• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 23 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Cara Menjadikan Rumah sebagai Lingkungan yang Kondusif dan Aman bagi Anak

04/04/2023
in Parenting
Tiga Bahasa Cinta untuk Keluarga

Foto: Pexels/Gary Barnes)

81
SHARES
620
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA cara menjadikan rumah sebagai lingkungan yang kondusif dan aman bagi anak? Tentunya, tidak ada anak yang ingin tumbuh di dalam keluarga bermasalah. Sebab, hal tersebut memberi dampak negatif bagi tumbuh kembang anak.

Dampak dari masalah keluarga terhadap anak bersifat jangka panjang, yang akan baru muncul ke permukaan ketika ia tumbuh menjadi remaja atau dewasa.

Baca Juga: Ayah Ibu Kembalilah ke Rumah

Cara Menjadikan Rumah sebagai Lingkungan yang Kondusif dan Aman bagi Anak

Dampak tersebut cenderung sulit dikenali, ditambah lagi dengan faktor sangat sedikitnya upaya orang tua untuk mengatasi hal tersebut.

Hidup di tengah keluarga bermasalah juga menyebabkan anak jadi kehilangan kesempatan untuk berkembang secara optimal sebagaimana mestinya, sehingga mereka memiliki kemampuan sosial, emosional dan coping skill yang lebih rendah dibandingkan individu seusianya.

Hambatan ini kemudian bisa berwujud pada munculnya beberapa masalah berikut:

Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang umum ditemui dan sudah sejak lama diketahui berkaitan dengan kondisi keluarga yang bermasalah.

Kecemasan berlebih pada seseorang dapat dipicu oleh perilaku orang tua atau kondisi keluarga yang selalu menimbulkan masalah atau kekhawatiran anggota keluarga.

Hal ini juga dapat disebabkan oleh perilaku orang tua yang terlalu keras sehingga menimbulkan tekanan mental dengan cara memarahi atau meremehkan hal yang dilakukan anak atau kecemasan berlebih orang tua sehingga mereka melarang anak untuk beraktivitas merupakan penyebab utama munculnya gangguan kecemasan pada anak ketika dewasa.

Kesulitan berinteraksi dengan orang lain

Apapun masalah yang menyebabkan suatu keluarga jadi bermasalah, efek kecemasan yang timbul sebagai akibatnya juga akan memengaruhi kemampuan anak untuk berinteraksi dan membentuk suatu hubungan dengan orang lain.

Hal tersebut dapat dipicu oleh pemikiran atau pandangan negatif dari orangtua yang “ditularkan” terhadap anak bahwa setiap orang tidak dapat dipercaya, ataupun rasa cemas jika orang lain mengetahui kondisi keluarganya.

Kesulitan menerima kenyataan

Hal ini dapat disebabkan oleh konflik yang muncul dari perbedaan pandangan antara orang tua dan anak, serta orang tua yang memaksakan pendapatnya pada anak — alias cuci otak.

Akibatnya, anak tumbuh besar sulit mempercayai hal yang dialaminya dan cenderung kurang mempercayai emosi milik sendiri bahkan apa yang ditangkap oleh indera mereka.

Bisakah Keluarga Bermasalah memperbaiki diri demi memiliki keluarga yang harmonis?

Dikutip dari Psych Central, ahli psikologi klinis Elvira G. Aletta, Ph.D membuat suatu daftar hal yang terpenting dalam keluarga agar rumah dapat menjadi lingkungan yang kondusif dan aman bagi setiap anggotanya, di antaranya sebagai berikut:

1. Menghargai setiap anggota keluaga, baik hubungan antar saudara, antar pasangan, dan orangtua dengan anak.

2. Menciptakan lingkungan yang aman secara emosional, di mana setiap anggota keluarga bisa sebebas mungkin mengutarakan pendapat, keinginan, dan perasaannya tanpa merasa khawatir diremehkan atau dipermalukan.

3. Menjadikan keluarga tempat untuk menghilangkan stress atau trauma

4. Menghargai privasi antar anggota keluarga

5. Bertanggung jawab dalam menjaga kepercayaan dan tidak menimbulkan kecemasan

6. Selalu dapat saling memaafkan ketika ada konflik atau memiliki perbedaan pendapat

7. Dapat mengekspresikan emosi sewajarnya

8. Memberikan kesempatan setiap orang untuk berubah dan tumbuh

9. Kedua orang tua berhubungan baik dan melakukan tugas pengaruh orang tua sebagai tim

10. Membiasakan perilaku sopan santun di rumah

11. Memiliki batasan yang jelas antara hubungan orang tua dan anak

12. Saling membantu satu sama lain

13. Menyempatkan waktu untuk makan bersama

[MY/sumber:hellosehat.com/Cms]

Tags: Cara menjadikan rumah sebagai lingkungan aman dan kondusif
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Panduan Penggunaan Gawai bagi Anak

Next Post

NPC Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Gaza

Next Post
NPC Salurkan bantuan sembako untuk warga Gaza

NPC Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Gaza

Umara di Bulan Ramadan

Umara di Bulan Ramadan

Tebar Bahagia Ramadan, LAZ Al Azhar Salurkan Beasiswa Pendidikan Yatim

Tebar Bahagia Ramadan, LAZ Al Azhar Salurkan Beasiswa Pendidikan Yatim

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8473 shares
    Share 3389 Tweet 2118
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4336 shares
    Share 1734 Tweet 1084
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3822 shares
    Share 1529 Tweet 956
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2147 shares
    Share 859 Tweet 537
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Waduk Sermo Kulon Progo DIY jadi Salah Satu Icon Sport Tourism

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Gandeng Arie Untung, Lafaya Travel Siapkan Program Umroh Healing Keluarga Muslim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2270 shares
    Share 908 Tweet 568
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11356 shares
    Share 4542 Tweet 2839
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga