan yang ia alami.

“Maka perlu ada anggota keluarga yang concern, jika orang tua belum bisa atau tidak bisa berperan dalam pendampingan anak,” tegas alumnus Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu.

Selain orang tua dan keluarga, guru di sekolah juga perlu memberi perhatian lebih kepada anak-anak yang dianggap memiliki kondisi khusus.

“Guru di sekolah juga perlu memberi perhatian lebih pada anak-anak yang dianggap punya kondisi khusus, misalnya orangtua baru bercerai, orang tua meninggal, atau kondisi anak yang tidak bergaul, selalu menyendiri dll,” jelas Rahmah.

Sebagai penutup, Rahmah mengatakan bahwa pada akhirnya, masa anak dan remaja idealnya dihabiskan bersama keluarga, berdiskusi, butuh untuk didengar, ditemani bermain, bukan hanya difasilitasi tapi orang tua sibuk sendiri.

“Perlu diajak diskusi, khususnya mendengarkan anak karena mungkin anak butuh difasilitasi untuk merasa ditemani,” katanya.

Kasus depresi pada anak cenderung meningkat di era millenial ini. Data WHO menyebutkan hingga tahun 2012, diketahui ada 9.106 orang di Indonesia yang meninggal dunia akibat bunuh diri.

Sebelumnya, pada periode 1990-2006, jumlahnya sebanyak 8.580 jiwa. Jumlah kematian akibat bunuh diri di Indonesia, diprediksi merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.

Fenomena bunuh diri pada anak muda di Indonesia juga cenderung meningkat setiap tahunnya.

Bahkan, tingkat bunuh diri di kalangan anak muda usia 15-29 tahun menjadi penyebab kematian nomor dua terbesar, setelah kecelakaan.

Rahmah menyebut, banyak kasus anak yang depresi yang ditangani di kliniknya yang berawal dari anak yang kesepian padahal fasilitas lengkap disediakan orang tuanya.

“Banyak kasus anak depresi, merasa kesepian. Orangtua sekadar hadir, kasi fasilitas ini itu tapi tidak hadir secara hati,” tutupnya.

Kasus SN menjadi cerminan bagi keluarga Indonesia untuk kembali menyatukan hati dan peduli akan dunia remaja. Semoga tidak ada lagi SN-SN berikutnya. [ind]

Tags: hayati rahmahklinik citta buanaMencari Remaja Kuat MentalRemaja Bunuh Diri Bukti Tekanan Psikologis Membuat Emosi Lebih Dominan Daripada Logika
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Freestyler Sepak Bola, Maymi Asgari Dapat Penghargaan di Depan Sang Idola

Next Post

Arum Nazlus Shobah Raih Juara dalam Kompetisi Panahan Berkuda di Prancis

Next Post
Arum Nazlus Shobah, Raih Juara dalam Kompetisi Panahan Berkuda di Prancis

Arum Nazlus Shobah Raih Juara dalam Kompetisi Panahan Berkuda di Prancis

Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah, Investasi Terbaik untuk Masa Depan

Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah, Investasi Terbaik untuk Masa Depan

Pelaksanaan Haji saat di Makkah

Pelaksanaan Haji saat di Makkah

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7907 shares
    Share 3163 Tweet 1977
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3441 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5273 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2875 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Si.Se.Sa. Annual Show 2026 “The Kaleidoscope” Tampilkan Evolusi Modest Fashion dari Kasual hingga Glamor

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    578 shares
    Share 231 Tweet 145
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga