• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Mengatasi Dampak Psikologis Anak yang Menjadi Korban Penculikan

31/01/2023
in Fokus, Parenting, Unggulan
Mengatasi Dampak Psikologis Anak yang Menjadi Korban Penculikan

Ilustrasi dampak psikologis korban penculikan (Foto: Unsplash)

143
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK yang pernah menjadi korban atau penyintas penculikan tak jarang mengalami gangguan psikologis karena pengalaman buruk yang ia alami. Tentunya hal ini butuh penanganan baik dari orang tua maupun psikolog anak.

Umumnya penyintas penculikan akan merasakan stres, kecemasan, trauma, depresi, kebingungan, mudah marah, menarik diri dari lingkungan, ketegangan kronis, insomnia dan mimpi buruk, maupun mudah terkejut.

Dampak psikologis tersebut muncul karena adanya penyesuaian diri dari kondisi terisolasi saat penculikan ke kondisi saat ia terbebas atau selama dari penculikan.

Baca Juga: Tips Mengajarkan Si Kecil Menghindari Penculikan Anak

Mengatasi Dampak Psikologis Anak yang Menjadi Korban Penculikan

Kondisi kejiwaannya setelah terbebas dari penculikan ini hampir sama dengan saat ia mengalami penculikan, demikian dilansir dari American Psychological Association.

Berikut ini beberapa hal untuk mengatasi trauma ataupun dampak psikologi yang membekas akibat penculikan pada anak:

1. Mendapat penanganan medis

2, Berada di lingkungan yang aman dan terjamin. Yakinkan anak bahwa keadaan akan baik-baik saja sehingga mereka merasa aman dan percaya akan hal tersebut.

3. Berada dekat dengan orang yang dicintainya untuk membangun rasa aman saat melakukan aktivitas sehari-hari.

4. Memiliki kesempatan untuk berbicara atau mencatat pengalaman mereka saat ia menginginkannya.

Jangan memaksa atau menekan anak-anak untuk menceritakan secara rinci tentang kondisi yang terjadi selama penculikan.

Tapi biarkan informasi tersebut terungkap dengan sendirinya saat anak ingin bercerita.

5. Melindungi privasi mereka, misalnya menghindari media atau overexposure termasuk menonton, mendengarkan berita dan berpartisipasi dalam wawancara media.

6. Luangkan waktu untuk menyesuaikan diri kembali dengan keluarga dan lingkungannya.

Keluarga dan teman-teman dapat mendukung penyintas dengan mendengarkan, bersabar, dan berfokus pada pemulihan mereka alih-alih terlibat dalam pembicaraan negatif tentang para penculik.

Penting untuk disadari bahwa keluarga dan teman-teman penyintas dihadapkan pada banyak masalah dalam mengatasi ketakutan dan ketidakpastian dan mungkin juga membutuhkan dukungan dalam menghadapi reaksi emosional mereka sendiri.

Penyintas, khususnya anak-anak ini membutuhkan waktu untuk pulih dari kesulitan fisik, mental maupun emosionalnya. Oleh karena itu, orang-orang disekelilingnya harus memampu memahaminya. [Ln]

Sumber:

  • American Psychological Association
  • Good Doctor
Tags: Mengatasi Dampak Psikologis Anak yang Menjadi Korban Penculikan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wanita Menampakkan Wajah dan Telapak Tangannya saat Shalat

Next Post

Jadi Moderator Talkshow Wakaf, Tere Ingin Perdalam Ekonomi Syariah

Next Post
Jadi Moderator Talkshow Wakaf, Tere Ingin Perdalam Ekonomi Syariah

Jadi Moderator Talkshow Wakaf, Tere Ingin Perdalam Ekonomi Syariah

Pernikahan Harus Bisa Dinikmati

Tips Menentukan Tanggal Pernikahan yang Tepat

29 Hari Pasca Gempa Cianjur, LAZ Al Azhar dan MTTG Terus Kirimkan Bantuan Logistik

29 Hari Pasca Gempa Cianjur, LAZ Al Azhar dan MTTG Terus Kirimkan Bantuan Logistik

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8159 shares
    Share 3264 Tweet 2040
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Pelepasan Jemaah Haji 2026, Bekali Calon Jemaah dengan Kesiapan Fisik dan Spiritual

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3634 shares
    Share 1454 Tweet 909
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4186 shares
    Share 1674 Tweet 1047
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2132 shares
    Share 853 Tweet 533
  • Pemerintah Imbau Perusahaan Swasta Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2011 shares
    Share 804 Tweet 503
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga