• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Oase

Keris dan Nilai Dakwah di Baliknya

27/01/2020
in Oase
106
SHARES
817
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Keris pada mulanya adalah warisan budaya nusantara berupa senjata RUKETAN, yakni senjata pertarungan jarak pendek (dagger) atau senjata peraga untuk memeragakan suatu jurus.

Keris dalam khazanah bahasa Jawa disebut sebagai DUWUNG/CURIGO yang bermakna WASPADA/HATI-HATI. Pada zaman Sri Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792 M), keris dijadikan sebagai salah satu bagian dari BUSANA TAKWA pada BUSANA KERAJAAN saat itu. KERIS sebagai bagian dari BUSANA TAKWA yang mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati dalam perkara halal, haram dan syubhat.

Hal ini senada dengan percakapan indah dua sahabat, Umar bin Khattab ra dan Ubay bin Ka’ab.
Umar yang meriwayatkan atsar ini bertanya kepada Ubay, “Wahai Ubay, apa makna takwa?” Ubay yang ditanya justru balik bertanya. “Wahai Umar, pernahkah engkau berjalan melewati jalan yang penuh duri?” Umar menjawab, “Tentu saja pernah.” “Apa yang engkau lakukan saat itu, wahai Umar?” lanjut Ubay bertanya. “Tentu saja aku akan berjalan hati-hati,” jawab Umar. Ubay lantas berkata, “Itulah hakikat takwa.”

Sementara itu, keris dalam BUSANA TAKWA khas MATARAMAN biasa ditaruh di belakang (DIWANGKING). Ini bermakna bahwa kewaspadaan sesorang mukmin tidak perlu diperlihatkan, cukup dikondisikan setiap saat.
Terkadang keris ditaruh di samping (NGANGGAR) atau di depan (NYOTHE KIWA). Hal ini sebagaimana kita lihat pada lukisan atau foto para pahlawan nasional seperti Pangeran Diponegoro & Jenderal Sudirman adalah bentuk dari KESIAPSIAGAAN seorang da`i mujahid dalam mengejawantahkan ayat Alquran,

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah, musuh kalian, dan orang-orang selain mereka yang kalian tidak mengetahuinya; sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kalian nafkahkan pada jalan Allah, niscaya akan dibalasi dengan cukup kepada kalian dan kalian tidak akan dianiaya,” (QS Al Anfal: 60).

Dengan makna yang ADILUHUNG, keris merupakan warisan para mujahid dakwah nusantara dan sunnah hasanah dari para pendahulu dakwah. Seyogyanya kita sebagai da’i yang paling berhak untuk menjaga dan melestarikannya.

Syiar keris ini sama dengan menjaga nilai-nilai dakwah yang diwujudkan dalam bentuk dhapur keris, pola pamor keris serta warangka keris. Sekaligus ittiba kepada Rasulullah yang mempunyai 9 senjata pedang warisan dari para rasul sebelumnya, seperti pedang Rasulullah AL BATTAR.

Selain itu, juga mencegah upaya orang-orang musyrik untuk menghilangkan nilai-nilai dakwah pada keris serta upaya mereka menjauhkan keris dari para pewaris sahnya, para mujahid dakwah nusantara. (Bersambung) [Zulkifli Alan]

——————————-

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bunuh Diri

Next Post

Tips Liburan Sekolah

Next Post

Tips Liburan Sekolah

Virus Wuhan, Babak Baru “Perang” AS Tiongkok?

Koperasi Syariah Serba Usaha Salimah Kota Bekasi Gelar Rapat Anggota Tahunan ke-6

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    273 shares
    Share 109 Tweet 68
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Resep Singkong Keju Goreng

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Jangan Terbawa Arus

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7820 shares
    Share 3128 Tweet 1955
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Nasihat Imam Ghazali untuk Anak

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Gelar Majelis Taklim di Pendopo, Fery Farhati Berpesan Agar Semangat Mendatangi Majelis Ilmu

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga