• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 24 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ujian Guru Itu Sabar

04/01/2025
in Nasihat
Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

Ilustrasi, foto: cahayaislam.id

79
SHARES
604
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SABAR merupakan kata kunci suksesnya seorang guru. Karena, yang ia olah itu bukan barang, tapi manusia dengan plus minusnya.

Ada hal menarik dari perjalanan dakwah Imam Syafi’i rahimahullah. Ulama yang wafat di usia 54 tahun ini punya seorang santri yang ‘super lambat’ nalarnya. Santri itu bernama Ar-Rabi’ bin Sulaiman Al-Murodi.

Namun begitu, Imam Syafi’i begitu sabar mengajarkan Rabi’. Ulama yang hijrah ke Mesir di usia 49 tahun ini selalu menanyakan ke santri-santrinya, “Apa sudah paham?”

Dari sekian banyak santri, hanya Rabi’ yang menjawab, “Belum, Guru!”

Imam Syafi’i pun mengulangi penjelasannya. Beliau menanyakan lagi, “Apa sudah paham?” Lagi-lagi, Rabi’ menjawb, “Belum, Guru!” Jawaban belum itu berulang hingga 39 kali.

Karena malu, Rabi’ pernah keluar dari ruang majelis belajar. Ia merasa malu karena ‘berbeda’ dengan para santri lain.

Meski begitu, Imam Syafi’i tidak pernah bosan. Ia mengajak Rabi’ untuk belajar secara privat. Di situlah momen-momen yang akhirnya Rabi’ bisa menggali ilmu yang lebih dalam lagi dibandingkan santri-santri lain.

Rabi’ belajar dengan Imam Syafi’i sejak usia 10 tahun. Perbedaan usianya dengan Imam Syafi’i terpaut 24 tahun.

Meski bernalar ‘lambat’, Rabi’ tidak pernah putus asa. Sang guru pun terus memotivasinya untuk terus semangat belajar.

Bahkan, Rabi’ memutuskan untuk menjadi pelayan gurunya. Hal ini agar ia bisa lebih dekat lagi belajar secara khusus dengan Imam Syafi’i.

Ketika Imam Syafi’i hijrah ke Mesir di usia 49 tahun, Rabi’ juga ikut. Saat itu usia Rabi’ 25 tahun. Ia selalu mendampingi gurunya kemana pun menetap.

Di Mesir, ada sebuah masjid terkenal yang bernama Masjid Amru bin Ash. Di tempat itulah Imam Syafi’i mengajar. Dan di tempat itu pula, Rabi’ selalu mengumandangkan azan.

Ternyata, azan yang dikumandangkan Rabi’ begitu istimewa. Suaranya begitu merdu dan menggugah hati. Imam Syafi’i mengatakan, “Sekiranya ilmu bisa berwujud makanan, maka aku akan rida menyuapi Rabi’ sesuap demi sesuap hingga ia kenyang.”

Di lima tahun penghujung usia Imam Syafi’i, ia pernah mengatakan kepada Rabi’, “Wahai Rabi’, tugasku hanya sebagai guru yang menyampaikan ilmu. Sementara yang memberikan ilmu kepadamu adalah Allah subhanahu wata’ala. Mintalah dengan sungguh-sungguh kepada Allah untuk dimudahkan.”

Kali ini, Rabi’ begitu memahami apa yang disampaikan gurunya secara khusus itu. Ia rajin berdoa kepada Allah untuk dimudahkan memahami pelajaran.

Benar saja, apa yang diusahakan Rabi’ dan gurunya sangat berhasil. Karena kemampuan azannya, Rabi’ diangkat sebagai guru untuk para muazin di Masjid Amru bin Ash itu.

Ia pun terus belajar dan melayani gurunya dengan sepenuh hati. Kalau Imam Syafi’i sakit, nyaris tak ada orang yang paling dekat dan siap melayani, kecuali Rabi’.

Bukan itu saja, kedekatannya dengan Imam Syafi’i menjadikannya dipercaya untuk menulis apa yang menjadi ilmu-ilmu Imam Syafi’i ke dalam lembaran kertas. Termasuk kitab fenomenal Imam Syafi’i yang berjudul Al-Umm.

Setelah Imam Syafi’i wafat, Rabi’ terus belajar dan cepat memahami ‘warisan’ ilmu gurunya yang super banyak itu.

Tidak kurang dari 200 pakar yang belajar kepada Rabi’ tentang riwayat-riwayat ilmu Imam Syafi’i. Di antara mereka ada Imam Abu Daud, An-Nasai, dan Ibnu Majah.

Rabi’ bin Sulaiman memiliki umur yang panjang. Inilah kehendak Allah agar perannya mengajarkan ilmu-ilmu yang diwariskan Imam Syafi’i bisa lebih luas lagi tersampaikan. Ia wafat di usia 96 tahun.

**

Sabar merupakan harta paling bernilai seorang guru kepada murid-muridnya. Siapa sangka, seorang murid yang terkesan ‘paling lambat’ nalarnya, melalui kesabaran guru, justru tumbuh menjadi sosok yang paling paham tentang ilmu yang ia terima dari gurunya. [Mh]

Tags: Ujian Guru Itu Sabar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Persaudaraan karena Aqidah Tertinggi di Atas Persaudaraan Lainnya

Next Post

Reuni Versi Kondangan

Next Post
Reuni Versi Kondangan

Reuni Versi Kondangan

Antara Tetap Tunggal atau Menerima Pasangan Baru

Tugas Berat Ulama Itu Mendidik Keluarga

Mulai Hari Ini, Pemerintah Jalankan Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah

Mulai Hari Ini, Pemerintah Jalankan Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah

  • Pendaftaran Mudik Gratis Jasindo 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Rutenya

    Pendaftaran Mudik Gratis Jasindo 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Rutenya

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8003 shares
    Share 3201 Tweet 2001
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1746 shares
    Share 698 Tweet 437
  • Kisah Nuhair yang Tak Berani Meminta Surga

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2939 shares
    Share 1176 Tweet 735
  • Salimah Tulungagung Edukasi Lansia untuk Mewaspadai Risiko Puasa bagi Penderita Diabetes Melitus

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3524 shares
    Share 1410 Tweet 881
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1676 shares
    Share 670 Tweet 419
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga