• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 9 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ujian Guru Itu Sabar

04/01/2025
in Nasihat
Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

Ilustrasi, foto: cahayaislam.id

82
SHARES
632
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SABAR merupakan kata kunci suksesnya seorang guru. Karena, yang ia olah itu bukan barang, tapi manusia dengan plus minusnya.

Ada hal menarik dari perjalanan dakwah Imam Syafi’i rahimahullah. Ulama yang wafat di usia 54 tahun ini punya seorang santri yang ‘super lambat’ nalarnya. Santri itu bernama Ar-Rabi’ bin Sulaiman Al-Murodi.

Namun begitu, Imam Syafi’i begitu sabar mengajarkan Rabi’. Ulama yang hijrah ke Mesir di usia 49 tahun ini selalu menanyakan ke santri-santrinya, “Apa sudah paham?”

Dari sekian banyak santri, hanya Rabi’ yang menjawab, “Belum, Guru!”

Imam Syafi’i pun mengulangi penjelasannya. Beliau menanyakan lagi, “Apa sudah paham?” Lagi-lagi, Rabi’ menjawb, “Belum, Guru!” Jawaban belum itu berulang hingga 39 kali.

Karena malu, Rabi’ pernah keluar dari ruang majelis belajar. Ia merasa malu karena ‘berbeda’ dengan para santri lain.

Meski begitu, Imam Syafi’i tidak pernah bosan. Ia mengajak Rabi’ untuk belajar secara privat. Di situlah momen-momen yang akhirnya Rabi’ bisa menggali ilmu yang lebih dalam lagi dibandingkan santri-santri lain.

Rabi’ belajar dengan Imam Syafi’i sejak usia 10 tahun. Perbedaan usianya dengan Imam Syafi’i terpaut 24 tahun.

Meski bernalar ‘lambat’, Rabi’ tidak pernah putus asa. Sang guru pun terus memotivasinya untuk terus semangat belajar.

Bahkan, Rabi’ memutuskan untuk menjadi pelayan gurunya. Hal ini agar ia bisa lebih dekat lagi belajar secara khusus dengan Imam Syafi’i.

Ketika Imam Syafi’i hijrah ke Mesir di usia 49 tahun, Rabi’ juga ikut. Saat itu usia Rabi’ 25 tahun. Ia selalu mendampingi gurunya kemana pun menetap.

Di Mesir, ada sebuah masjid terkenal yang bernama Masjid Amru bin Ash. Di tempat itulah Imam Syafi’i mengajar. Dan di tempat itu pula, Rabi’ selalu mengumandangkan azan.

Ternyata, azan yang dikumandangkan Rabi’ begitu istimewa. Suaranya begitu merdu dan menggugah hati. Imam Syafi’i mengatakan, “Sekiranya ilmu bisa berwujud makanan, maka aku akan rida menyuapi Rabi’ sesuap demi sesuap hingga ia kenyang.”

Di lima tahun penghujung usia Imam Syafi’i, ia pernah mengatakan kepada Rabi’, “Wahai Rabi’, tugasku hanya sebagai guru yang menyampaikan ilmu. Sementara yang memberikan ilmu kepadamu adalah Allah subhanahu wata’ala. Mintalah dengan sungguh-sungguh kepada Allah untuk dimudahkan.”

Kali ini, Rabi’ begitu memahami apa yang disampaikan gurunya secara khusus itu. Ia rajin berdoa kepada Allah untuk dimudahkan memahami pelajaran.

Benar saja, apa yang diusahakan Rabi’ dan gurunya sangat berhasil. Karena kemampuan azannya, Rabi’ diangkat sebagai guru untuk para muazin di Masjid Amru bin Ash itu.

Ia pun terus belajar dan melayani gurunya dengan sepenuh hati. Kalau Imam Syafi’i sakit, nyaris tak ada orang yang paling dekat dan siap melayani, kecuali Rabi’.

Bukan itu saja, kedekatannya dengan Imam Syafi’i menjadikannya dipercaya untuk menulis apa yang menjadi ilmu-ilmu Imam Syafi’i ke dalam lembaran kertas. Termasuk kitab fenomenal Imam Syafi’i yang berjudul Al-Umm.

Setelah Imam Syafi’i wafat, Rabi’ terus belajar dan cepat memahami ‘warisan’ ilmu gurunya yang super banyak itu.

Tidak kurang dari 200 pakar yang belajar kepada Rabi’ tentang riwayat-riwayat ilmu Imam Syafi’i. Di antara mereka ada Imam Abu Daud, An-Nasai, dan Ibnu Majah.

Rabi’ bin Sulaiman memiliki umur yang panjang. Inilah kehendak Allah agar perannya mengajarkan ilmu-ilmu yang diwariskan Imam Syafi’i bisa lebih luas lagi tersampaikan. Ia wafat di usia 96 tahun.

**

Sabar merupakan harta paling bernilai seorang guru kepada murid-muridnya. Siapa sangka, seorang murid yang terkesan ‘paling lambat’ nalarnya, melalui kesabaran guru, justru tumbuh menjadi sosok yang paling paham tentang ilmu yang ia terima dari gurunya. [Mh]

Tags: Ujian Guru Itu Sabar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Status Edisi Liburan

Next Post

Reuni Versi Kondangan

Next Post
Reuni Versi Kondangan

Reuni Versi Kondangan

Antara Tetap Tunggal atau Menerima Pasangan Baru

Tugas Berat Ulama Itu Mendidik Keluarga

Mulai Hari Ini, Pemerintah Jalankan Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah

Mulai Hari Ini, Pemerintah Jalankan Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9278 shares
    Share 3711 Tweet 2320
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4200 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11742 shares
    Share 4697 Tweet 2936
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • BMKG Lakukan Paper Test untuk Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga