• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ustadz Bey ‘’Pendeta Islam’’ Naik Haji

25/08/2017
in Berita
80
SHARES
616
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – ‘’Eleuh, ngadadak teuing, kaya tahu bulet (mendadak amat, seperti tahu bulat [digoreng dadakan]),’’ gumam Bey Hanafi sambil tersenyum bahagia, usai menerima telepon dari Dewan Dakwah Pusat, medio Agustus lalu. Suara pengurus senior Dewan Dakwah di ujung ponsel mengabarkan, Bey berangkat haji tahun ini atas undangan Pemimpin Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud.

Selasa (22/8) siang, diantar keluarga dan familinya sebanyak delapan orang, Bey tiba di Gedung Dewan Dakwah, Jalan Kramat Raya 45, Jakarta Pusat.

Setelah melapor pada pengurus Dewan Dakwah, ia mengikuti kursus kilat ibadah haji yang disampaikan Ketua Laznas (Lembaga Amil Zakat Nasional) Dewan Dakwah, H Ade Salamun. Ayah tiga anak ini manggut-manggut saja mengikuti teori manasik haji, lantaran sebelumnya sudah membaca buku tatacara menjalankan rukun Islam kelima.

Lepas ashar, barulah Bey sempat makan siang di selasar masjid Al Furqon. Menunya hasil masakan istri sendiri, seperti balado sotong, ikan asin, ayam goreng, gulai ayam, dan kerupuk.

‘’Ini ceritanya kita sedang walimatus safar haji ya,’’ seloroh seorang pengurus Laznas Dewan Dakwah yang menemani Bey makan. ‘’He, he, iya, iya,’’ ucap Bey sambil tertawa.

Oleh Laznas Dewan Dakwah, Kafilah Bey Hanafi diinapkan di sebuah hotel di seberang Masjid Al Furqon. ‘’Padahal mah, biarin nginep di mesjid aja, bisa ngampar-ngampar nggak usah bayar,’’ tawar ustadz bersahaja ini.

Rabu (23/8) selepas subuh, Bey’s family diantar menuju kediaman Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia (KSA) di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Bergabung dengan puluhan undangan lainnya untuk diterima dan dilepas Dubes KSA, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi.

Selanjutnya, tanpa disertai lagi oleh keluarga pengiringnya, rombongan calon haji menumpang bus menuju Bandara Soekarno-Hatta, untuk kemudian terbang ke Saudi.

Ustadz Bey Hanafi lahir di Desa Cigeulis, Kec Cigeulis, Kab Pandeglang, Banten, 4 Mei 1972. Setelah lulus Madrasah Aliyah, ia mengikuti pelatihan di Ma’had Al-Ghuraba. Selanjutnya, remaja ini langsung diterjunkan oleh Dewan Dakwah sebagai da’i di pelosok Desa Kie, Kecamatan Oilasi Kupang, Kabupaten Timur Tengah Selatan, NTT (Nusa Tenggara Timur).

Sempat shock Bey Hanafi di awal hidup bersama warga desa. Masyarakat yang sangat terbelakang dan miskin. Makanan utama mereka jagung. Pagi jagung rebus, siang nasi jagung, malamnya jagung titi (tumbuk).

Heran Bey, banyak warga desa ternyata belum bisa sekadar memasak air dengan benar. Maka, ketrampilan hidup pertama yang diajarkannya kepada masyarakat setempat adalah cara memasak air minum. Pelajaran ini berlangsung hampir sebulan.

Budaya lain warga desa ini adalah jarang mandi. Mulanya kepepet lantaran sulit air, namun lama-lama jadi kebiasaan. Di musim hujan pun mereka tak mandi. Hal ini juga menjadi tantangan Ustadz Bey, dalam rangka mengajarkan bersuci sebelum sholat.

Walau sudah agak lama menjadi mualaf, ternyata banyak warga pria yang belum bersunat. Maka, pada suatu hari Bey dengan dukungan Dewan Dakwah, menggelar sunatan massal di Desa Kie. Pesertanya mulai anak-anak usia belasan tahun hingga orang tua.

Bukannya dipanggil ‘’ustadz’’, Bey Hanafi di Nusa Tenggara Timur disapa "Bapak Pendeta Islam". Sebagaimana warga pun menyebut masjid sebagai ‘’gereja Islam’’.

"Iya, saya dipanggil sebagai pendeta Islam. Kalau yang Katolik dipanggil romo," kenang Bey sambil tersenyum.

Untuk berdakwah keliling masuk ke kampung-kampung, Bey Hanafi berjalan kaki. Untuk mencapai kampung lain, dibutuhkan waktu cukup lama. Kadang-kadang bisa satu hari satu malam baru sampai ke tujuan berikutnya.

Alhamdulillah, setelah berdakwah sekian lama, Bey akhirnya memiliki seorang kader dakwah. Dialah yang kelak meneruskan langkah Bey.

Sejak 1997, Bey Hanafi berdakwah di kampung halamannya sendiri. Selain di Cigeulis, ia juga berdakwah di Malingping, Panimbang, dan sekitarnya.

Selain dakwah bil-lisan, Bey Hanafi juga menjalankan dakwah bil-haal dengan dukungan Laznas Dewan Dakwah. Misalnya membentuk kelompok peternakan kambing, kelompok pembuat keripik pisang, singkong, dan emping, juga membudayakan pembuatan sarana MCK (mandi-cuci-kakus). Yang terakhir ini untuk mengikis budaya ‘’trio-dol’’; Dolbon (modol di kebon) alias buang air besar (BAB) di kebun, doli (modol di kali), dan dolwah (modol di sawah).[ah/bowo]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sebarluaskan Perdamaian, Dua Pramuka Diundang Haji

Next Post

Hampir 1,5 Juta Orang Sudah Tiba di Arab Saudi untuk Menunaikan Ibadah Haji

Next Post

Hampir 1,5 Juta Orang Sudah Tiba di Arab Saudi untuk Menunaikan Ibadah Haji

Hasil Studi: Integrasi Imigran Muslim di Jerman Berjalan Baik

McD akan Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Pasokan Ayam Mereka

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Biden akan Pertahankan Kedutaan Besar AS di Yerusalem

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga