• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Kesiapan Masuk Sekolah dan Kekuatan Antibodi Anak

10/06/2021
in Fokus, Parenting
Kesiapan Masuk Sekolah dan Kekuatan Antibodi Anak

Ilustrasi, foto: cdn-2.tstatic.net

84
SHARES
644
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Keinginan orang tua untuk mengikutkan anak-anak usia dini masuk sekolah kian tinggi. Mereka khawatir anak-anak merasa jenuh dengan model belajar online atau PJJ.

Banyak orang tua yang mendesak agar pemerintah dan sekolah segera memberlakukan belajar dengan tatap muka. Hal ini karena mereka khawatir anak-anak akan jenuh dengan pola belajar PJJ atau online.

Terutama, anak-anak usia dini atau setingkat TPA dan TK. Karena anak-anak seusia itu paling sulit mengikuti PJJ. Mereka lebih mudah belajar dengan pembelajaran tatap muka atau PTM.

Baca Juga: Vaksin untuk Anak-anak segera Tersedia

Kebijakan Pemerintah

Pemerintah melalui Kemendikbud sebenarnya sudah mengeluarkan kebijakan tentang PTM terbatas. Yaitu pola pembelajaran tatap muka dengan tetap mengikuti prokes.

Pemerintah juga mewajibkan PTM terbatas ini dengan maksimal 50 persen keterisian kelas. Artinya, kelas hanya diisi oleh separuh dari jumlah normal anak.

Hal ini karena adanya pemberlakuan jarak antar anak dalam kelas. Selain, mengoptimalkan pengawasan guru terhadap aktivitas anak dalam kelas agar tetap menerapkan prokes.

Tentang kebijakan teknis lain seperti berapa kali PTM sepekan, bisakah hanya 35 persen keterisian kelas, dan seterusnya; hal itu diserahkan kepada sekolah masing-masing.

Namun pemerintah sangat menganjurkan agar sebelum pembukaan PTM, para guru harus sudah divaksin. Hal ini untuk langkah preventif untuk keselamatan guru dan murid.

Riset Menarik tentang Antibodi Anak

Sebuah riset menarik dari Weill Cornell Medicine, Amerika, pada Maret lalu. Seperti dilansir AFP, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa anak-anak memiliki kekuatan antibodi dua hingga lima kali dari orang dewasa.

Anak-anak yang diuji itu berusia antara 1 hingga 10 tahun. Dibandingkan dengan orang dewasa berusia 19 hingga 24 tahun, kekuatan antibodi anak lima kali lebih kuat. Sementara dibandingkan dengan yang berusia 11 hingga 18 tahun, kekuatannya dua kali lebih kuat.

Boleh jadi, hasil riset ini bisa menjadi jawaban kenapa penderita Covid lebih banyak dari orang dewasa daripada anak-anak.

Hasil riset tersebut bisa menguatkan strategi PTM yang digagas banyak kalangan. Yaitu, dengan mendahulukan PTM di sekolah tingkat usia dini, SD, dan seterusnya.

Walaupun pada pelaksanaannya tetap diserahkan kepada sekolah dan orang tua. Karena segalanya harus dengan kehati-hatian agar tidak mengorbankan kesehatan anak-anak. [Mh]

Tags: Kesiapan Masuk Sekolah dan Kekuatan Antibodi AnakMaju Mundur Sekolah Tatap Muka Usia Dinimaju mundur tatap muka sekolah usia dini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pekerja Kereta Api Muslim Selamatkan 29 Orang dari Bunuh Diri

Next Post

Lembaga Pajak Kanada Menargetkan Badan Amal Muslim

Next Post
Lembaga Pajak Kanada Menargetkan Badan Amal Muslim

Lembaga Pajak Kanada Menargetkan Badan Amal Muslim

Turki Kirim 1.000 Kotak Mainan Edukasi untuk Anak-anak Palestina

Turki Kirim 1.000 Kotak Mainan Edukasi untuk Anak-anak Palestina

Pandemi Covid-19 Mengguncang Peringkat Kota Paling Layak Huni di Dunia

Peringkat Kota Paling Layak Huni di Dunia Terguncang oleh Pandemi Covid-19

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga