• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menjadi Pemimpin Keluarga

27/07/2026
in Nasihat
Antara Taat Orang Tua dan Allah

Ilustrasi, foto: theasianparent.com

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PEMIMPIN itu bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. Begitu pun untuk setiap suami, karena di pundak mereka ada tanggung jawab keluarga.

Sebelum bertugas sebagai manajer untuk ditempatkan di beberapa perusahaan, sejumlah calon pemimpin yang seratus persen laki-laki ini menjalani latihan dasar ketentaraan.

Mereka mengikuti latihan berbaris, ketahanan tubuh, latihan disiplin, dan tentu saja kepemimpinan. Latihan itu berlangsung selama tujuh hari.

“Sebelum kalian menjadi manajer, kalian harus diuji sebagai pemimpin rumah tangga,” ungkap sang pelatih, begitu tegas.

Mereka menyadari bahwa untuk bisa menjadi manajer yang mumpuni, berarti juga harus mumpuni sebagai pemimpin rumah tangga.

Sang pelatih pun meminta calon pemimpin ini untuk bersikap jujur. Termasuk jujur tentang keadaan rumah tangga mereka.

“Siapa di antara kalian yang takut dengan istri, silakan berada di barisan kanan,” perintah sang pelatih.

Awalnya tak satu pun dari para peserta yang beranjak untuk pindah ke barisan kanan. Mungkin mereka malu.

“Ayo, latihan kepemimpinan ini untuk menyiapkan kalian sebagai pemimpin yang berkualitas. Jangan tidak jujur!” teriak sang pelatih lebih keras lagi.

Akhirnya, pelan tapi pasti, sejumlah peserta ada yang pindah ke barisan kanan. Jumlah mereka hampir sama dengan barisan di sebelah kiri.

“Baiklah, untuk beberapa hari kedepan kalian akan menjalani latihan dasar kepemimpinan. Tetap berada di kelompok barisan kalian, kecuali sudah terjadi perubahan di rumah tangga kalian!” perintah sang pelatih.

Seiring beberapa hari dalam perjalanan latihan, belum ada peserta yang dinilai lulus untuk pindah ke barisan kiri. Mereka seperti pasrah untuk tetap berada di barisan kanan.

Di hari-hari terakhir, ada seorang peserta yang tiba-tiba pindah ke barisan kiri. Tentu saja, hal ini sangat menggembirakan sang pelatih.

“Ah, syukurlah akhirnya ada peserta yang berhasil pindah dari barisan kanan ke barisan kiri. Silakan Anda jelaskan, Pak!” ucap sang pelatih.

“Terus terang, saya terpaksa pindah ke barisan kiri karena disuruh istri!” ucapnya dengan rasa malu.

**

Fenomena suami-suami takut istri boleh jadi bukan sekadar imajinasi. Ada dan jumlah mereka mungkin tidak sedikit.

Namun, jangan salah paham dengan fenomena ini. Jangan ditafsirkan bahwa itu pertanda ada istri-istri otoriter yang ingin menguasai suami.

Sebaliknya, boleh jadi ini pertanda keadaan para suami yang tidak mampu menunjukkan dirinya sebagai pemimpin keluarga sejati. Mungkin mereka lemah bersikap, tidak piawai mengambil keputusan, dan suka plin plan.

Sebelum sebagai pemimpin apa pun, seorang laki-laki harus membuktikan diri mampu menjadi pemimpin rumah tangga. Termasuk, sebagai pemimpin istri. [Mh]

 

 

 

Tags: Menjadi Pemimpin Keluarga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Khansa binti Khidzam, Shahabiyah yang Mengajarkan Arti Persetujuan dalam Pernikahan

Next Post

Kisah Khaulah binti Qais, Shahabiyah yang Menjadikan Rumahnya Tempat Turunnya Ilmu

Next Post
Kisah Khaulah binti Qais, Shahabiyah yang Menjadikan Rumahnya Tempat Turunnya Ilmu

Kisah Khaulah binti Qais, Shahabiyah yang Menjadikan Rumahnya Tempat Turunnya Ilmu

Hakikat Cinta dan Kasih Sayang Suami Istri

Cara Mudah Menumbuhkan Self Love

Cara Agar Tidak Kena Mental saat Dicaci Maki

4 Alasan Anak Suka Melawan

  • Ayat Al-Qurán tentang Traveling

    Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1489 shares
    Share 596 Tweet 372
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9709 shares
    Share 3884 Tweet 2427
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2544 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4392 shares
    Share 1757 Tweet 1098
  • Wisata Satwa: Hiburan Manusia atau Bentuk Eksploitasi Hewan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hobi Berbagi Gunting Kuku dengan Keluarga? Dokter Kulit Ungkap Risiko di Baliknya!

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2625 shares
    Share 1050 Tweet 656
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11900 shares
    Share 4760 Tweet 2975
  • Produk Skincare Kedaluwarsa Sebelum Habis, Apakah Masih Aman Digunakan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain? Berikut 5 Cara Berdamai dengan Rasa Kecewa

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga