• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 12 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Perhatikan Apanya bukan Siapanya

16/04/2024
in Nasihat
Serba-serbi Memilih Idola di Medsos

Ilustrasi, foto: dreamenscyclopedia.net

88
SHARES
676
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBUAH pepatah bijak mengatakan, “Unzur maa qaala, walaa tanzur man qaala.” Perhatikan apa yang diucapkan, bukan siapa yang mengucapkan.

Pepatah menarik mengajarkan sebuah kecerdasan nalar. Yaitu, perhatikan isi ucapannya, bukan pada siapa yang mengucapkannya.

Darimana asal pepatah bijak itu? Sebagian sumber menyebut bahwa pepatah itu merupakan bagian dari nasihat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu.

Boleh jadi, hal tersebut sebagai bagian dari nasihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

Yaitu, “Kalimat hikmah adalah senjatanya orang bijak. Di mana saja ia menemukannya, ia berhak atasnya.”

Apa yang bisa digali dari pepatah itu?

Pertama, bahwa nilai kebenaran datangnya dari Allah subhanahu wata’ala. Dan mungkin saja ‘keluarnya’ dari siapa pun. Bisa dari anak kecil, dari orang miskin, bahkan dari musuh sekali pun.

Jadi, yang diteliti dan dicermati isinya, bukan siapa yang mengucapkannya.

Dengan logika yang sama, Allah subhanahu wata’ala menantang siapa pun, jin dan manusia, untuk membuat perkataan yang serupa dengan Al-Qur’an. Seolah, Allah mengajak mereka untuk fokus dengan isi Al-Qur’an, bukan siapa yang mengucapkannya.

Dan memang, jika dilakukan secara objektif, tak satu pun yang mampu menggugat kebenaran Al-Qur’an. Justru sebaliknya, orang-orang yang sebelumnya membenci berbalik mencintai.

Hal itulah yang kini terjadi di masyarakat Barat. Ketika mereka objektif dengan isinya, mereka seperti menemukan apa yang selama ini dicari-cari.

Mulailah belajar untuk objektif dengan isi ucapan. Meskipun itu datang dari adik, orang tua yang pendidikannya rendah, istri atau suami, pembantu rumah tangga, anak, dan lainnya.

Kedua, lepas ego sentris diri. Salah satu ciri orang sombong adalah merendahkan orang lain. Karena seseorang terjebak dengan sifat buruk itu, ia tak mampu berpikir objektif.

Terlalu fokus dengan siapa yang mengucapkan, akan menggelapkan hati dari kebenaran. Yang muncul dominan akhirnya perasaan, bukan nalar. Padahal, kebenaran tak lahir dari perasaan atau ego.

Jadi, cobalah uji hujjah atau argumentasinya. Bukan menjatuhkan sosok yang mengucapkannya.

Ketiga, Islam itu agama ilmu. Bukan emosi. Dan ilmu selalu mengajarkan berpikir objektif, argumentatif, dan terbuka.

Seperti itulah semestinya kita bersikap. Kalau memang ada yang belum kita pahami, akuilah. Dengan begitu kita belajar lagi. Bukan memunculkan emosi yang tidak jelas.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “…Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai wawasan.” (QS. Al-Hasyr: 2) [Mh]

Tags: Perhatikan Apanya bukan Siapanya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Romantis Itu Bukan Cuma Milik Orang Dewasa

Next Post

Di Balik Rahasia Azan

Next Post
Di Balik Rahasia Azan

Di Balik Rahasia Azan

9 Amal yang Mengantarkan Keluarga Muslim Bersama Sampai Surga

9 Amal yang Mengantarkan Keluarga Muslim Bersama Sampai Surga

Bangga Memeluk Islam

Bangga Memeluk Islam

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9302 shares
    Share 3721 Tweet 2326
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Tren Kecantikan Kembali Nuansa Era 2000-an

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4797 shares
    Share 1919 Tweet 1199
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11752 shares
    Share 4701 Tweet 2938
  • Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4218 shares
    Share 1687 Tweet 1055
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga