• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 20 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Sepuluh Hari tanpa Urusan Dunia

04/05/2021
in Nasihat, Unggulan
Sepuluh Hari tanpa Urusan Dunia

Ilustrasi, foto: Pinterest

85
SHARES
654
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Sepuluh hari tanpa dunia. Itulah i’tikaf kita. Di sepuluh hari itu, hanya ada akhirat.

I’tikaf merupakan momen membekukan urusan dunia kita. Selama sepuluh hari, urusan yang harus disibukkan hanya tentang akhirat.

Tidak sampai lima persen hari-hari dunia kita disunnahkan untuk dibekukan sementara. Hanya sepuluh hari dari 365 hari yang tersedia. Di momen itu, kita seolah berada di dunia lain. Dunia yang hampir seratus persen berkaitan dengan akhirat.

Sejarah menulis, sepanjang hidup Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam saat berada di Madinah, beliau tidak pernah luput dari i’tikaf di bulan Ramadan. Selama sepuluh hari itu, beliau seperti absen dalam urusan dunia ini.

Dimulai saat menjelang malam tanggal 21 bulan Ramadan, Rasulullah sudah menyiapkan diri dalam masjid. Ada ruangan khsusus untuk beliau yang disekat dari kesibukan jamaah masjid yang lain.

Selama sepuluh hari itu, beliau tidak pernah meninggalkan masjid. Kesibukan utama beliau hanya satu: full untuk urusan akhirat. Ibadah, zikir, dan Al-Qur’an. Program khusus itu baru rampung setelah di pagi hari saat datang Hari Raya Idul Fitri.

Meski tidak pernah ditinggalkan Nabi, amal i’tikaf tergolong ibadah sunnah. Dan bukan hanya Nabi yang melaksanakannya, semua istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun ikut melaksanakan i’tikaf. Tentu, ruangannya terpisah dengan jamaah laki-laki.

Saat itu, kita bukan sekadar melepas urusan dunia untuk sementara. Tapi, menchas ruhani kita untuk seratus persen tertuju pada akhirat. Ruhani yang setiap hari kerap terabaikan. Kering dari siraman air sejuknya zikrullah. Semua disegarkan kembali dalam kurun sepuluh hari itu.

Persis seperti ulat yang menjahit sendiri benang kepompongnya dari dalam bangunan. Ia kurung dirinya untuk waktu tertentu. Tertutup rapat dari dunia luar.

Dalam beberapa waktu berikutnya, ia bukan lagi ulat yang dulu. Melainkan sudah menjelma menjadi kupu-kupu yang indah. Di mana kaki-kakinya tak lagi merayap di bumi. Ia telah memiliki sayap yang lebih mendekatkan dirinya dengan dunia langit. Daripada bergelut di bawah kotornya bumi.

Seperti itulah kira-kira yang ingin diraih dari i’tikaf. Sebuah program yang memiliki arti kata diam. Tapi, mampu menghasilkan perubahan revolusioner yang dahsyat. Melahirkan sosok baru yang lebih dekat ke langit daripada terus menempel pada kotornya bumi. [Mh]

Tags: i'tikaf ramadansepuluh hari tanpa urusan dunia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Baju Koko Anak

Next Post

LAZ Al Azhar Salurkan Takjil Gratis di Pelosok Banten

Next Post
LAZ Al Azhar Salurkan Takjil Gratis di Pelosok Banten

LAZ Al Azhar Salurkan Takjil Gratis di Pelosok Banten

Pendidikan Anak di Palestina, Dekat dengan Al-Qur’an

Pendidikan Anak di Palestina, Dekat dengan Al-Qur'an

Bubur Madura, Ide Sajian Berbuka khas Nusantara

Bubur Madura, Ide Sajian Berbuka khas Nusantara

  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4020 shares
    Share 1608 Tweet 1005
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8915 shares
    Share 3566 Tweet 2229
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11601 shares
    Share 4640 Tweet 2900
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
  • Salimah Tulungagung Bagikan Tips Menua dengan Bahagia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Saat Amanah Menjadi Jalan Membangun Peradaban

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Resmikan STAI Aisyah Binti Abu Bakar, Menag Berharap Lulusannya Memiliki Pemahaman Keislaman Kuat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4690 shares
    Share 1876 Tweet 1173
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3483 shares
    Share 1393 Tweet 871
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga