• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya

02/11/2023
in Parenting, Unggulan
Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya

Foto: Unsplash

100
SHARES
768
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HAMPIR setiap orang tua yang memiliki anak dengan rentang usia 2-5 tahun pasti pernah menemukan anaknya dalam konflik tantrum. Pada artikel kali ini kita akan membahas penyebab anak tantrum dan cara mengatasinya.

Tantrum merupakan bentuk luapan emosi anak yang terjadi jika anak merasa tidak nyaman atau keinginannya tidak terpenuhi.

Pada fase ini orang tua harus memiliki cara untuk menghadapi perilaku tersebut.

Saat tantrum anak biasanya akan marah-marah diikuti dengan perilaku berbaring dilantai, berguling-guling, berteriak, menendang dan melempar semua yang ada sekitarnya.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya tantrum pada anak di antaranya:

1.  Terhalangnya keinginan

Anak-anak yang keinginannya tidak terpenuhi bisa menyebabkan anak melapiaskan dengan cara melakukan perilaku tantrum.

Hal ini karena keinginan memang tidak tersedia atau memang benar-benar dilarang karena berbahaya.

2. Ketidakmampuan mengungkapkan

Anak-anak memiliki cara berkomunikasi yang berbeda dengan orang tua, dalam beberapa kasus perbedaan ini bisa menyebabkan salah persepsi bagi yang menerima informasi tersebut sehingga menyebabkan perbedaan ekspektasi antara anak dan orang yang mendengarkan informasinya.

Jika ia merasa apa yang ia inginkan tidak tersampaikan dengan baik dan berakibat pada kesalahan pemberian respon maka anak akan melampiaskan dengan tantrum.

3. Berada di posisi tidak nyaman

Ketika anak berada dalam kondisi yang tidak nyaman baik kondisi atau tempatnya anak-anak merasa kesal dan bisa saja berujung pada perilaku tantrum.

Orang tua biasanya akan melakukan tindakan spontan yang dirasa akan cepat meredakan tantrum anak, misalnya dengan memarahinya atau mencubitnya.

Menghadapi tantrum dengan tindakan fisik atau kekerasan verbal tidak akan menyelesaikan tantrum anak.

Baca Jug: Ciri-Ciri Anak Memiliki Tingkat Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya

Berikut ini beberapa cara aman untuk mengatasi anak yang tantrum

1. Pahami penyebab anak tantrum

Dengan mengetahui penyebab tantrum,  Anda bisa mengingat kira-kira apa saja yang membuat anak Anda tantrum.

Lakukan pengamatan beberapa kali dan ingatlah untuk tidak menempatkan anak dalam kondisi tersebut agar  tantrumnya tidak muncul.

2. Perhatikan gejala awal

Jika Anda mengetahui bahwa ini adalah gejala awal anak Anda akan tantrum maka Anda bisa langsung memberikan penanganan dengan mengalihkan perhatiannya.

3. Mengalihkan perhatian

Anda bisa memperlihatkan suatu objek yang kiranya ia minati misalnya dengan menunjukkan mobil yang sedang lewat dan menceritakan cerita unik dari objek tersebut.

Cara mengetahui apa yang bisa mengalihkan perhatian anak ini bisa diketahui orangtua saat mengamati perilaku anak sehari-hari.

4. Pindahkan benda berbahaya

Ketika Anda sudah melakukan tantrum biasanya akan mengaktifkan benda-benda yang ada disekitarnya.

Jika sudah begini amankan kondisi sekitar anak misalnya menyingkirkan benda-benda yang terbuat dari kaca atau besi yang dapat melukai anak ketika ia menyentuhnya.

5. Jangan menyerah dan menuruti keinginan anak

Jika anak tantrum setelah keinginannya tidak dipenuhi dan dilakukan di tempat umum yang mana orang-orang bisa terganggu, jangan sampai Anda menyerah dan menurutinya karena malu maka bisa jadi ia akan mengulanginya lagi.

Jangan sampai Anda menyerah dengan mudah dan menurutinya. Anda bisa mengabaikannya sesaat atau meninggalkannya namun tetap dalam jangkauan

6. Jangan tertawa

Ketika anak mengalami tantrum dan ditertawakan karena tingkahnya yang lucu, ini akan membuatnya melakukan tantrum lagi di lain waktu untuk menarik perhatian orang di sekitarnya.

7. Jalan merespon sampai anak berhenti tantrum

Anak harus mengetahui jika keinginannya harus disampaikan dengan baik. Jangan merespon anak ketika masih dalam keadaan tantrum.

Anak-anak harus tahu bahwa orang tua yang memegang kendali, artinya anak boleh menyampaikan pendapatnya asal dengan cara yang baik, dengan begitu anak akan belajar caranya menyampaikan pendapat dengan cara yang baik.

8. Berikan sentuhan kepada anak ketika tantrum mereda

Ketika anak sudah mereda berikan pelukan, bisikan, dan kata-kata yang menenangkan, ajaklah anak membuat perjanjian apa saja yang harus dilakukan ketika menyampaikan keinginannya.

Anak yang melakukan perilaku tantrum biasanya karena orang lain tidak paham dengan keinginannya dan kurang memperhatikan cara meresponnya.

Itu tadi beberapa cara mengatasi anak yang mengalami tantrum. Jika kita bisa mengajak anak untuk bernegosiasi bagaimana cara menyampaikan maka perilaku tantrum sebut bisa ditangani. [Ln]

Tags: Penyebab Anak Tantrum dan Cara Mengatasinya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peduli Palestina, Salimah Kota Blitar Kumpulkan Donasi

Next Post

Firasat yang Rasulullah Rasakan Saat Ajalnya Sudah Dekat

Next Post
Firasat yang Rasulullah Rasakan Saat Ajalnya Sudah Dekat

Firasat yang Rasulullah Rasakan Saat Ajalnya Sudah Dekat

Peringati Hari Sumpah Pemuda, LAZ Al Azhar Ajak Generasi Muda Peduli Terhadap Veteran

Peringati Hari Sumpah Pemuda, LAZ Al Azhar Ajak Generasi Muda Peduli Terhadap Veteran

Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

Gemerlap Cahaya dari Palestina

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Islam Mengajarkan Mandiri, Bukan Mengemis

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7794 shares
    Share 3118 Tweet 1949
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3340 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Salimah Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor kepada Lansia di Langsa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bercermin dengan Pemandangan Gunung dan Bunga

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Belajar dari Kisah Qarun

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga