• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya

02/11/2023
in Parenting, Unggulan
Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya

Foto: Unsplash

105
SHARES
811
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HAMPIR setiap orang tua yang memiliki anak dengan rentang usia 2-5 tahun pasti pernah menemukan anaknya dalam konflik tantrum. Pada artikel kali ini kita akan membahas penyebab anak tantrum dan cara mengatasinya.

Tantrum merupakan bentuk luapan emosi anak yang terjadi jika anak merasa tidak nyaman atau keinginannya tidak terpenuhi.

Pada fase ini orang tua harus memiliki cara untuk menghadapi perilaku tersebut.

Saat tantrum anak biasanya akan marah-marah diikuti dengan perilaku berbaring dilantai, berguling-guling, berteriak, menendang dan melempar semua yang ada sekitarnya.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya tantrum pada anak di antaranya:

1.  Terhalangnya keinginan

Anak-anak yang keinginannya tidak terpenuhi bisa menyebabkan anak melapiaskan dengan cara melakukan perilaku tantrum.

Hal ini karena keinginan memang tidak tersedia atau memang benar-benar dilarang karena berbahaya.

2. Ketidakmampuan mengungkapkan

Anak-anak memiliki cara berkomunikasi yang berbeda dengan orang tua, dalam beberapa kasus perbedaan ini bisa menyebabkan salah persepsi bagi yang menerima informasi tersebut sehingga menyebabkan perbedaan ekspektasi antara anak dan orang yang mendengarkan informasinya.

Jika ia merasa apa yang ia inginkan tidak tersampaikan dengan baik dan berakibat pada kesalahan pemberian respon maka anak akan melampiaskan dengan tantrum.

3. Berada di posisi tidak nyaman

Ketika anak berada dalam kondisi yang tidak nyaman baik kondisi atau tempatnya anak-anak merasa kesal dan bisa saja berujung pada perilaku tantrum.

Orang tua biasanya akan melakukan tindakan spontan yang dirasa akan cepat meredakan tantrum anak, misalnya dengan memarahinya atau mencubitnya.

Menghadapi tantrum dengan tindakan fisik atau kekerasan verbal tidak akan menyelesaikan tantrum anak.

Baca Jug: Ciri-Ciri Anak Memiliki Tingkat Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya

Berikut ini beberapa cara aman untuk mengatasi anak yang tantrum

1. Pahami penyebab anak tantrum

Dengan mengetahui penyebab tantrum,  Anda bisa mengingat kira-kira apa saja yang membuat anak Anda tantrum.

Lakukan pengamatan beberapa kali dan ingatlah untuk tidak menempatkan anak dalam kondisi tersebut agar  tantrumnya tidak muncul.

2. Perhatikan gejala awal

Jika Anda mengetahui bahwa ini adalah gejala awal anak Anda akan tantrum maka Anda bisa langsung memberikan penanganan dengan mengalihkan perhatiannya.

3. Mengalihkan perhatian

Anda bisa memperlihatkan suatu objek yang kiranya ia minati misalnya dengan menunjukkan mobil yang sedang lewat dan menceritakan cerita unik dari objek tersebut.

Cara mengetahui apa yang bisa mengalihkan perhatian anak ini bisa diketahui orangtua saat mengamati perilaku anak sehari-hari.

4. Pindahkan benda berbahaya

Ketika Anda sudah melakukan tantrum biasanya akan mengaktifkan benda-benda yang ada disekitarnya.

Jika sudah begini amankan kondisi sekitar anak misalnya menyingkirkan benda-benda yang terbuat dari kaca atau besi yang dapat melukai anak ketika ia menyentuhnya.

5. Jangan menyerah dan menuruti keinginan anak

Jika anak tantrum setelah keinginannya tidak dipenuhi dan dilakukan di tempat umum yang mana orang-orang bisa terganggu, jangan sampai Anda menyerah dan menurutinya karena malu maka bisa jadi ia akan mengulanginya lagi.

Jangan sampai Anda menyerah dengan mudah dan menurutinya. Anda bisa mengabaikannya sesaat atau meninggalkannya namun tetap dalam jangkauan

6. Jangan tertawa

Ketika anak mengalami tantrum dan ditertawakan karena tingkahnya yang lucu, ini akan membuatnya melakukan tantrum lagi di lain waktu untuk menarik perhatian orang di sekitarnya.

7. Jalan merespon sampai anak berhenti tantrum

Anak harus mengetahui jika keinginannya harus disampaikan dengan baik. Jangan merespon anak ketika masih dalam keadaan tantrum.

Anak-anak harus tahu bahwa orang tua yang memegang kendali, artinya anak boleh menyampaikan pendapatnya asal dengan cara yang baik, dengan begitu anak akan belajar caranya menyampaikan pendapat dengan cara yang baik.

8. Berikan sentuhan kepada anak ketika tantrum mereda

Ketika anak sudah mereda berikan pelukan, bisikan, dan kata-kata yang menenangkan, ajaklah anak membuat perjanjian apa saja yang harus dilakukan ketika menyampaikan keinginannya.

Anak yang melakukan perilaku tantrum biasanya karena orang lain tidak paham dengan keinginannya dan kurang memperhatikan cara meresponnya.

Itu tadi beberapa cara mengatasi anak yang mengalami tantrum. Jika kita bisa mengajak anak untuk bernegosiasi bagaimana cara menyampaikan maka perilaku tantrum sebut bisa ditangani. [Ln]

Tags: Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peduli Palestina, Salimah Kota Blitar Kumpulkan Donasi

Next Post

Firasat yang Rasulullah Rasakan Saat Ajalnya Sudah Dekat

Next Post
Firasat yang Rasulullah Rasakan Saat Ajalnya Sudah Dekat

Firasat yang Rasulullah Rasakan Saat Ajalnya Sudah Dekat

Peringati Hari Sumpah Pemuda, LAZ Al Azhar Ajak Generasi Muda Peduli Terhadap Veteran

Peringati Hari Sumpah Pemuda, LAZ Al Azhar Ajak Generasi Muda Peduli Terhadap Veteran

Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

Gemerlap Cahaya dari Palestina

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9567 shares
    Share 3827 Tweet 2392
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11855 shares
    Share 4742 Tweet 2964
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4874 shares
    Share 1950 Tweet 1219
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga